Max Allegri Serang Balik Cesc Fabregas: Kurang Rasa Hormat
Pelatih kepala AC Milan, Massimiliano Allegri, bereaksi pada laga Serie A Italia antara Inter Milan dan AC Milan di stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 23 November 2025.(AFP/MARCO BERTORELLO)
17:54
18 Januari 2026

Max Allegri Serang Balik Cesc Fabregas: Kurang Rasa Hormat

- Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menyebut peracik taktik Como, Cesc Fabregas, kurang rasa hormat.

Komentar itu muncul ketika Massimiliano Allegri menjalani konferensi pers sehari jelang laga pekan ke-21 Liga Italia AC Milan vs Lecce.

Duel AC Milan vs Lecce dijadwalkan digelar di Stadion San Siro, Minggu (18/1/2026) atau Senin (19/1/2026) dini hari pukul 02.45 WIB.

Sebelum bersua Lecce, AC Milan menuai kemenangan penting atas sesama tim papan atas, Como 1907 pada tengah pekan silam.

Kala itu, Milan menang 3-1 atas Como racikan Cesc Fabregas meski banyak tertekan dan ketinggalan lebih dulu.

Hasil tersebut begitu sulit dicerna oleh Fabregas. Sang pelatih asal Spanyol itu sampai menyebut andai pertandingan tersebut diulang 10 kali, maka timnya Como bakal meraih delapan kemenangan.

Allegri Ogah Dicap Beruntung

Acuan Fabregas adalah dominasi Como atas Milan. Statistik Lega Serie A memang mencatat Como unggul dalam aspek penguasaan bola (67%-33%) dan jumlah tembakan (18-7).

Fabregas juga menyorot bahwa timnya melepas operan sampai 700 kali, sementara Milan hanya 200.

Kendati demikian, Allegri tak terima apabila timnya dicap beruntung ketika membawa pulang kemenangan dari markas Como 1907.

“Keberuntungan adalah bagian dari kehidupan. Semakin kita mencarinya, semakin besar peluang kita mendapatkannya,” ujar Allegri dalam konferensi pers jelang duel melawan Lecce, dilansir dari Football Italia.

“Saya pikir ini merupakan bentuk kurangnya rasa hormat kepada semua orang yang bekerja di Milan, karena kami sebenarnya meraih hasil yang cukup baik."

"Tim ini memiliki kerendahan hati untuk memahami batasannya dan bekerja memperbaikinya,” tutur pelatih asal Livorno tersebut.

“Fabregas adalah pelatih muda, dia akan memiliki karier yang sangat baik ke depannya."

Ignace Van der Brempt (77) berduel dengan Adrien Rabiot (kanan) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como vs AC Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 15 Januari 2026. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)AFP/STEFANO RELLANDINI Ignace Van der Brempt (77) berduel dengan Adrien Rabiot (kanan) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como vs AC Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 15 Januari 2026. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)

AC Milan Tampil Efektif

Allegri lantas menyinggung efektivitas AC Milan asuhannya ketika meladeni Como.

"Namun, sulit untuk mengatakan apa yang akan terjadi jika kami bermain lagi, itu tidak mudah. Sebuah pertandingan sudah dimainkan, ada dua interpretasi yang berbeda, dan kami mencetak tiga gol dari tiga tembakan tepat sasaran."

"Yang terpenting, kami mencetak tiga gol dan bertahan dengan baik, terutama di babak kedua,” kata Allegri menambahkan.

Como kini telah jadi masa lalu Allegri. Fokusnya kini adalah mengupayakan hasil terbaik ketika menjamu Lecce.

“Mereka datang setelah dua penampilan yang sangat bagus, terutama saat melawan Inter,” kata Allegri menyinggung kekalahan tipis 0-1 Lecce dari sang pemuncak klasemen Inter medio pekan lalu.

“Besok sangat penting bagi kami. Kami mencatat dua hasil imbang dan satu kemenangan kandang, kami harus kembali ke jalur kemenangan karena setelah ini kami akan menjalani laga tandang lebih dari satu bulan," tutur Allegri dalam jumpa pers hari Sabtu (17/1/2026).

"Kami harus menindaklanjuti hasil bagus yang kami dapatkan melawan Como, jika tidak maka hasil itu akan sia-sia,” tutur pelatih yang biasa disapa Max itu menegaskan.

Tag:  #allegri #serang #balik #cesc #fabregas #kurang #rasa #hormat

KOMENTAR