Kaji Umrah Backpacker, Menag Yaqut Cholil Qoumas Terbang ke Arab Saudi
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Hendra Eka/Jawa Pos)
14:16
22 Maret 2024

Kaji Umrah Backpacker, Menag Yaqut Cholil Qoumas Terbang ke Arab Saudi

– Menag Yaqut Cholil Qoumas terbang ke Saudi pada Kamis (21/3) dini hari. Ada beberapa agenda dalam lawatannya kali ini. Di antaranya, berkoordinasi dengan otoritas Saudi mengenai layanan digital umrah Nusuk. Serta melakukan pengecekan persiapan haji 2024.

Ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Yaqut mengatakan akan berkomunikasi langsung dengan pemerintah Saudi soal aplikasi Nusuk. Seperti diketahui, lewat layanan Nusuk itu, setiap orang di Indonesia bisa membeli paket umrah sekaligus. Mulai visa umrah, hotel, hingga layanan transportasi di sana. Hampir semua paket umrah yang dijual di aplikasi Nusuk tidak termasuk tiket penerbangan.

Lewat aplikasi Nusuk itu, tren umrah backpacker semakin mudah. Karena tidak harus ikut rombongan penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU). ”Saya ingin lihat peraturan Nusuk bagaimana. (Karena) terkait umrah backpacker yang sekarang jadi isu,” jelasnya.

Menurut Yaqut, dirinya perlu mengetahui dan memahami secara langsung operasional dan tujuan aplikasi Nusuk. Pasalnya, pemerintah Indonesia tidak bisa lepas atau mengabaikan aplikasi buatan Saudi tersebut.

Dalam rapat di Komisi VIII DPR, Yaqut bahkan mengatakan sudah membentuk tim bersama antara Kemenag dan Kedutaan Saudi di Indonesia untuk mengkaji kolaborasi aplikasi Nusuk dengan regulasi dan sistem di Kemenag.

Dalam rapat dengan parlemen itu, Yaqut secara langsung tidak menyampaikan adanya larangan umrah backpacker. Dia hanya menyebutkan dalam setiap penyelenggaraan ibadah umrah, harus ada jaminan kesehatan, keamanan, dan kelancaran dalam beribadah. Sehingga meskipun dilaksanakan secara backpacker, tetap bisa nyaman dan aman.

”Fenomena meningkatnya umrah backpacker ini harus disertai regulasi untuk mengaturnya,” katanya. (wan/c18/oni)

Editor: Ilham Safutra

Tag:  #kaji #umrah #backpacker #menag #yaqut #cholil #qoumas #terbang #arab #saudi

KOMENTAR