Puan Minta Hantavirus Diantisipasi, Jangan Sampai Kejadian Covid-19 Terulang
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) mengatakan bahwa komunikasi antarpartai politik masih terus dilakukan terkait pembahasan revisi UU Pemilu.(Febrianto Adi Saputra/Kompas.com)
13:34
12 Mei 2026

Puan Minta Hantavirus Diantisipasi, Jangan Sampai Kejadian Covid-19 Terulang

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta seluruh pemangku kepentingan untuk segera melakukan langkah antisipasi dan mitigasi guna mencegah penyebaran Hantavirus di Indonesia.

Puan mengingatkan pentingnya kewaspadaan dini agar penyebaran virus tersebut tidak meluas seperti pengalaman saat pandemi Covid-19.

"Semua stakeholder sebaiknya untuk mengantisipasi dan melakukan mitigasi jangan sampai kemudian nanti menganggap hal ini hal yang tidak perlu diantisipasi dan dimitigasi kemudian menjadi luas dan melebar dan terjadi hal yang tidak diinginkan dan menjadi seperti yang terjadi waktu terjadi di Covid," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (12/5/2025).

Baca juga: Puan Minta Pemerintah Cepat dan Tepat Beri Informasi soal Hantavirus

Puan mengingatkan agar seluruh pihak terkait tidak meremehkan potensi ancaman kesehatan ini, antara lain dengan memperketat pencegahan di pintu-pintu masuk wilayah Indonesia.

"Pintu-pintu yang memang harus dicegah ya sebaiknya dicegah sehingga jangan sampai meluas tanpa diantisipasi," kata dia.

Puan menyebut segala jenis virus yang memiliki potensi penularan cepat harus ditangani dengan serius sejak awal.

Politikus PDI-P itu menegaskan, DPR akan segera menindaklanjuti isu tersebut melalui alat kelengkapan dewan yang membidangi kesehatan.

Baca juga: Kemenkes Sebut Belum Ditemukan Kasus Hantavirus HPS di Indonesia

Ia juga meminta komisi yang membidangi kesehatan untuk memanggil mitra kerjanya agar mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai strategi pencegahan yang akan dilakukan pemerintah.

"Dan karena hari ini baru pembukaan sidang di DPR, nanti tentu saja komisi yang terkait kami akan minta untuk meminta penjelasan dari stakeholder yang terkait untuk melakukan pencegahan-pencegahan atau antisipasi terkait dengan hal tersebut," kata Puan.

Hantavirus di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan, hingga saat ini belum ditemukan kasus Hantavirus tipe Hanta Pulmonary Syndrome (HPS) seperti yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menjelaskan, kasus yang terjadi di Indonesia adalah tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul Virus.

"Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ditemukan kasus HPS di Indonesia. Kasus yang terdeteksi merupakan tipe HFRS dan terus kami pantau melalui sistem surveilans nasional," ujar Andi dalam konferensi pers dari, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Senin (11/5/2026). 

Ia menjelaskan, Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius merupakan tipe HPS yang disebabkan karena strain Andes virus.

Baca juga: Empat Negara Masuk Radar Pengawasan Hantavirus di Bandara Soekarno-Hatta

Dalam penelitian, Hantavirus HPS dapat menular antar-manusia melalui kontak erat dan berkepanjangan.

Sementara itu, Hantavirus tipe HFRS di Asia dan Indonesia hingga kini belum ada bukti penularan antar-manusia.

"Saya sampaikan bahwa untuk tipe HFRS yang terjadi di Asia maupun Eropa, termasuk yang sudah ada kasusnya sejak tahun 1991 di Indonesia, itu belum ada bukti terjadi penularan antar manusia," ujar Andi.

Tag:  #puan #minta #hantavirus #diantisipasi #jangan #sampai #kejadian #covid #terulang

KOMENTAR