Cak Imin Minta Kelas Menengah Sabar, Pemerintah Atasi Kemiskinan Ekstrem Dulu
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar bersama jajaran menteri kabinet Merah Putih usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Plaza BP Jamsostek, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/04/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
19:58
27 April 2026

Cak Imin Minta Kelas Menengah Sabar, Pemerintah Atasi Kemiskinan Ekstrem Dulu

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta masyarakat kelas menengah untuk bersabar karena pemerintah sedang fokus mengentaskan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

Hal ini disampaikan Cak Imin ketika ditanya awak media terkait kondisi kelas menengah di saat pemerintah sedang fokus pada penghapusan kemiskinan ekstrem menuju target 0 persen pada 2026.

"Tapi pada dasarnya kita sedang mengatasi dulu yang kemiskinan ekstrem dan miskin ini. Pekerjaan ini selesai, kita akan masuk pada menghadapi yang rentan miskin (kelas menengah). Sabar," ujar Cak Imin, usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Plaza BP Jamsostek, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/04/2026).

Baca juga: Tertekan Biaya Hidup, Kelas Menengah RI Andalkan Side Hustle

Menurut Cak Imin, permasalahan kelas menengah menjadi topik lain yang akan ditangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Cak Imin mengatakan, pemerintahan yang baru belajar satu setengah tahun ini membutuhkan waktu untuk bergerak mengatasi permasalahan satu per satu.

"Tentu pemerintah hari ini baru satu tahun setengah ya, akan ada saatnya kita bergerak untuk mengatasi yang rentan miskin ini. Sabar," ujar dia.

Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa ini berjanji, pemerintah tidak akan tinggal diam dan melepas tanggung jawab mereka untuk menuntaskan permasalahan ini.

Baca juga: Kelas Menengah, Kemiskinan, dan Reorientasi Kebijakan Ekonomi

"Kita akan terus bekerja keras, tetapi yang paling pokok kita tuntaskan dulu yang miskin ekstrem," kata Cak Imin.

Sebelumnya, Cak Imin mengungkapkan, kemiskinan ekstrem berhasil turun dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025.

"Sehingga penduduk miskin ekstrem kita menjadi berjumlah 2,2 juta orang dari sebelumnya 3,56 juta orang. Ini patut kita syukuri sekaligus kita masih memiliki tanggungan 2,2 juta," kata Cak Imin saat membuka RTM.

Baca juga: Cak Imin Klaim 0,48 Persen Penduduk Miskin Ekstrem Naik Kelas

Namun, Cak Imin mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera diatasi pemerintah karena ribuan keluarga kelompok desil 1 atau miskin ekstrem belum tersentuh bantuan.

"Lebih dari 774 ribu keluarga pada kelompok desil 1 masih belum tersentuh program, terutama di wilayah seperti Kulonprogo, Garut, Bogor, Cirebon, dan Cianjur," kata dia.

Selain itu, masih terdapat 8,1 persen keluarga yang belum menerima bantuan, serta 60,2 persen keluarga desil 1 yang baru menerima satu hingga dua program.

Tag:  #imin #minta #kelas #menengah #sabar #pemerintah #atasi #kemiskinan #ekstrem #dulu

KOMENTAR