KAI Catat 146.399 Pergerakan Pelanggan di Stasiun Blitar, Diprediksi Naik Selama Libur Idul Adha
Stasiun Blitar mencatat 146.399 pergerakan pelanggan pada periode Januari-April 2026.(Dok. KAI)
18:14
27 Mei 2026

KAI Catat 146.399 Pergerakan Pelanggan di Stasiun Blitar, Diprediksi Naik Selama Libur Idul Adha

- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat 146.399 pergerakan pelanggan di Stasiun Blitar sepanjang Januari hingga April 2026. Capaian ini terdiri atas 70.638 pelanggan naik dan 75.761 pelanggan turun.

Khusus April 2026, volume pergerakan di Stasiun Blitar mencapai 17.497 pelanggan naik dan 17.698 pelanggan turun.

Vice President (VP) Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pola perjalanan masyarakat saat ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap perjalanan jarak menengah dan long weekend berbasis transportasi publik, khususnya kereta api yang menawarkan kepastian jadwal dan akses antarkota yang luas.

Pergerakan pelanggan tersebut diperkirakan kembali meningkat pada periode libur panjang Idul Adha Mei 2026, mengingat momentum ini kerap dimanfaatkan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman atau memanfaatkan waktu untuk berwisata singkat bersama keluarga.

Baca juga: Idul Adha dan Haji Jadi Pengingat Pentingnya Ikhtiar Melindungi Keluarga

Dari sejumlah kota tujuan di Jawa Timur (Jatim), Blitar menjadi salah satu destinasi favorit karena semakin mudah dijangkau dengan layanan kereta api lintas Jawa.

“Blitar memiliki karakter destinasi yang kuat karena menggabungkan wisata sejarah, budaya, alam, dan kuliner dalam satu kawasan yang relatif mudah dijangkau menggunakan kereta api,” ujar Anne dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (27/5/2026).

Wisatawan yang datang ke Blitar umumnya mengunjungi kawasan historis, seperti Makam Bung Karno, Istana Gebang, dan Monumen PETA.

Tak hanya itu, kawasan wisata alam dan keluarga, seperti Pantai Serang, Rambut Monte, Kampung Coklat, hingga Blitar Park juga menjadi magnet perjalanan masyarakat saat akhir pekan maupun musim liburan.

Baca juga: 5 Wisata Dekat Stasiun Blitar, Ada yang Bisa Ditempuh Jalan Kaki

Menurut Anne, tingginya pergerakan pelanggan di Stasiun Blitar juga dipengaruhi oleh posisinya yang cukup strategis karena dilalui berbagai layanan kereta lintas selatan, tengah, hingga utara Jawa.

Pada lintas selatan Jawa, Stasiun Blitar melayani KA Malabar relasi Bandung–Malang pulang-pergi (PP) serta KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong PP.

Sementara itu, di lintas tengah dan utara Jawa, Stasiun Blitar melayani KA Gajayana, KA Brawijaya, KA Majapahit, KA Matarmaja, KA Brantas, KA Singasari, KA Kertanegara, hingga KA Malioboro Ekspres.

Kondisi tersebut membuat akses menuju Blitar semakin fleksibel dari berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, hingga Malang.

Baca juga: Samahudi Sebut Rencana Walkot Blitar Salurkan Hibah ke Cabor Konyol

Selain layanan antarkota, mobilitas regional masyarakat juga ditopang menggunakan layanan Commuter Line Dhoho dan Penataran yang menghubungkan sejumlah kota di wilayah Jatim.

Anne mengatakan, konektivitas tersebut membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan praktis dengan waktu tempuh yang terukur serta mampu mendorong pergerakan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. 

Ia juga menilai bahwa akses transportasi yang semakin mudah turut mengubah pola perjalanan masyarakat yang kini cenderung lebih spontan dan fleksibel.

“Kereta api kini menjadi bagian dari gaya mobilitas masyarakat modern karena perjalanan dapat direncanakan lebih efisien, nyaman, dan tetap terhubung dengan banyak destinasi. Pada masa libur panjang seperti Idul Adha, tren short escape dan perjalanan keluarga biasanya mengalami peningkatan,” jelasnya.

KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya agar lebih leluasa memilih jadwal perjalanan.

Baca juga: H-1 Idul Adha, Penumpang Berangkat dari KAI Daop 6 Melonjak 75 Persen

Tag:  #catat #146399 #pergerakan #pelanggan #stasiun #blitar #diprediksi #naik #selama #libur #idul #adha

KOMENTAR