Kemhan: Pelantikan Noe Letto dan Anak Hotman Bukan karena Keluarganya
Pelantikan tenaga ahli DPN, 17 Januari 2026.(Situs web DPN RI)
14:58
18 Januari 2026

Kemhan: Pelantikan Noe Letto dan Anak Hotman Bukan karena Keluarganya

- Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menegaskan bahwa pelantikan Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto, putra budayawan sekaligus cendekiawan muslim Emha Ainun Najib atau Cak Nun, hingga putra sulung Hotman Paris, Frank Alexander Hutapea, sebagai tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) bukan karena latar belakang keluarga.

“Tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarga maupun faktor non-institusional lainnya,” kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada Kompas.com, Minggu (18/1/2026).

Dalam hal ini, ujar Rico, pemerintah memastikan bahwa pengisian tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional sepenuhnya diarahkan untuk memperkuat kualitas kebijakan pertahanan Indonesia.

Setelah pelantikan ini, Noe Letto dan Frank Alexander Hutapea mempunyai sejumlah tugas sebagai tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional.

“Setelah dilantik, yang bersangkutan bertugas memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi sesuai bidang keahliannya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Pertahanan Nasional,” ungkap Rico.

Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto, anak Cak Nun.Tangkap Layar Youtube Sabrang MDP Official Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto, anak Cak Nun.

Soal bidang keahlian Noe Letto, Rico menuturkan, kontribusi yang bersangkutan difokuskan pada pemikiran strategis lintas disiplin, termasuk perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis, guna memperkaya kajian DPN.

“Dalam mekanismenya, tenaga ahli menyampaikan masukan dan rekomendasi melalui forum dan tata kerja Dewan Pertahanan Nasional sesuai struktur yang berlaku, untuk kemudian menjadi bahan pertimbangan kolektif pimpinan Dewan, termasuk Menteri Pertahanan,” ujar dia.

“Sehingga keputusan tetap berada dalam koridor kelembagaan dan kepentingan strategis pertahanan negara,” sambung dia.

Dalam unggahan Instagram, Sjafrie menyampaikan bahwa pelantikan ke-12 tenaga ahli DPN ini merupakan langkah untuk memperkuat fondasi kebijakan negara yang adaptif, berbasis analisis mendalam dan berorientasi jangka panjang.

“Dengan integritas, keahlian, dan perspektif kebangsaan yang kuat, para tenaga ahli diharapkan menjadi intellectual backbone dalam merumuskan arah pertahanan nasional yang kokoh, mandiri, dan relevan dengan dinamika lingkungan strategis global,” tulis Sjafrie, dikutip Kompas.com pada Minggu (18/1/2026).

DPN “think tank” pertahanan nasional

Dilansir dari laman resmi DPN, Dewan Pertahanan Nasional Republik Indonesia, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024, merupakan lembaga nonstruktural yang dipimpin oleh Presiden.

DPN mempunyai tugas memberikan pertimbangan dan merumuskan solusi kebijakan dalam rangka penetapan kebijakan strategis di bidang pertahanan nasional, yang mencakup kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, DPN menyelenggarakan fungsi:

a. penyusunan kebijakan terpadu pertahanan negara, sebagai pedoman kementerian/lembaga dan masyarakat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk mendukung penyelenggaraan pertahanan negara;

b. penyusunan kebijakan terpadu pengerahan komponen pertahanan negara dalam rangka mobilisasi dan demobilisasi;

c. penilaian risiko kebijakan pertahanan negara;

d. perumusan solusi kebijakan terkait geostrategi, geopolitik, dan geoekonomi terhadap penyelarasan kebijakan strategis dan program prioritas di bidang pertahanan nasional;

e. pelaksanaan administrasi DPN; dan f. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Presiden.

Situs resmi DPN menyebut bahwa DPN adalah “think tank” atau “wadah pemikir” pertahanan nasional yang berperan dalam memberikan rekomendasi kebijakan strategis lintas sektor.

Ketua Harian DPN adalah Menhan Sjafrie, Sekretarisnya adalah Wamenhan Donny Ermawan Taufanto, serta Deputinya adalah Birgjen TNI Ari Yulianto.

Tag:  #kemhan #pelantikan #letto #anak #hotman #bukan #karena #keluarganya

KOMENTAR