Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Kamis (12/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
21:20
12 Februari 2026

Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya

Baca 10 detik
  • Prabowo bahas percepatan Kampung Nelayan Merah Putih dan hilirisasi industri perikanan.
  • Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama capai lima puluh persen.
  • Pemerintah perkuat ekosistem perikanan melalui konsolidasi galangan kapal dan BUMN.

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Selain pembenahan permukiman nelayan, pertemuan tersebut juga fokus pada penguatan ekosistem industri perikanan nasional melalui konsolidasi galangan kapal dan pengembangan hilirisasi.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pada tahap pertama, proyek ini dilaksanakan di 65 titik lokasi.

“Progresnya sudah mencapai 50 persen dari tahap pertama. Mudah-mudahan pembangunannya bisa segera tuntas pada Februari ini,” ujar Trenggono usai mengikuti ratas, Kamis (12/2/2026).

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa kampung nelayan tersebut akan menjadi bagian dari ekosistem yang dikelola oleh BUMN PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).

“Kampung nelayan ini masuk dalam ekosistem yang nantinya dikelola melalui Jaladri. Fokusnya adalah mengoptimalkan potensi laut kita, sehingga Jaladri akan berkonsentrasi pada peningkatan produktivitas di industri perikanan,” kata Dony.

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Kamis (12/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana] PerbesarPresiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Kamis (12/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]

Pembangunan kampung nelayan ini dirancang dengan pendekatan bisnis, termasuk penyiapan offtaker untuk hasil produksi, sehingga tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik semata. Dony menambahkan bahwa penguatan industri galangan kapal menjadi bagian krusial dari strategi besar tersebut.

“Industri ini tumbuh dari inisiasi KKP, sehingga galangan-galangan kapal kita akan menjadi lebih optimal. Hal ini sejalan dengan langkah kami melakukan konsolidasi galangan kapal nasional,” lanjut Dony.

Konsolidasi galangan kapal tersebut nantinya akan dilakukan di bawah koordinasi PT PAL sebagai upaya memperkuat kapasitas industri dalam negeri. Dony memastikan proses konsolidasi ditargetkan rampung dalam waktu dekat dan diyakini akan membuka lapangan kerja baru secara masif, khususnya bagi lulusan teknik perkapalan.

“Jaladri tidak hanya mengembangkan sisi hulu, tetapi juga hilir. Industri turunan perikanan akan dikembangkan secara masif, sehingga pembukaan lapangan kerja ke depan akan sangat besar,” tuturnya.

Dony menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari perubahan orientasi ekonomi nasional yang lebih mendasar, yakni membangun kekuatan ekonomi berbasis potensi domestik.

“Harapannya, semakin banyak tenaga kerja yang terserap dan basis ekonomi kita kembali pada kekuatan sendiri. Kita memiliki laut yang luas dan potensi pangan yang besar. Inilah yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat,” pungkas Dony.

Editor: Erick Tanjung

Tag:  #kampung #nelayan #merah #putih #diubah #jadi #mesin #ekonomi #baru #rencananya

KOMENTAR