Sikap CTA soal Keputusan Wasit atas Kontroversi Tekel Joao Cancelo
Kemenangan krusial diraih Barcelona saat bertandang ke markas Osasuna di Stadion El Sadar pada lanjutan Liga Spanyol (LaLiga) 2025-2026, Minggu (6/5/2026)
Dalam laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Blaugrana tersebut, sempat muncul gelombang protes terkait aksi bertahan yang dilakukan oleh Joao Cancelo.
Insiden yang melibatkan Joao Cancelo terjadi saat pertandingan baru berjalan enam menit.
Striker tuan rumah, Ante Budimir, terjatuh di kotak terlarang setelah berduel dengan bek asal Portugal tersebut.
Meski pihak Osasuna mengajukan protes keras, wasit Isidro Diaz de Mera memilih untuk melanjutkan pertandingan tanpa intervensi dari VAR.
Baca juga: Barcelona Ingin Permanenkan Joao Cancelo, Al Hilal Beri Peringatan Tegas
Hal ini sempat memicu perdebatan panas di kalangan pecinta LaLiga.
Analisis Mendalam Komite Wasit
Menanggapi polemik tersebut, Komite Teknis Wasit atau CTA akhirnya memberikan pernyataan resmi melalui program 'Tiempo de Revisión'.
Komisi wasot tersebut menyatakan bahwa keputusan wasit di lapangan sudah tepat dan tidak ada alasan bagi VAR untuk membatalkan keputusan tersebut.
Berdasarkan tinjauan video dengan kecepatan normal, komite menyimpulkan bahwa pemain bertahan tim tamu tidak melakukan pelanggaran.
Kontak yang terjadi dianggap sebagai konsekuensi dari perebutan bola yang sah secara hukum permainan.
“Pemain tim tamu mencapai bola terlebih dahulu dan jelas-jelas memainkannya. Pemain tuan rumah lah yang kemudian melakukan kontak dengannya,” tulis pernyataan resmi komite tersebut.
Baca juga: Bek Barcelona Joao Cancelo Rela Potong Gaji Demi Gabung Benfica
Interpretasi Standar Bola Lepas
CTA juga menjelaskan lebih detail mengenai aturan standar dalam situasi bola lepas yang melibatkan kontak fisik antar pemain.
Robert Lewandowski dibayangi oleh Javi Galan dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara CA Osasuna vs Barcelona di Stadion El Sadar di Pamplona pada 2 Mei 2026. (Foto oleh ANDER GILLENEA / AFP)
Fokus utama penilaian adalah pada siapa yang menyentuh bola terlebih dahulu dengan bersih sebelum terjadi benturan.
“Dalam situasi bola lepas, perhatian harus diberikan kepada siapa yang secara sah memainkan bola dan pada urutan kontak selanjutnya,” jelas komite lebih lanjut.
“Ketika seorang pemain menyentuh bola dengan bersih dan kontak terjadi sebagai akibat dari tindakan lawan, tidak ada pelanggaran yang dapat diberikan kepada pemain pertama.”
Baca juga: Joao Cancelo Berpeluang Pulang ke Benfica Usai Hengkang dari Barcelona
Melalui penjelasan teknis ini, otoritas perwasitan Spanyol resmi menutup perdebatan mengenai insiden tersebut.
“Itu bukan penalti karena bek Barcelona memainkan bola dan kemudian menerima benturan dari penyerang Osasuna,” pungkasnya.
Tag: #sikap #soal #keputusan #wasit #atas #kontroversi #tekel #joao #cancelo