Alvaro Arbeloa Temukan Harmoni ala Carlo Ancelotti di Real Madrid
Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Alvaro Arbeloa, memperhatikan jalannya pertandingan Liga Spanyol antara Celta Vigo dan Real Madrid CF di Stadion Balaidos di Vigo pada 6 Maret 2026.(AFP/MIGUEL RIOPA)
20:26
4 April 2026

Alvaro Arbeloa Temukan Harmoni ala Carlo Ancelotti di Real Madrid

Sosok Alvaro Arbeloa kini tengah menjadi sorotan di lingkungan Real Madrid menyusul transformasi karakter yang ia tunjukkan sebagai pelatih.

Pada awal masa jabatannya, ia sempat melontarkan pernyataan yang kini terbukti menjadi landasan filosofisnya di kursi kepelatihan.

“Jika saya mencoba menjadi Mourinho, saya akan gagal total,” kata Alvaro Arbelo dikutip dari Football Espana, Sabtu (4/4/2026).

Kepemimpinan Alvaro Arbeloa di panggung Liga Spanyol ternyata jauh dari kesan kaku yang sempat diprediksi banyak pihak.

Meski sempat beredar kutipan “Saya mencoba menjadi Mourinho dalam segala hal yang saya lakukan” di jagat maya, Arbeloa justru memilih jalur yang lebih lembut dan rendah hati.

Baca juga: Kata-kata Alvaro Arbeloa Usai Skor Real Madrid Vs Atletico Madrid 3-2

Sebuah pendekatan yang lebih identik dengan gaya Carlo Ancelotti ketimbang Jose Mourinho.

Sejak mengemban tugas di Bernabeu, Arbeloa fokus pada upaya menyembuhkan luka batin di dalam skuad.

Langkah ini dimulai dengan merangkul pemain kunci seperti Vinicius Junior dan Federico Valverde, dua nama yang sebelumnya disebut-sebut terlibat dalam dinamika perpecahan ruang ganti pada era kepemimpinan Xabi Alonso.

Salah satu inovasi uniknya adalah penyediaan sofa abu-abu di ruang kerjanya, tempat di mana para pemain bisa datang untuk menyampaikan keresahan maupun saran secara setara.

Strategi ini menempatkan dirinya sebagai orang kepercayaan bagi para pemain, sebuah peran yang dipandang krusial oleh manajemen klub untuk menjaga stabilitas tim di kompetisi LaLiga.

Keberanian Taktis dan Rendah Hati di Hadapan Rival

Di sisi teknis, Arbeloa membuktikan kapasitasnya dengan dua kali mengungguli taktik Pep Guardiola.

Baca juga: Real Madrid Gilas Man City 3-0, Alvaro Arbeloa: Kami Akan Hadapi Penderitaan Besar di Manchester

Kendati demikian, ia tetap menolak untuk jemawa atas pencapaian tersebut.

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa dan penyerang VInicius Jr merayakan gol ke gawang AS Monaco. Hasil Liga Champions Real Madrid vs AS Monaco di Estadio Santiago Bernabeu pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB berakhir dengan skor besar 6-1 bagi Los Blancos.AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa dan penyerang VInicius Jr merayakan gol ke gawang AS Monaco. Hasil Liga Champions Real Madrid vs AS Monaco di Estadio Santiago Bernabeu pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB berakhir dengan skor besar 6-1 bagi Los Blancos.

"Saya tidak akan berani berpikir saya bisa mengalahkan orang seperti Pep dalam hal apa pun. Kami menang karena kerja keras para pemain,” ungkapnya.

Keberanian Arbeloa juga terlihat saat ia memberikan kepercayaan penuh kepada talenta muda berusia 18 tahun, Thiago Pitarch, untuk mengisi lini tengah.

Kehadiran Pitarch menjadi suntikan energi baru bagi El Real, terutama setelah tim sempat mengalami periode sulit saat menelan kekalahan beruntun dari Osasuna dan Getafe.

Teka-teki Menyatukan Trio Megabintang

Baca juga: Alvaro Arbeloa Pastikan Real Madrid Tampil Maksimal Hadapi Man City

Fokus Arbeloa kini tertuju pada tantangan besar untuk mengintegrasikan Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior agar dapat bermain secara kolektif tanpa mengurangi soliditas pertahanan.

“Kemenangan adalah hal terpenting di sini, terlepas dari formasi, tujuannya selalu untuk menjadi solid,” tutup oekatuh kelahiran Salamanca itu.

Tag:  #alvaro #arbeloa #temukan #harmoni #carlo #ancelotti #real #madrid

KOMENTAR