Ragam Respons Parpol soal Ide Prabowo-Gibran 2 Periode dari Jokowi
- Meski Pilpres 2029 masih tiga tahun lagi, para politikus tidak segan-segan membahasnya, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mendukung Prabowo-Gibran dua periode dan direspons parpol-parpol lain.
Isu tersebut kembali menguat setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) secara terbuka menegaskan dukungannya terhadap pasangan Prabowo-Gibran untuk kembali menjabat pada periode 2029–2034.
“Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode. Sudah, itu saja,” kata Jokowi saat ditemui di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).
Baca juga: Jokowi, Prabowo, dan Politik Isyarat 2029
Pernyataan Jokowi itu disampaikan untuk merespons pandangan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali yang sebelumnya menyebut Wakil Presiden Gibran berpotensi menjadi kompetitor kuat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Seiring menguatnya wacana tersebut, sikap partai-partai politik pendukung pemerintahan Prabowo pun mulai bermunculan.
Beberapa di antaranya langsung secara tegas mendukung Prabowo, namun masih terbelah soal sosok wakil presiden yang akan mendampingi.
PKB tegas dukung Prabowo 2 periode, wapres belum dibahas
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan partainya akan kembali mendukung Prabowo Subianto untuk dua periode kepemimpinan.
Menurut Muhaimin, PKB merasa puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo sehingga ingin melanjutkan dukungan pada Pilpres 2029.
“Kita pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periodelah,” ujar Muhaimin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: PKB Dukung Prabowo Dua Periode: Sinyal Awal Manuver Politik Cak Imin
Namun, Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin itu belum memberikan jawaban tegas ketika ditanya apakah dukungan tersebut akan diberikan sepaket dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menegaskan, pembahasan mengenai sosok calon wakil presiden yang akan diusung PKB pada Pilpres 2029 belum dilakukan secara perinci.
“Oh belum dibahas. Belum,” tegas Cak Imin.
Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026) .
Elite PAN dukung Prabowo-Zulhas
Sikap hampir serupa disampaikan Partai Amanat Nasional (PAN). Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menegaskan bahwa partainya telah memiliki sikap final untuk kembali mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.
Eddy mengatakan, dukungan PAN terhadap Prabowo merupakan pilihan yang bersifat konsisten, mengingat PAN menjadi satu-satunya partai di luar Gerindra yang mendukung Prabowo dalam tiga pemilihan presiden sebelumnya.
“Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai lho di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Pak Prabowo tiga kali dalam tiga Pilpres,” kata Eddy saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (5/2/2026).
Baca juga: Waketum PAN Lebih Dukung Prabowo-Zulhas Jadi Pasangan di Pilpres 2029
Meski demikian, Eddy menegaskan PAN belum mengambil keputusan mengenai sosok wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo.
Menurut dia, penentuan pasangan capres-cawapres memerlukan banyak pertimbangan sehingga PAN memilih tidak terburu-buru.
“Kita tentu kita lihat nanti opsi-opsi terbaik. Karena kembali lagi, yang namanya paket itu tentu kan harus ada simbiosisnya, bisa bekerja sama dengan baik, ada juga dukungan elektoralnya tinggi dan sebagainya,” ujar Eddy.
Eddy menekankan, fokus utama PAN saat ini adalah memberikan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo, termasuk melalui kader-kadernya yang duduk di kabinet.
“Bagi kita, itu sudah pilihan natural untuk mendukung beliau kembali nanti di tahun 2029. Jadi kita dari awal juga sudah mengatakan kita mendukung Presiden Prabowo sekarang all out,” kata dia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Secara pribadi, Eddy mengaku lebih mendukung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas untuk mendampingi Prabowo sebagai calon wakil presiden.
“Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu,” ujar Eddy.
Namun, dia menegaskan bahwa sikap tersebut belum menjadi keputusan resmi partai.
Golkar belum tegaskan sikap soal paket Prabowo-Gibran
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menanggapi wacana Prabowo-Gibran dua periode dengan menekankan pentingnya pencapaian visi dan misi pemerintahan saat ini.
Menurut Sarmuji, jika visi Presiden Prabowo tercapai dan mendapatkan dukungan rakyat, maka persiapan Pilpres 2029 akan berjalan lebih mudah.
“Insyaallah dengan kerja bersama yang solid, visi Presiden tercapai, Pak Prabowo akan makin dicintai rakyat. Kalau rakyat cinta urusan 2029 bisa lebih mudah,” ujar Sarmuji saat dihubungi, Kamis (5/2/2026).
Baca juga: Golkar Soal Jokowi Ingin Prabowo-Gibran 2 Periode: Kalau Rakyat Cinta Urusan 2029 Mudah
Meski demikian, Sarmuji tidak menjawab secara tegas apakah Golkar sepakat dengan pernyataan Jokowi yang mendukung Prabowo dan Gibran kembali berpasangan.
Dia hanya menegaskan, Golkar saat ini masih fokus mendukung pemerintahan Prabowo hingga akhir masa jabatan.
“Kami konsentrasi dan fokus kerja mencapai visi presiden dan target pemerintah,” kata Sarmuji.
Demokrat pilih sukseskan program pemerintah
Sikap lebih hati-hati ditunjukkan Partai Demokrat. Sekretaris Jenderal Demokrat Herman Khaeron mengatakan, partainya saat ini masih fokus membantu Presiden Prabowo menyukseskan program-program pemerintah.
Menurut Herman, masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama, baik di bidang politik, ekonomi, maupun sosial.
“Masih banyak tantangan yang harus kita hadapi bersama, baik itu politik, ekonomi, sosial yang tentu ini tidak ringan,” ujar Herman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: Respons Jokowi soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Demokrat: Kami Fokus Bantu Presiden
Herman menegaskan, Demokrat belum ingin berbicara jauh mengenai wacana dukungan dua periode.
“Bagi Demokrat kami masih fokus untuk membantu Presiden Prabowo Subianto di dalam mensukseskan program-programnya,” kata dia.
Dia menambahkan, jika ada partai lain yang lebih dulu menyatakan sikap terkait Pilpres 2029, Demokrat mempersilakan.
“Kalaupun ada yang lain berbicara untuk partainya, kepentingan partainya, ya silakan saja,” imbuh Herman.
Tag: #ragam #respons #parpol #soal #prabowo #gibran #periode #dari #jokowi