Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah
Dadan Hindayana bersama Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, diduga tersangka korupsi MBG.(Instagram/infokrw)
08:08
11 Juni 2026

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

Survei Adidaya Institute menunjukkan adanya tingkat optimisme publik terhadap agenda pemberantasan korupsi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam hasil survei tersebut, sebanyak 68,8 persen responden menyatakan percaya bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran bekerja baik dan optimal dalam upaya pemberantasan korupsi. Selain itu, 62,5 persen responden juga menilai penegakan hukum di bawah pemerintahan saat ini berjalan adil.

Direktur Politik dan Kebijakan Publik Adidaya Institute, Ahmad Fadhli, mengatakan temuan ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam isu antikorupsi.

“Publik sangat percaya pemerintahan Prabowo-Gibran punya komitmen yang besar dalam pemberantasan korupsi,” ujar Fadhli dalam keterangan di Jakarta, mengutip dari ANTARA.

Ia menambahkan, salah satu faktor yang turut memengaruhi persepsi publik adalah langkah tegas pemerintah dalam penanganan kasus di Badan Gizi Nasional (BGN), di mana sejumlah pejabat disebut telah dicopot dan diproses oleh aparat penegak hukum.

Menurutnya, hal tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa Presiden Prabowo tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.

Di sisi lain, survei juga mencatat pandangan publik terkait wacana perombakan kabinet. Hanya 48,1 persen responden yang mendukung reshuffle dilakukan dalam waktu dekat, sementara 32,1 persen menolak adanya reshuffle saat ini.

Fadhli menilai hal ini dapat dibaca sebagai bentuk harapan publik agar kabinet yang ada diberi ruang untuk bekerja lebih optimal.

“Publik memberi kesempatan kepada menteri-menteri pilihan Presiden untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik,” katanya.

Survei Adidaya Institute juga menunjukkan tingkat dukungan yang tinggi terhadap sejumlah program unggulan pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Dukungan publik tercatat tinggi, dengan 71,5 persen mendukung MBG, 75,6 persen mendukung KDKMP, dan bahkan 93,3 persen mendukung program CKG.

Meski demikian, responden tetap menyoroti persoalan utama pada aspek tata kelola program yang dinilai perlu terus diperbaiki.

Secara keseluruhan, survei mencatat 68,2 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo, sementara 27,1 persen menyatakan tidak puas.

“Di tengah ancaman perang dan ketidakpastian ekonomi global, angka kepuasan ini cukup mencerminkan optimisme publik,” ujar Fadhli.

Survei dilakukan pada 1–8 Mei 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.240 responden di 38 provinsi dengan metode probability sampling. Margin of error tercatat sebesar ±2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan kontrol kualitas melalui verifikasi lokasi dan dokumentasi responden.

Editor: Vania Rossa

Tag:  #survei #publik #disebut #optimistis #dengan #pemberantasan #korupsi #yang #dilakukan #pemerintah

KOMENTAR