Prabowo Disebut Ciptakan Tradisi Baru, Presiden Langsung Sampaikan KEM-PPKF di DPR
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (retret) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia yang digelar di Lembah Tidar, Magelang, Sabtu (18/04/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD tersebut mengusung tema 'Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota guna Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045?.(BAKOM RI)
09:38
20 Mei 2026

Prabowo Disebut Ciptakan Tradisi Baru, Presiden Langsung Sampaikan KEM-PPKF di DPR

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun menyatakan, langkah Presiden Prabowo Subianto yang akan menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di DPR RI merupakan tradisi baru dalam ketatanegaraan Indonesia.

Menurut dia, keterlibatan langsung kepala negara dalam agenda tersebut menjadi perhatian publik karen selama ini KEM-PPKF lazim disampaikan oleh Menteri Keuangan atas nama presiden.

“Pembacaan KEM-PPKF itu biasanya selama ini dibacakan oleh Menteri Keuangan atas nama Bapak Presiden. Jadi kalau hari ini dibacakan langsung oleh Bapak Presiden itu menjadi sebuah tradisi baru memang,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Segera Pecah Tradisi, Prabowo Bakal Sampaikan KEM-PPKF di DPR Hari Ini

Dia menjelaskan, KEM-PPKF adalah langkah awal atau kick off pembahasan RAPBN 2027 yang secara rutin dilakukan setiap 20 Mei.

Dalam dokumen tersebut, pemerintah dan DPR akan mulai membahas berbagai asumsi dasar ekonomi makro, mulai dari target pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar rupiah, hingga produksi dan lifting minyak serta gas.

“Nanti di dalam KEM-PPKF ini akan dibahas mengenai beberapa asumsi makro dalam sebuah range, mulai dari pertumbuhan, tingkat inflasi, kemudian nilai tukar rupiah, dan kemudian ICP produksi lifting minyak dan lifting gas,” ujar dia.

Baca juga: Prabowo Akan Pidato KEM-PPKF RAPBN di DPR, Purbaya: Ini Sejarah!

Selain itu, lanjut Misbakhun, pemerintah juga mulai membicarakan alokasi pagu indikatif kementerian dan lembaga untuk tahun anggaran 2027.

Politikus Partai Golkar ini menilai, keputusan Prabowo menyampaikan langsung KEM-PPKF menunjukkan adanya perhatian serius presiden terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah.

“Ini adalah sebuah tradisi baru dan tentunya begitu tradisi baru ini orang sedang ingin memperhatikan dengan serius apa yang akan menjadi concern Bapak Presiden di dalam KEM-PPKF ini,” kata Misbakhun.

“Masyarakat akan menunggu dan ini akan menjadi sebuah tradisi baru dalam ketatanegaraan kita,” imbuh dia.

Baca juga: Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR Besok

Diberitakan sebelumnya, Prabowo dijadwalkan menghadiri rapat paripurna DPR RI pada Rabu hari ini untuk menyampaikan langsung KEM dan PPKF RAPBN 2027.

Jika terlaksana, Prabowo akan menjadi presiden pertama yang menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi makro dan fiskal tahunan pemerintah di hadapan DPR RI.

Rapat paripurna tersebut juga akan membahas evaluasi perubahan kedua Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas 2026 serta mendengarkan pandangan fraksi-fraksi terkait RUU Polri usul inisiatif Komisi III DPR.

Tag:  #prabowo #disebut #ciptakan #tradisi #baru #presiden #langsung #sampaikan #ppkf

KOMENTAR