Gugatan NAC Breda Ditolak, Kasus Passportgate Berpihak ke KNVB
Pemain timnas Indonesia Dean James dan Justin Hubner yang saat ini bermain di Liga Belanda, Eredivisie.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
19:50
4 Mei 2026

Gugatan NAC Breda Ditolak, Kasus Passportgate Berpihak ke KNVB

– Gugatan NAC Breda untuk mengulang pertandingan Liga Belanda melawan Go Ahead Eagles resmi ditolak pengadilan Belanda pada Senin (4/5/2026).

Putusan ini memastikan hasil kekalahan 0-6 tetap berlaku di tengah polemik paspor yang melibatkan pemain-pemain yang telah berpindah kewarganegaraan dari Belanda dan dianggap tidak memenuhi syarat.

Pemain-pemain diaspora Indonesia yang terdampak dalam kasus polemik paspor ini adalah Dean James (Go Ahead Eagles), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), Justin Hubner (Fortuna Sittard), dan Tim Geypens (FC Emmen).

Kasus tersebut sebelumnya telah diajukan NAC kepada KNVB (PSSI-nya Belanda), namun ditolak sebelum akhirnya dibawa ke jalur hukum.

Hakim memutuskan bahwa keputusan awal KNVB sah dan berada dalam kewenangannya.

Dalam putusannya, pengadilan menyatakan KNVB memiliki diskresi penuh dalam menentukan apakah sebuah pertandingan perlu diulang atau tidak.

Pertimbangan Hakim

Hakim menilai keputusan federasi untuk tidak mengulang laga tersebut tetap masuk akal, terutama dengan mempertimbangkan dampak luas terhadap kompetisi.

“Dapat dipahami bahwa KNVB membuat pilihan berbeda, meskipun belum pasti berapa banyak permintaan lain yang akan diajukan untuk membatalkan pertandingan dan mengulanginya,” demikian bunyi putusan tersebut.

Baca juga: Kasus Paspor Dean James Bisa Picu Pengulangan 133 Laga Liga Belanda

Pengadilan juga menegaskan bahwa potensi dampak besar terhadap jalannya kompetisi menjadi pertimbangan utama dibanding kepentingan satu klub.

Kasus ini bermula setelah Dean James, diduga tidak memenuhi syarat bermain setelah ia berganti kewarganegaraan menjadi WNI.

Pemain timnas Indonesia Justin Hubner beraksi pada laga Final FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Pemain timnas Indonesia Justin Hubner beraksi pada laga Final FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Dean James merupakan salah satu dari puluhan pemain yang memilih membela negara lain seperti Indonesia, Suriname, atau Tanjung Verde, yang berdampak pada status kewarganegaraan mereka di Belanda.

Aturan di Belanda tidak memperbolehkan kewarganegaraan ganda dalam banyak kasus, sehingga para pemain tersebut dianggap kehilangan status sebagai warga Uni Eropa dan membutuhkan izin kerja untuk tampil.

KNVB mengidentifikasi setidaknya 11 pemain Eredivisie terdampak situasi serupa, yang berpotensi memengaruhi hingga 133 pertandingan.

Baca juga: Bisikan Jordi Cruyff Hindarkan Maarten Paes dari Polemik Paspor WNI

Kekhawatiran Efek Domino Kompetisi

KNVB sebelumnya menyuarakan kekhawatiran akan efek domino jika gugatan NAC dikabulkan.

“Kami pikir kekacauan akan terjadi karena banyak klub lain telah membuat reservasi,” ujar perwakilan dewan kompetisi KNVB, Marianne van Leeuwen.

Ia menambahkan bahwa keputusan untuk mengulang satu pertandingan bisa memicu gelombang gugatan serupa dari klub lain dan mengganggu penyelesaian liga.

Di sisi lain, pihak NAC menegaskan bahwa gugatan mereka hanya berkaitan dengan kepentingan klub sendiri.

Setelah putusan ini, NAC masih mempertimbangkan langkah hukum lanjutan, sementara KNVB terhindar dari potensi krisis jadwal di akhir musim kompetisi.

Tag:  #gugatan #breda #ditolak #kasus #passportgate #berpihak #knvb

KOMENTAR