Pengamat Sebut Dua Kunci Sukses John Herdman di Timnas Indonesia
- Komitmen pelatih baru timnas Indonesia John Herdman untuk terjun langsung memantau kompetisi domestik dinilai sebagai langkah strategis yang krusial bagi masa depan sepak bola nasional.
Di tengah dominasi pemain diaspora dalam skuad Merah Putih, perhatian terhadap liga lokal dianggap sebagai fondasi utama pembangunan tim jangka panjang.
Dalam konferensi pers perdananya beberapa waktu lalu, John Herdman menyampaikan rencana untuk mengunjungi klub-klub lokal dan menyaksikan langsung pertandingan di Indonesia.
Bahkan, Herdman langsung mencuri perhatian saat mengaku telah menonton laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
Duel klasik yang sarat gengsi dan emosi tersebut disaksikannya melalui layar kaca.
Pelatih Lokal, Jembatan untuk John Herdman
Pengamat sepak bola nasional, Weshley Hutagalung, menilai upaya Herdman untuk menyelami sepak bola Indonesia mesti ditopang dengan dukungan yang tepat, termasuk staf kepelatihan.
Weshley Hutagalung menilai ada dua hal mendasar yang harus segera dipenuhi agar proses adaptasi Herdman di Indonesia berjalan efektif.
“Yang pertama dia diberikan kepelatihan lokal yang benar-benar mengerti, memahami dan menguasai sepak bola Indonesia. Bukan sekedar pilihan federasi, pelatih yang belum punya pekerjaan,” kata pengamat yang biasa disapa Bung Wesh kepada Kompas.com.
Menurutnya, pelatih lokal tersebut harus berperan aktif memberi pemahaman terhadap dinamika kompetisi, karakter pemain, serta budaya sepak bola Indonesia.
“Jadi diberikan pelatih yang benar-benar yang bisa memberikan percepatan dan pengenalan akan sepak bola Indonesia kepada John Herdman,” imbuhnya.
Timnas Indonesia. Peringkat FIFA terbaru.
Dilema Filosofi dan Keterbatasan Waktu
Selain soal pendampingan, ia juga menyoroti pilihan strategis yang akan menentukan wajah Timnas Indonesia ke depan.
Sebab, John Herdman dihadapkan pada dilema klasik antara idealisme filosofi dan realitas waktu yang terbatas.
“Kedua sama dengan Dirtek (Direktur Teknik) apakah dia membawa dan mempraktikkan filosofi sepak bola yang dia suka di Indonesia serta membentuk pemain sesuai filosofi yang diinginkan atau dia memainkan sepak bola Indonesia sesuai dengan kemampuan dan karakter gaya permainan yang sudah ada,” tutur mantan Pemimpin Redaksi Tabloid Bola itu.
Keputusan tersebut bakal sangat krusial karena agenda timnas Indonesia yang padat. Di sisi lain, waktu untuk membentuk karakter permainan relatif singkat.
“Jadi dua hal itu menyangkut keputusan, pertama filosofinya dan membentuk pemain seperti keinginannya dengan waktu yang mepet," kata Weshley Hutagalung.
"Atau dia menyesuaikan gaya bermain sepak bola dengan materi yang ada karena waktunya mepet dan tidak ada banyak waktu untuk melakukan uji coba membentuk karakter tim untuk menentukan,” pungkasnya.
Tag: #pengamat #sebut #kunci #sukses #john #herdman #timnas #indonesia