Hasil Coppa Italia AS Roma Vs Torino 2-3: Giallorossi Tersingkir
Lorenzo Pellegrini berselebrasi dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol yang kemudian tidak disahkan dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Cremonese vs AS Roma di Stadion Zini di Cremona, pada 23 November 2025. Terkini, AS Roma dikalahkan Torino di Stadion Olimpico pada babak 16 besar Coppa Italia, 13 Januari 2026. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)(AFP/PIERO CRUCIATTI)
05:50
14 Januari 2026

Hasil Coppa Italia AS Roma Vs Torino 2-3: Giallorossi Tersingkir

- AS Roma gugur dari Coppa Italia setelah dibekuk Torino 2-3 di kandang sendiri.

Pertandingan AS Roma vs Torino tersaji di Stadion Olimpico, Selasa (13/1/2026) atau Rabu dini hari WIB.

Kemenangan Torino dipastikan oleh sepasang gol Che Adams (35', 52') dan Emirhan Ilkhan (90').

Di sisi lain, Roma hanya bisa bikin dua gol melalui Mario Hermoso (46') dan Antonio Arena (81').

Dalam laga melawan Torino, pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, memilih menurunkan susunan pemain yang telah banyak dirotasi. Ia memasukkan Zeki Celik dan Jan Ziolkowski ke jajaran lini belakang.

Di lini tengah, Bryan Cristante menggantikan Manu Kone, sementara lini depan diisi kombinasi tidak biasa yang terdiri dari Matias Soule, Stephan El Shaarawy, dan Leon Bailey yang baru menjalani starter keduanya bersama Roma.

Torino juga melakukan tiga perubahan di susunan pemain dibanding starter mereka yang mentas dalam laga Serie A akhir pekan silam melawan Atalanta yang berakhir dengan kekalahan 0-2.

Perubahan mencakup komposisi lini depan dengan kembalinya Che Adams dan Giovanni Simeone ke starting eleven.

Peluang pertama pertandingan hadir hanya tiga menit setelah kick-off ketika Niccolo Pisilli melepaskan tembakan tepat sasaran yang memaksa kiper Torino, Alberto Paleari, melakukan penyelamatan gemilang.

Che Adams seharusnya mampu membawa Torino unggul pada menit ke-12 saat berhadapan satu lawan satu dengan Mile Svilar, tetapi penyelesaiannya justru mengenai tubuh kiper Roma alih-alih mengarah ke dalam gawang.

Roma juga nyaris mencetak gol lewat Stephan El Shaarawy yang lolos ke kotak penalti setelah menerima umpan silang satu sentuhan dari sisi kanan yang dilepaskan Devyne Rensch sekitar setengah jam pertandingan berjalan.

Dalam situasi tersebut, El Shaarawy mencoba mencungkil bola melewati Paleari, namun sentuhannya terlalu keras sehingga bola melambung melewati mistar gawang.

Che Adams Pecah Kebuntuan

Kebuntuan akhirnya pecah lima menit kemudian ketika Che Adams melepaskan tembakan dari sisi kanan kotak penalti.

Bola hasil sepakan Adams sempat mengenai sedikit kaki Jan Ziolkowski sehingga berubah arah dan bersarang di sudut bawah gawang untuk membawa Torino unggul 1-0 atas Roma.

Gasperini melakukan perubahan signifikan saat turun minum dengan memasukkan Evan Ndicka yang baru kembali dari Piala Afrika serta Mario Hermoso, menggantikan Jan Ziolkowski dan Devyne Rensch yang telah menerima kartu kuning.

Pergantian Gasperini Berbuah Hasil

Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil karena hanya dalam waktu 30 detik babak kedua berjalan, Hermoso melakukan overlap bersama Leon Bailey, masuk ke kotak penalti, dan menyelesaikan peluang dengan dingin untuk menyamakan skor.

Keunggulan Roma tersebut tidak bertahan lama karena Torino kembali memimpin hanya enam menit setelah gol penyama kedudukan.

Umpan silang Adrien Tameze dari sisi kanan yang sempat membentur pemain Roma dan jatuh ke kaki Nikola Vlasic, yang kemudian mengalirkannya kepada Che Adams. Kans itu diselesaikan Che Adams dengan mudah dari tengah kotak penalti.

Dalam posisi tertinggal, Gasperini memanggil pemain-pemain andalannya dengan memasukkan Paulo Dybala dan Manu Kone untuk meningkatkan intensitas serangan.

Roma kemudian juga memberikan kesempatan debut senior kepada Antonio Arena yang baru berusia 16 tahun dengan memasukkannya dari bangku cadangan.

Arena lantas mencetak gol penyama kedudukan bagi Roma melalui sentuhan pertamanya di pertandingan tersebut, sekaligus sentuhan pertamanya di sepak bola profesional, lewat sundulan yang terarah dengan sangat baik.

Gol tersebut sejatinya akan membawa Roma ke babak adu penalti andai tidak terjadi kesalahan fatal di lini belakang pada pengujung laga.

Namun, Torino mendapatkan sepak pojok pada menit ke-90. Dalam situasi tersebut Mile Svilar gagal mengamankan bola dengan sempurna sehingga memberi kesempatan kepada Emirhan Ilkhan untuk mencetak gol dari jarak sangat dekat.

Roma pun kalah 2-3 dan tersingkir dari Coppa Italia 2025-2026. Sementara itu, Torino memastikan langkah ke perempat final untuk menghadapi Inter pada awal Februari mendatang.

Tag:  #hasil #coppa #italia #roma #torino #giallorossi #tersingkir

KOMENTAR