Kepala BGN Lapor ke Prabowo, Anak Orang Kaya Tak Dapat MBG Lagi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa anak-anak orang kaya tidak akan menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi.
Nanik menyebutkan, skema tersebut merupakan bagian dari rencana refocusing anggaran porgram MBG.
"Iya, iya penerima manfaat. Maksudnya yang mampu, yang kaya nanti tidak dapat lagi," ujar Nanik singkat di Istana.
Baca juga: Gerindra Tegaskan Tak Ada Instruksi untuk Kader Kuasai Dapur MBG
Nanik mengeklaim, rencana tersebut mendapatkan respons positif dari Prabowo
"Seneng, seneng banget," kata Nanik saat ditanya tanggapan Prabowo.
Ia pun akan kembali menyampaikan laporan kepada Prabowo pada Jumat (12/6/2026) besok sekaligus untuk membahasnya.
"Ini kan belum. Besok dibahasnya. Katanya besok sore. Besok sore," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Nanik pernah menjelaskan BGN akan melakukan refocusing terhadap penerima manfaat program MBG.
Baca juga: MBG Boros Rp 1 Triliun per Bulan, Imbas Jumlah SPPG Membengkak Ribuan Titik
Menurut Nanik, ada kemungkinan sekolah yang sudah kaya tidak memerlukan program MBG.
Hal ini dilakukan agar program ini tepat sasaran kepada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi.
"Kami refocusing penerima manfaat. Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu? Rasanya tidak perlu ya kalau misalnya sekolah-sekolah kaya. Kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus," kata Nanik, usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Selain itu, menurut dia, ada kemungkinan penerima manfaat MBG yang kini sudah mencapai sekitar 63 juta penerima manfaat dialihkan ke daerah yang betul membutuhkan.
Baca juga: Zulhas Ungkap Masalah MBG: Sekolah Elite Dapat hingga Dugaan Jual Beli SPPG
"Ini kita akan refocusing, sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini benar tuh 63 juta ini butuh atau sebetulnya bisa dikurangi kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh," ucap dia.
Selain membenahi soal penerima manfaat, BGN juga akan melakukan kontrol terhadap kualitas MBG.
"Kami juga sudah sampaikan ke Presiden di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas, tapi pada kualitas," ungkap Nanik.
Tag: #kepala #lapor #prabowo #anak #orang #kaya #dapat #lagi