Kata-kata Kiper Persib Teja Paku Alam Usai Ukir Rekor 18 Clean Sheet
Teja Paku Alam berhasil catat rekor clean sheet terbanyak di Super League 2025-2026, 18 clean sheet. (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
08:04
26 Mei 2026

Kata-kata Kiper Persib Teja Paku Alam Usai Ukir Rekor 18 Clean Sheet

Penjaga gawang Persib Bandung Teja Paku Alam berhasil mencatatkan rekor baru sepanjang sejarah sepak bola Indonesia. 

Teja Paku Alam adalah kiper yang mampu meraih clean sheet terbanyak (18 kali) dalam satu musim memecahkan rekor pendahulunya, kiper Persipura, Yoo Jae-hoon

Sebelumnya rekor clean sheet terbanyak dipegang Yoo Jae-hoon mantan kiper Persipura dengan 17 clean sheet saat membawa Mutiara Hitam menjadi juara Liga Super Indonesia musim 2013. 

Ketika itu, Lee hanya kebobolan 18 kali dari 34 laga sepanjang musim.

Kata-kata Teja Paku Alam mampu catatkan warisan sejarah sepak bola Indonesia yang tampak akan sulit dipecahkan lagi. 

Baca juga: Persib Vs Persijap: Maung Bandung di Ambang Juara, Bisa Ukir 3 Rekor

“Alhamdulillah bisa mendapat rekor itu, semua yang Teja dapat karena bantuan dari teman-teman, semoga bisa bertahan, clean sheet lagi dan bisa dipecahkan lagi sama diri sendiri,” kata Teja. 

Secara kebetulan Teja bertemu langsung dengan Yoo Jae-hoon pada hari rekor tercipta saat Persib menahan imbang Persijap Jepara 0-0, Sabtu (23/5/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). 

Yoo Jae-hoon kini telah menjadi pelatih penjaga gawang Persijap, dalam momen pertemuan tersebut Teja ungkap ucapan dari sang legenda. 

“Dia bilang cuman selamat atas pencapaiannya, gitu saja,” cerita singkat Teja. 

Baca juga: Persib Vs Persijap, Bojan Hodak Singgung Rekor Tak Terkalahkan 21 Laga

Arti Hattrick Juara 

Para penjaga gawang Persib Bandung merayakan gelar juara Sabtu (23/5/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), (paling kiri) Fitrah Maulana, Teja Paku Alam, dan pelatih kiper Persib Mario Jozic.KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Para penjaga gawang Persib Bandung merayakan gelar juara Sabtu (23/5/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), (paling kiri) Fitrah Maulana, Teja Paku Alam, dan pelatih kiper Persib Mario Jozic.

Berbarengan dengan rekor clean sheet terbanyak, Persib juga catat sejarah sebagai tim pertama yang mampu meraih juara tiga musim beruntun. 

Teja tak berpikir bisa meraih prestasi sejauh ini, bahkan untuk mendapatkan kesempatan bermain pun tak ia duga. 

Musim-musim sebelumnya saat Persib juara 2023-2024 dan 2024-2025, ia masih ada di bawah bayang-bayang kiper Timnas Filipina, Kevin Ray Mendoza

Baca juga: Bojan Hodak Bertemu Presiden Persib Glenn Sugita, Bahas Kontrak?

Namun, Teja mendapatkan kesempatan usai Mendoza hengkang ke Chonburi FC di Liga Thailand, serta kiper baru Adam Przybek mengalami cedera. 

“Bagi saya mungkin pencapaian luar biasa bawa Persib juara tiga kali (beruntun),” kata Teja. 

“Buat main saja enggak kepikiran apalagi hattrick juara, saya berterimakasih kepada Coach Bojan (Hodak) sudah kasih kepercayaan buat saya, enggak nyangka bisa bermain, bisa mendapatkan hattrick mendapat clean sheet 18 ini,” ucap Teja.

Baca juga: Beckham Tak Bisa Berkata-kata, Ingin Pertahankan Tradisi Juara Persib

Statistik Teja Paku Alam, Bukan Kiper Terbaik

Di balik rekor 18 clean sheet, Teja Paku Alam sama sekali tak masuk dalam daftar nominasi penjaga gawang terbaik liga musim ini. 

I.League merilis nominasi tiga penjaga gawang terbaik Cahya Supriadi (PSIM), Igor Rodrigues (Persita), yang akhirnya dimenangkan Nadeo Argawinata.

Nadeo terpilih jadi kiper terbaik liga musim ini dengan statistik 136 penyelamatan, 12 clean sheet dan 31 kemasukan dari 34 laga. 

Sementara Teja Paku Alam hanya melakukan 66 penyelamatan, 18 clean sheet, dan 19 kemasukan dari 31 pertandingan. 

Tag:  #kata #kata #kiper #persib #teja #paku #alam #usai #ukir #rekor #clean #sheet

KOMENTAR