Bahas MLB NU, Tim Presidium Temui Ulama Abuya Muhtadi Dimyathi
Acara Harlah ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (20/1) pagi. (Istimewa)
12:56
1 Oktober 2024

Bahas MLB NU, Tim Presidium Temui Ulama Abuya Muhtadi Dimyathi

- Tim Presidium Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (PO MLB NU) sowan ke kediaman sesepuh sekaligus Mustasyar PBNU Abuya Muhtadi Dimyathi. Dalam kunjungan ini dibahas mengenai rencana MLB NU.   "Sowan ke kediaman Abuya Muhtadi Dimyathi menjadi titik penguat sekaligus penegasan arah gerakan PO MLB NU," kata Pengasuh Pondok Pesantren Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Achmad Rosikh Roghibi, Selasa (1/10).   Dalam pertemuan tersebut, ujar Achmad, Abuya Muhtadi Dimyathi memberikan pesan sederhana namun mengandung makna luar biasa dan mendalam. Yakni agar tetap menjaga nama NU.   "Usahakan supaya tetap menjadi Nahdlatul Ulama, jangan NU. Kalau NU itu numpang Urip (hidup, red)," imbuhnya.   Abuya Muhtadi Dimyathi juga mendefinisikan cara kerja Jam'iyyah Nahdlatul Ulama sebagaimana terkandung dalam mukadimah Qonun Asasi Nahdlatil Ulama karya Hadratussyeikh Muhammad Hasyim Bin Asy‟ari, Khittah Nahdlatul Ulama (Muktamar 1984), dan AD-ART NU.   "Sekali lagi bahwa dawuh beliau sederhana, tapi mengandung makna luar biasa dan mendalam," tuturnya.   Selain itu, Abuya Muhtadi Dimyathi juga memperjelas dengan analogi; ada perbedaan antara ayam kampung dan ayam negeri. Bila pun dimasak, keduanya berasa nikmat, namun ayam kampung tetap memiliki kandungan vitamin lebih menyehatkan.    "Pesan beliau kembalikan NU sebagai Jam'iyyah Nahdlatul Ulama, milik para ulama, khususnya Hadratussyeikh KH. Muhammad Hasyim Bin Asy'ari," tegasnya.   Dalam konteks ini, kata Achmad, MLB-NU menjadi jalan paksa dan terbaik dalam situasi darurat untuk menyelamatkan organisasi, mengembalikan Jam'iyyah Nahdlatul Ulama sesuai garis-garis pendirian dan perjuangan, serta pokok-pokok haluan penyelenggaraanya.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #bahas #presidium #temui #ulama #abuya #muhtadi #dimyathi

KOMENTAR