Anggota DPR Minta Gibran hingga Para Menteri Mulai Berkantor di IKN
Ketua DPP PDI-P Deddy Yevri Sitorus ditemui di Sekolah Partai PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)
14:18
30 Maret 2026

Anggota DPR Minta Gibran hingga Para Menteri Mulai Berkantor di IKN

- Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan, Deddy Sitorus, meminta agar Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming dan para menteri mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Atau Wakil Presiden, kata teman saya dari Gerindra. Dari dulu saya minta itu. Wakil Presiden, Menteri Kehutanan, Menteri Desa, Menteri Transmigrasi sana dong tinggal. Uang negara itu barang. Jangan keenakan di Jakarta," kata Deddy dalam rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Gedung DPR Jadi Prioritas Pembangunan di IKN pada 2026

Deddy menilai hal ini perlu agar bangunan di IKN segera dimanfaatkan agar tidak rusak karena tidak dipakai.

Dia juga mengusulkan, sejumlah kementerian mulai menempatkan pejabatnya bekerja dari IKN secara bergiliran.

Selain itu, ia menyorot banyak kementerian masih belum memiliki gedung permanen.

Dibandingkan kementerian itu menyewa gedung swasta, menurutnya, lebih baik menggunakan gedung yang ada di IKN.

Baca juga: Anggota DPR Minta Basuki Terapkan Penghematan Energi di IKN

Deddy sangat menyayangkan jika gedung-gedung yang dibangun di IKN tidak dipakai..

"Kita punya 48 kementerian, Pak, ada lembaga, masa enggak ada yang mau manfaatkan, Pak? Masih banyak kementerian itu yang pakai gedung-gedung yang, mungkin bukan milik pemerintah. Kenapa nggak ke sana aja? Kan kerja sekarang pakai digital kok. Kan gitu nih," tuturnya dalam rapat bersama Mendagri Tito Karnavian ini.

"Saya kira nggak ada persoalan, nanti mungkin bisa dimulai dari salah satu kementerian dalam negeri, salah satu kedirjenan. Mungkin Pak Tito mau menjadi apa namanya pionir, Pak," lanjut dia.

Lebih lanjut, ia mendorong Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono agar mengusulkan pemafaatan gedung di IKN Kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Tolonglah diskusi dengan Pak Presiden dengan menteri-menteri yang ada supaya kita utilisasi Pak. Jahat kita sama rakyat barang berdiri nggak digunakan, uang dibakar untuk maintenance," ucapnya.

Dia juga mengakui pembangunan IKN merupakan program jangka panjang.

Namun, Deddy menilai progres yang sudah rampung berjalan tetap harus dimanfaatkan.

"Dari dulu juga kami berkata itu program 20-30 tahun seperti negara-negara lain, bukan program apa itu Bandung Bondowoso. Ya tolong Pak itu dipikirkan supaya kita tidak terus menguras apa namanya anggaran tapi tidak dimanfaatkan, itu tidak benar kalau menurut saya," kata dia.

Tag:  #anggota #minta #gibran #hingga #para #menteri #mulai #berkantor

KOMENTAR