Kata De Zerbi Usai Tottenham Makin Terperosok ke Zona Degradasi
- Roberto De Zerbi mendapat mimpi buruk di pertandingan perdananya bersama Tottenham Hotspur. Pasukannya kalah 0-1 dari Sunderland.
Debut De Zerbi ditandai dengan kekalahan 0-1 Tottenham Hotspur dari Sunderland dalam pertandingan pekan ke-32 Liga Inggris di Stadium Of Light pada hari Minggu (12/4/2026).
Satu gol Nordi Mukiele pada menit ke-61 membuat pasukan De Zerbi makin terbenam di zona degradasi.
Tottenham kini berada di peringkat 18 klasemen Liga Inggris dengan raihan 30 poin. Spurs berjarak tiga poin dari Leeds United dan Nottingham Forest di posisi 15 dan 16.
Sementara selisih dua poin memisahkan Tottenham dari West Ham United yang duduk di batas akhir zona aman, yakni peringkat ke-17.
De Zerbi Sebut Tottenham Hotspur Tidak Butuh Pelatih
Selepas pertandingan melawan Sunderland di Liga Inggris, De Zerbi pun menegaskan bahwa Tottenham Hotspur benar-benar butuh lompatan besar.
Pasalnya, Tottenham Hotspur mesti berjuang untuk lolos dari zona degradasi dan masih bergantung pada hasil-hasil tim lainnya di Liga Inggris.
Baca juga: Hasil Liga Inggris, Pesta Gol West Ham Dorong Tottenham ke Zona Merah
“Saya bisa menjadi kakak, ayah, mereka tidak butuh pelatih,” kata De Zerbi kepada BBC Sport.
“Mereka tidak perlu meningkatkan kemampuan sepak bola mereka. Mereka bisa bermain lebih baik dan mereka akan bermain lebih baik begitu kami mencapai tingkat kepercayaan diri yang berbeda.
“Saya yakin jika kami mampu memenangkan pertandingan, maka semuanya akan berubah," imbuh De Zerbi.
Roberto De Zerbi merupakan pelatih ketiga yang ditunjuk manajemen Tottenham Hotspur untuk musim 2025-2026.
Roberto de Zerbi, kala memimpin Brighton dalam laga Liga Inggris 2023-2024 melawan Liverpool di Stadion Anfield pada 31 Maret 2024.
Masalah Pelatih Tottenham Hotspur
Spurs mengawali musim dengan mengganti Ange Postecoglu, sang peraih gelar juara Liga Europa dengan eks pelatih Brentford, Thomas Frank.
Baca juga: Roberto De Zerbi Negosiasi Latih Tottenham, Alessandro Nesta Ditawari Jadi Asisten
Frank hanya bertahan selama delapan bulan hingga Februari 2026 dan dipecat usai Tottenham Hotspur kalah dari Newcastle serta terjebak di peringkat ke-16 klasemen Liga Inggris.
Eks pelatih Juventus, Igor Tudor, ditunjuk menjadi suksesor Frank dengan status sebagai pelatih interim Tottenham Hotspur.
Tudor hanya memimpin The Lilywhites dalam tujuh pertandingan. Ia pergi dengan kesepakatan bersama dan hanya menang sekali atas Atletico Madrid di Liga Champions dengan skor 3-2.
Masalah Tottenham Hotspur pun bertambah lantaran sang bek andalan Cristian Romero mengalami cedera.
De Zerbi pun harus memutar otak lebih dalam untuk menentukan komposisi ideal tim, terutama di pos palang pintu.
Selepas ditekuk Sunderland, Tottenham Hotspur akan menjamu eks tim De Zerbi, Brighton and Hove Albion di Tottenham Hotspur Stadium pada hari Sabtu (18/4/2026).
Tag: #kata #zerbi #usai #tottenham #makin #terperosok #zona #degradasi