Skor Inter Milan Vs Como 3-2: Chivu Kembalikan Spirit ''Pazza Inter''
- Inter Milan asuhan Cristian Chivu bangkit dari ketinggalan dua gol dan melibas Como 3-2 di semifinal Coppa Italia. Spirit "pazza Inter" kembali.
Tiket ke final Coppa Italia 2025-2026 digenggam oleh Inter Milan racikan Cristian Chivu usai mereka membekuk Como dalam partai leg kedua semifinal.
Dalam laga leg kedua semifinal Coppa Italia Inter Milan vs Como di Stadion Giuseppe Meazza, tim tuan rumah sempat ketinggalan 0-2 terlebih dahulu.
Como sempat di atas angin setelah Martin Baturina (32') dan Lucas Da Cunha (48') masuk papan skor.
Panik? Inter akan menjawabnya tidak. Pasukan Cristian Chivu menunjukkan kematangan mereka dan sukses membalikkan keadaan.
Baca juga: Hasil Inter Milan Vs Como 3-2: Comeback di Akhir Laga, Nerazzurri ke Final Coppa Italia
Sepasang gol Hakan Calhanoglu (69', 86') membuat kedudukan kembali sama kuat, yakni 2-2.
“Kami memiliki skuad yang telah bermain sangat baik sejak awal musim, jadi ketika mereka dipanggil, mereka menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan,” kata Chivu kepada Sport Mediaset tentang pemain yang masuk dari bangku cadangan.
Bek Inter Milan, Denzel Dumfries, merayakan gol keempat timnya pada laga Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada bulan April.
Dua Kali Comeback Melawan Como
Petar Sucic yang dimasukkan Chivu pada menit ke-60 untuk menggantikan Piotr Zielinski, muncul sebagai pahlawan kemenangan Il Nerazzurri (Si Hitam-Biru).
Ia mencetak gol pada menit ke-89 dan memastikan skor Inter Milan vs Como 3-2.
“Mereka yang masuk dari bangku cadangan hari ini memahami momen tersebut dan apa yang perlu dilakukan, jadi (Andy) Diouf, Sucic, dan Pio Esposito semuanya melakukan bagian mereka dan menunjukkan keberanian."
"Ini adalah tim yang semuanya ingin bersaing hingga akhir,” kata sang pelatih asal Rumania tersebut.
Baca juga: Skor Inter Milan Vs Como 3-2, Fabregas Masih Sulit Kalahkan Nerazzuri
Inter pun melangkah ke final Coppa Italia setelah unggul 3-2 secara agregat atas Como. Pada laga leg pertama di markas Como, duel berkesudahan imbang tanpa gol 0-0.
Chivu menyoroti bagaimana pasukannya dua kali menunjukkan karakter pemenang ketika bersua Como.
Sebelum ini, persisnya pada pekan ke-31 Liga Italia, Inter juga sempat ketinggalan 0-2 kala bertamu ke kandang Como, Giuseppe Sinigaglia. Kala itu, anak asuh Chivu bisa bangkit dan pulang dengan kemenangan 4-3.
Pazza Inter
Chivu pun seperti mengembalikan spirit "pazza Inter" yang beberapa tahun belakangan seperti hilang.
Dalam bahasa Italia "pazza" bisa diartikan gila. Label "pazza Inter" datang karena pada masa lalu Inter kerap terlibat dalam pertandingan atraktif dengan hasil yang bisa bikin geleng-geleng kepala, di luar nalar.
Ketika Antonio Conte melatih Inter pada kurun 2019-2021, idiom "pazza Inter" disingkirkan. Conte yang menyasar kestabilan tim, tak suka dengan cap itu.
Tetapi, kini "pazza Inter" kembali bersama Cristian Chivu.
“Kami menyadari apa yang dilakukan Como, dan kami berhasil mencetak banyak gol ke gawang salah satu tim dengan rekor pertahanan terbaik di Italia," kata Chivu.
"Para pemain ini sangat peduli dengan kebaikan Inter sehingga mereka berjuang sekeras ini untuk membalikkan keadaan."
“Membalikkan ketinggalan 2-0 melawan Como dua kali dalam 10 hari, hanya Pazza Inter yang yang bisa melakukan itu,” ucap Cristian Chivu.
Tag: #skor #inter #milan #como #chivu #kembalikan #spirit #pazza #inter