Kepala BGN Berhaji Jalur Reguler Antre 12 Tahun, Dapat Pengalaman Spiritual
- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menceritakan pengalamannya menunaikan ibadah haji pertamanya di Tanah Suci dengan menggunakan jalur reguler.
Dadan mengaku menunggu 12 tahun bersama istrinya hingga mendapatkan panggilan untuk berhaji. Keduanya berangkat pada 20 Mei 2026.
"Kita berdua sudah daftar sejak 5 Mei 2014, jadi 12 tahun menunggu dan akhirnya kita dipanggil persis di tahun ini," ungkap Dadan saat ditemui di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5/2026) malam.
Baca juga: BGN Ingin Beri MBG untuk Anak Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi
Kepada tim Media Center Haji, Dadan menunjukkan gelang haji yang dikenakannya. Dia mengaku mendaftar dengan menggunakan jalur reguler melalui kelompok terbang (kloter) 27 embarkasi JKS.
"Jadi kita berangkat dari Indonesia menggunakan kuota haji regular makannya ada gelang ini, JKS itu kami berangkat dari Bekasi," imbuhnya.
Pengalaman berhaji
Selama menjalankan rukun Islam kelima, Dadan merasa mendapatkan kemudahan beribadah dari Allah. Rangkaian prosesi rukun haji dia jalankan dengan lancar.
"Pengalaman spiritualnya, entah kenapa semua dilancarkan sejak awal, mulai dari keberangkatan," ujarnya.
Dadan dan istrinya berangkat yang berangkat 20 Mei 2026 langsung menjalankan ibadah umrah wajib di Makkah setelah tiba. Pada tanggal 9 Dzulhijah, prosesi wukuf di Arafah pun dapat dilalui dengan lancar.
Kemudahan ia rasakan ketika melakukan lempar jumrah aqabah pada tanggal 10 Dzulhijah. Saat itu entah mengapa Dadan merasa seperti dibukakan jalan menuju lokasi jamarat oleh Allah.
"Waktu lempar jumrah aqabah 10 Dzulhijah awalnya terlihat kerumunan yang besar tapi begitu kita datang seperti semua memberikan jalan," kenangnya.
Baca juga: Prabowo Anugerahi Bintang Jasa Utama ke Kepala BGN Dadan Hindayana
Begitu pula dengan lempar jumrah pada hari-hari berikutnya. Dadan mengaku mengambil nafar tsani dan langsung melaksanakan tawaf serta sai.
Saat berada di Madinah pu, imbuhnya, Dadan merasa diberi kemudahan. "Kita berkesempatan masuk ke Raudhah, berdoa di sana kemudian baru ke Jeddah," katanya.
Dadan dan istri mulanya dijadwalkan Kembali ke Tanah Air pada 4 Juni 2026. Namun lantaran ada urusan mendesak dengan Presiden Prabowo Subianto, Dadan kemudian kembali lebih awal.
"Karena ada kegiatan yang cukup besar dengan presiden tanggal 2 Juni 2026 dan 3 Juni 2026, saya diminta pulang lebih awal dan kita mencari tiket komersial untuk mengejar," katanya.
Apresiasi pelaksanaan haji
Kepala BGN mengapresiasi pelaksaan operasional haji 2026 di Bawah Kementerian Haji dan Umrah RI. Sebagai seorang jemaah, Dadan mengaku merasakan pelayanan yang maksimal dan responsif.
"Saya kira bagus sekali, karena saya ikut dari embarkasi pemeriksaan cepat sekali. Sampai Bandara Jeddah pun bagus sekali, datang langsung masuk bus dan menuju Makkah," kata dia.
Berdasarkan interaksinya dengan anggota kloter, Dadan menyimpulkan banyak jemaah yang merasa nyaman.
"Mereka semua sehat dan happy karena makanan melimpah," katanya.
Dadan juga memberikan apresiasi bagi petugas haji yang melayani jemaah haji Indonesia tahun ini.
"Baik baik semua (petugasnya), bahkan membimbing saya, saya merasakan bagaimana dilayani dengan baik sehingga ibadah lancar," pungkas Dadan.
Tag: #kepala #berhaji #jalur #reguler #antre #tahun #dapat #pengalaman #spiritual