EKSKLUSIF John Herdman: Jembatan Pemain Diaspora Eropa dan Lokal di Timnas Indonesia
- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan cara untuk menjembatani kesenjangan antara pemain diaspora dari Eropa dan pemain lokal dari Super League.
John Herdman kerap menekankan soal "brotherhood" atau "persaudaraan" sebagai salah satu kuncinya untuk membangun Timnas Indonesia.
Namun, di sisi lain, skuad Timnas Indonesia berisi pemain yang relatif beragam.
Sebagian berisi para pemain diaspora yang berkarier di Eropa, seperti Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Emil Audero (Cremonese), Jay Idzes (Sassuolo), hingga Kevin Diks (BorussiaMonchengladbach).
Cara John Herdman Bangun Timnas Indonesia
Sementara komposisi skuad Timnas Indonesia lainnya berasal dari para pemain lokal di Super League.
Sebut saja Rizky Ridho (Persija Jakarta), Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta), Marc Klok (Persib Bandung), hingga Yakob Sayuri (Malut United).
Untuk menghubungkan gap kedua kelompok pemain di atas, John Herdman memiliki cara tersendiri.
Baca juga: EKSKLUSIF John Herdman: 7 Pemimpin dan Hukum di Ruang Ganti Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman saat diwawancara Kompas.com dalam program Sporty di Menara Mandiri II, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
"Semua dimulai dari filosofi. Sebagai pelatih, Anda harus memiliki definisi yang jelas tentang kinerja tinggi (high performance)," tegas John Herdman, dalam wawancara eksklusif dengan jurnalis KOMPAS.com, Firzie A. Idris, dalam program Obrolan News Room (ONR).
"Bagi saya, kinerja tinggi adalah untuk melampaui (overachievement)," imbuhnya.
"Untuk membangun Indonesia, ada dua hal utama: framework budaya dan framework taktik. Dan apa yang didahulukan? Budaya."
Baca juga: PSSI Apresiasi Kepercayaan Diri John Herdman Jelang Tampil di Piala Asia 2027
Framework Budaya Jembatani Pemain Diaspora dan Lokal
John Herdman menganggap framework budaya dapat menjadi cara untuk membangun hubungan pemain diaspora dan pemain lokal.
"Ketika membicarakan koneksi antara pemain diaspora dan pemain lokal Indonesia, maka framework budaya jauh lebih penting. Anda harus menyeleraskan semua orang dengan satu tujuan yang sama."
"Semua pemain harus berada di Timnas karena alasan yang tepat, yaitu membawa negara ini menuju Piala Dunia.
"Ada 280 juta orang Indonesia, dan kita semua memiliki satu tujuan yang sama ke Piala Dunia."
"Satu hal itu kemudian menjadi budaya, dan itu mendorong budaya, itu menciptakan apa yang saya sebut persaudaraan," tegas mantan pelatih Kanada itu.
Tag: #eksklusif #john #herdman #jembatan #pemain #diaspora #eropa #lokal #timnas #indonesia