Buka Muscab PPP di Sumut, Mardiono Tekankan Pentingnya Basis Dukungan Daerah
Ketum PPP Muhamad Mariono saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP se-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Wisma Karina, Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (3/5/2026).(Dok. Tim Pemberitaan PPP)
14:18
4 Mei 2026

Buka Muscab PPP di Sumut, Mardiono Tekankan Pentingnya Basis Dukungan Daerah

- Menjelang tahap verifikasi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2027, Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menekankan pentingnya memperkuat basis dukungan di daerah bagi para kader PPP.

Pernyataan tersebut disampaikan Mardiono usai membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP se-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Wisma Karina, Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (3/5/2026).

Ke depan, ia berharap seluruh cabang PPP di wilayah Sumut mampu mendongkrak perolehan kursi legislatif.

“Dulu, Sumut pernah mengalami kejayaan. Ini harus kita rebut kembali dengan kerja nyata dan strategi elektoral yang kuat,” tegas Mardiono.

Baca juga: Mardiono Optimistis PPP Lolos Verifikasi Pemilu 2029

Ia mengingatkan bahwa kinerja politik tidak cukup dilakukan di media sosial saja, melainkan harus diwujudkan melalui kerja elektoral nyata di lapangan.

Selain itu, penguatan struktur hingga tingkat bawah juga harus segera diselesaikan. Mardiono menyebut, struktur PPP di Sumut harus dirampungkan dalam waktu singkat agar partai dapat bergerak bersama rakyat guna mengembalikan kepercayaan publik kepada partai.

Pada kesempatan tersebut, ia turut mengajak para kader untuk memperkuat soliditas, bergandengan tangan, dan bersatu dalam menyelesaikan agenda partai. Hal ini mengingat agenda politik nasional semakin dekat.

“Ini adalah kebutuhan organisasi sekaligus amanat konstitusi partai politik yang harus dilaksanakan. Kita harus bersatu, menyelesaikan seluruh agenda partai, karena kita ingin bangkit dan menjadi pemenang,” tutur Mardiono.

Baca juga: Respons Mardiono soal Gejolak Internal PPP, Siap Tabayun ke Kader

Tag:  #buka #muscab #sumut #mardiono #tekankan #pentingnya #basis #dukungan #daerah

KOMENTAR