Sekolah Rakyat Permanen Tahap II Ditargetkan Rampung Juni 2026
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam agenda Satu Tahun Sekolah Rakyat, di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
12:46
29 April 2026

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II Ditargetkan Rampung Juni 2026

- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menuturkan, Sekolah Rakyat (SR) Permanen tahap II ditargetkan akan rampung paling lambat Juni 2026.

"Sekarang sudah proses pembangunan di 93 titik ya, atau di 97 titik. Yang ditargetkan nanti selesai bulan Juni atau akhir Juni lah paling lambat ya," ujar Gus Ipul saat ditemui dalam agenda Satu Tahun Sekolah Rakyat, di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Gus Ipul: 453 Siswa Sekolah Rakyat Akan Lulus Tahun Ini

Gus Ipul mengatakan, Kementerian PU berperan dalam program SR pada pembangunan infrastrukturnya.

Sementara untuk operasionalnya merupakan tanggung jawab dari Kementerian Sosial.

"Sekarang sedang berproses, ada yang sudah 30 persen, ada yang masih 20 persen, ada yang sudah 40 persenya, semua sedang berproses," tuturnya.

Baca juga: Atalia Praratya Beri 4 Catatan soal Rekrutmen Anak Jalanan ke Sekolah Rakyat

Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp 200 miliar untuk membangun satu Sekolah Rakyat (SR) permanen di sejumlah daerah di Indonesia.

"Rata-rata itu satu tempat di atas Rp 200 miliar," kata Gus Ipul.

Ia berharap, gedung-gedung Sekolah Rakyat dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026-2027.

"Kami harapkan nanti gedung-gedung permanen ini sudah bisa manfaatkan pada saat awal tahun ajaran baru di bulan Juli," jelasnya.

Baca juga: Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Rampung Juni, Tampung 112.320 Siswa

Diberitakan sebelumnya, Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari mengungkapkan sebaran 104 Sekolah Rakyat (SR) permanen di Indonesia yang saat ini dalam tahap pembangunan.

"Pembangunan SR tahap 2 di wilayah Jawa sebanyak 40 lokasi, di Pulau Sumatera 26 lokasi, Pulau Kalimantan 12 lokasi, Pulau Sulawesi 16 lokasi," ungkap Qodari dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Sementara itu, wilayah Bali dan Nusa Tenggara mencakup tiga lokasi, Maluku empat lokasi, serta Papua tiga lokasi.

Menurut dia, sebaran ini menunjukkan upaya pemerintah untuk memeratakan akses pendidikan melalui pembangunan infrastruktur, termasuk di daerah tertinggal dan kepulauan.

Tag:  #sekolah #rakyat #permanen #tahap #ditargetkan #rampung #juni #2026

KOMENTAR