Dede Yusuf Usul Bawaslu Ikut Awasi Pilkades
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf diwawancara di kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Selasa (9/12/2025). KOMPAS.com/AAM AMINULLAH(KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH)
15:14
13 Januari 2026

Dede Yusuf Usul Bawaslu Ikut Awasi Pilkades

Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan mengusulkan agar Badan Pengawas Pemilu (Pemilu) turut dilibatkan mengawasi pemilihan kepala desa (pilkades).

Menurut Dede, Bawaslu perlu dilibatkan karena tingginya politik uang dalam pilkades karena minimnya pengawasan secara langsung.

"Di pilkades yang terjadi saat ini itu, money politic juga menjadi sangat tinggi sekali karena tidak ada pengawasan yang secara langsung," ujar Dede di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

"Artinya silakan di-cross check saja ada daerah yang biaya untuk pilkades itu mencapai Rp 16 miliar. Untuk menjadi kepala desa. Dan itu money politic sangat terjadi, kami lagi mulai memikirkan apakah Bawaslu bisa menjadi fungsi pengawas kepada pilkades," imbuh dia.

Dede mengatakan, calon kepala daerah juga sama seperti kepala desa, di mana mereka bergantung pada pendana.

Akibatnya, kata dia, banyak kepala daerah yang setelah memenangkan pilkada justru berurusan dengan hukum.

"Kalau menurut Mendagri hampir 40 persen kepala daerah itu terindikasi ada masalah dengan pidana. Jadi konteksnya dalam konteks money politic-nya itu seperti itu," kata Dede.

Tag:  #dede #yusuf #usul #bawaslu #ikut #awasi #pilkades

KOMENTAR