Alasan Ruben Amorim Tahan Komentar soal Man United Sejak Dipecat
Pelatih Ruben Amorim bereaksi usai pertandingan pekan ke-19 Premier League Man United vs Wolves di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.(AFP/OLI SCARFF)
16:50
5 Februari 2026

Alasan Ruben Amorim Tahan Komentar soal Man United Sejak Dipecat

- Ruben Amorim resmi mengakhiri kiprahnya bersama Manchester United pada 5 Januari 2026.

Keputusan itu diambil manajemen satu hari setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025-2026. 

Ruben Amorim meninggalkan Old Trafford setelah 14 bulan menangani tim utama Man United.

Saat pemecatan diumumkan, MU berada di peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris 2025-2026 dengan koleksi 32 poin dari 21 pertandingan.

Manajemen klub kemudian menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih interim untuk memimpin tim hingga akhir musim.

Pergantian ini terjadi di tengah persaingan ketat papan atas Liga Inggris 2025-2026, sehingga fokus klub diarahkan pada penyelesaian kompetisi.

Baca juga: Kylian Mbappe Dicap Pemain Egois, Ini Pembelaan Tegas Didier Deschamps

Alasan Amorim Memilih Tetap Bungkam

Lebih dari satu bulan setelah pemecatan, Amorim belum memberikan pernyataan terbuka terkait masa kerjanya di Man United.

Menurut bocoran sumber kepada Dailymail, pelatih asal Portugal itu memilih menahan diri hingga musim berakhir.

Keputusan tersebut diambil agar tidak mengganggu konsentrasi tim di sisa pertandingan.

Langkah ini menunjukkan bahwa Amorim masih memikirkan kondisi klub meski sudah tidak lagi menjabat.

Dia disebut tidak ingin komentarnya menjadi distraksi bagi pemain maupun staf pelatih di tengah persaingan Liga Inggris 2025-2026 dan kompetisi lain yang masih dijalani United.

Baca juga: Fabregas Disebut Jadi Kandidat Kuat Pengganti Guardiola di Man City

Situasi Kontrak dan Rekam Jejak di United

Pelatih Ruben Amorim meminta maaf usai Manchester United tersingkir dari Piala Liga Inggris atau Carabao Cup 2025 setelah kalah dari tim kasta keempat, Grimsby Town, dalam laga babak kedua di Blundell Park, Kamis (28/8/2025).Getty Images via AFP/VINCENT CARCHIETTA Pelatih Ruben Amorim meminta maaf usai Manchester United tersingkir dari Piala Liga Inggris atau Carabao Cup 2025 setelah kalah dari tim kasta keempat, Grimsby Town, dalam laga babak kedua di Blundell Park, Kamis (28/8/2025).

Laporan terpisah dari The Sun menyebutkan bahwa Amorim sebenarnya sempat mempertimbangkan untuk mengundurkan diri sebelum menerima surat pemecatan.

Keputusan itu bahkan telah disampaikan kepada orang-orang terdekatnya. Namun, setelah berdiskusi dengan agen bernama Raul Costa, Amorim akhirnya memilih bertahan.

Saran tersebut berkaitan dengan klausul kompensasi kontrak. Jika mengundurkan diri, Amorim tidak berhak menerima pesangon.

Baca juga: Dari Cadangan Real Madrid ke Mesin Gol Lyon, Endrick Tunjukkan Kebangkitan

Pada akhirnya, pihak klub memutuskan hubungan kerja dan membayar kompensasi senilai 12 juta pounds atau sekitar Rp 235,5 miliar.

Selama mendampingi Man United, Amorim memimpin tim dalam 63 pertandingan di semua ajang.

Catatan yang dibukukan meliputi 24 kemenangan, 18 hasil imbang, dan 21 kekalahan, dengan persentase kemenangan 38,10 persen.

Dalam urusan prestasi, Amorim tidak mempersembahkan trofi. Hasil terbaiknya tercatat saat membawa United menjadi runner-up Liga Europa 2024-2025.

Tag:  #alasan #ruben #amorim #tahan #komentar #soal #united #sejak #dipecat

KOMENTAR