Qodari Jelaskan Maksud Prabowo Soal Ingin Tertibkan Pengamat
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari menjelaskan maksud dari Presiden Prabowo Subianto terkait hendak menertibkan pengamat yang tak patriotik.
"Sekali lagi saya klarifikasi ya, hemat saya yang mau ditertibkan itu bukan pengamat, tapi mafia dan koruptor," kata Qodari dalam acara Satu Meja The Forum di Kompas TV, Rabu (29/4/2026) malam.
Qodari mengatakan, pernyataan Presiden itu harus dibaca secara runtut.
"Jadi kata ditertibkan itu lahir bukan setelah kata pengamat, tapi setelah kata mafia dan koruptor," kata Qodari.
Baca juga: Prabowo Sentil Pengamat Tak Punya Sikap Patriotik: Mungkin Karena Merasa Kalah, Tak Punya Kekuasaan
Qodari juga menjelaskan, Prabowo sangat terbuka pada saran dari pengamat.
Dia memberikan contoh saat isu ekonomi dibahas, Prabowo intens berdiskusi dengan ekonom Chatib 'Dede' Basri dan Muhammad Faisal.
"Dan itu sekaligus menjawab misalnya (ada anggapan) 'oh Presiden maunya saja atau Presiden tidak terbuka terhadap saran dan masukan," ucap Qodari.
Ucapan Prabowo Soal Ingin Tertibkan
Adapun ucapkan Prabowo yang diyakini hendak menertibkan pengamat disampaikan dalam sidang Kabinet paripurna di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Baca juga: Qodari Di-reshuffle Jadi Kepala Bakom: Presiden Melihat Akumulasi Pengalaman
"Ya ini pengamat-pengamat ada beberapa macam menurut saya. Ada pengamat-pengamat yang tidak suka pemerintahnya sendiri berhasil karena berbagai motivasi. Tapi menurut saya mereka itu ya, menurut saya sikap mereka itu sikap yang sempit, bukan sikap patriotik," kata Prabowo.
Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) ini menilai, sikap pengamat itu dilandasi karena mereka merasa kalah dan kini tidak memiliki kekuasaan.
"Atau ada pihak-pihak yang hilang rejeki, terutama maling-maling, koruptor-koruptor, ya merasa rugi dong dengan pemerintah kita, kita mau tertibkan. Jadi saya punya data-data intelijen, ya kan," kata Prabowo
Baca juga: Profil M Qodari: Dari Lembaga Survei, Kini Dilantik Prabowo Jadi Kepala Bakom RI
"Kalau dulu kan saya di luar pemerintah, sekarang saya Presidennya. Jadi saya tiap hari saya dapat laporan intel, ya kan. Jadi saya ngertilah, saya sudah tahu siapa yang biayai-biayai. Pada saatnyalah kita tertibkan itu semua," jelas dia.
Namun untuk saat ini, ia hanya ingin berupaya meyakinkan masyarakat dengan bukti yang nyata.
"Sekarang saya masih berusaha dengan cara-cara yang meyakinkan. Saya percaya dengan evidence-based, dengan bukti, rakyat kita akan mengerti," ucapnya.
Tag: #qodari #jelaskan #maksud #prabowo #soal #ingin #tertibkan #pengamat