Menag Minta BGN Perluas MBG di Ponpes yang Baru Capai 10-12 Persen
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp 24,8 triliun untuk sekolah keagamaan.(Kemenag)
18:34
6 April 2026

Menag Minta BGN Perluas MBG di Ponpes yang Baru Capai 10-12 Persen

- Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar meminta adanya perluasan jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di pondok pesantren yang baru mencapai 10-12 persen.

Nasaruddin mengatakan, jangkauan MBG di madrasah dan ponpes masih cukup jauh tertinggal dibandingkan dengan sekolah umum yang hampir mencapai 80 persen.

"Saat ini, jangkauan MBG di lingkungan madrasah dan pondok pesantren baru mencapai 10-12 persen, jauh tertinggal dibandingkan sekolah umum yang diproyeksikan segera mencapai 80 persen," kata Nasaruddin, dalam keterangan ketika Rapat Tingkat Menteri (RTM) Bidang Pendidikan, yang digelar secara daring bersama Kemenko PMK, dikutip dari siaran pers, Senin (6/4/2026).

Nasaruddin menyebut, anak-anak madrasah dan santri di pondok pesantren dinilai sebagai kelompok yang paling membutuhkan MBG karena faktor ekonomi.

Baca juga: Banggar DPR Rapat dengan BGN, Bahas Perbaikan MBG dan Sudah Ada 26.000 SPPG

"Jika melihat kondisi ekonomi, anak-anak madrasah dan santri di pondok pesantren sangat membutuhkan dukungan ini. Kami berharap jangkauannya ditingkatkan," ujar Menag.

Ketimpangan ini menjadi sorotan Menag karena madrasah dan pesantren selama ini menampung jutaan peserta didik dari berbagai daerah.

Padahal, kata Menag, pondok pesantren dinilai sebagai salah satu institusi pendidikan yang paling siap mengimplementasikan program MBG.

Baca juga: BGN Tanggung Biaya Pengobatan 72 Siswa di Duren Sawit yang Diduga Keracunan MBG

"Di pesantren hampir tidak ada kasus risiko kesehatan terkait pangan karena mereka sudah terbiasa dengan pola dapur mandiri dan makan bersama. Ini adalah model yang sangat aman dan efektif," tutur dia.

Sebelumnya, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah mengungkapkan, pihaknya baru saja menggelar pertemuan dengan BGN untuk membahas perkembangan pelaksanaan program MBG.

Dalam pertemuan tersebut, kata Said, diketahui bahwa sampai saat ini sudah ada 26.000 lebih Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia.

Baca juga: BGN Batalkan Izin SPPG Cakung Timur, Lokasi Dekat Tumpukan Sampah

"Kepala BGN tentu menjelaskan kepada kami panjang lebar dan kami memberikan apresiasi bahwa sampai saat ini sudah ada 26.000 lebih SPPG," ujar Said, Senin.

Said mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam implementasi program tersebut, khususnya terkait tata kelola.

"Memang harus diakui bahwa di dalam realisasinya ada kendala-kendala sebagaimana kita tahu semua. Dan Kepala BGN punya komitmen untuk menyelesaikan pada aspek-aspek penegakan tata kelolanya," kata dia.

Tag:  #menag #minta #perluas #ponpes #yang #baru #capai #persen

KOMENTAR