



11 Ciri-Ciri Seorang Empath, Salah Satunya Sering Kelelahan saat Berada di Keramaian, Apakah Ada pada Diri Anda?
- Anda sering merasakan kesedihan yang tiba-tiba saat berada di samping seseorang yang bersedih? Atau Anda merasa tidak nyaman dengan keriuhan orang-orang yang sedang berpesta? Bisa jadi pertanda kecil itu menunjukan bahwa Anda adalah seorang empath. Sebenarnya apa itu empath?
Empath berasal dari kata empati yaitu suatu kondisi mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan dan perasaan yang sama dengan orang lain.
Seorang empath memiliki kemampuan empati yang tinggi melebihi orang-orang biasa. Kemampuan menyerap emosi yang melebihi rata-rata ini menjadi awal permasalahan, seorang empath biasanya akan mudah terganggu.
Seorang empath yang tidak menyadari kondisi ini, biasanya belum bisa mengendalikan kemampuan empatinya. Kemampuan empati tinggi bisa menjadi sebuah keuntungan. Empath akan dengan mudah memahami kondisi emosional orang lain.
Kemampuan memahami emosional orang lain dapat membantu dalam membangun komunikasi interpersonal yang lebih baik. Namun di sisi lain, kemampuan ini dapat berefek buruk. Terlalu mudah menyerap emosional seseorang akan menyebabkan seorang empath mudah lelah secara mental.
Mengenal ciri-ciri empath bisa membantu mengendalikan diri agar tidak terlalu mudah terdistraksi dengan emosi orang disekitar. Dilansir JawaPos.com dari akun YouTube Ma Archana pada Kamis (21/3), berikut ini ciri-ciri yang bisa ditemukan pada seorang empath.
1. Memiliki intuisi yang kuat
Intuisi adalah kemampuan mengambil suatu kesimpulan tanpa proses berpikir logis. Seorang empath, bisa memahami emosi orang lain dibalik ekspresi wajah yang bisa berkebalikan dengan kondisi emosional nya.
Tanpa harus bertanya kenapa, seorang empat bisa merasakan kesedihan seseorang atau kebahagiaan seseorang tanpa orang lain harus bercerita dan menunjukan ekspresi wajah yang khas.
2. Terlalu mudah terstimulasi
Seorang empath tidak akan nyaman dalam keadaan yang terlalu bising atau menerima cahaya yang terlalu terang. Hal ini dikarenakan seorang empath adalah orang yang terlalu sensitif terhadap stimulus-stimulus yang ada di sekitar mereka.
3. Tidak bisa membatasi diri
Seorang empath akan mudah memahami permasalahan orang lain. Terkadang, rasa empati ini menyebabkan empath tidak bisa membuat batasan.
Dirinya akan terdorong untuk terlibat dalam penyelesaian permasalahan seseorang. Keinginan membantu orang lain semata-mata karena empath ingin memenuhi keinginannya sendiri dalam membantu orang lain.
4. Sangat sulit untuk berada di dalam kerumunan
Pergi ke tempat-tempat yang ramai bukanlah hal yang menyenangkan bagi seorang empath. Terlalu banyak stimulus dan terlalu banyak emosi yang bisa diserap, menyebabkan seorang empath sangat mudah kelelahan.
5. Sulit memfilter emosi orang lain
Mengendalikan diri untuk bisa terbuka dan tertutup dalam penerimaan emosi dari lingkungan menjadi pekerjaan yang harus dikuasai seorang empath.
Ini adalah salah satu kemampuan yang harus dilatih orang-orang yang memiliki empati tinggi agar tidak berdampak buruk bagi diri sendiri.
6. Memiliki perasaan yang sensitif sejak kecil
Emosional saat menghadapi permasalahan, menjadikan orang dengan empati tinggi sering dicap berlebihan hingga cengeng di masa anak-anak.
Empath bisa memahami jika dirinya sedang menghadapi permasalahan mental yang harus diselesaikan seperti cemas, stress, dan sebagainya. Sikap ini sering dianggap berlebihan karena kemampuan otak seorang empath sangat mudah menerima berbagai stimulus.
7. Seseorang yang sangat senang membantu
Secara alami seorang empath sangat senang dalam membantu kesulitan orang lain. Selain itu, empath juga menjadi seorang natural healer yang bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi orang-orang yang merasakan keresahan dalam hati.
8. Merasa terisolasi
Kemampuan empath dalam menyerap emosi orang lain menjadikannya orang yang aneh atau berbeda.
Mengapa orang lain tidak bisa merasakan suasana emosional lainnya? pertanyaan ini menjadikan empath merasa terisolasi.
9. Selalu butuh waktu untuk re-charge dirinya
Seorang empath sering butuh waktu untuk sendiri untuk memulihkan energinya. Kondisi ini diperlukan setelah dirinya terlalu banyak menyerap emosi orang-orang di sekitar.
Kondisi ini bisa berefek buruk jika membiarkan seorang empath terlalu lama menyendiri atau mengisolasi diri. Stres, cemas, hingga depresi bisa dialami empath akibat terlalu sering menyelesaikan permasalahan emosional sendirian.
10. Kebanyakan empath adalah introvert
Empath banyak menyerap dan menangkap emosi seseorang. Hal ini selalu ada dalam pikiran seorang empath. Sering memendam perasaan dan pikiran, menjadikan seorang empath jadi lebih tertutup dalam mengungkapkan sesuatu.
11. Empath dengan mudah meniru orang lain
Bisa meniru atau mengimitasi mimik wajah, gestur tubuh, dan cara bicara orang lain adalah kemampuan seorang empath. Mirroring atau merefleksikan seseorang dalam diri adalah kemampuan yang dimiliki orang dengan empati tinggi.
Untuk menghindari efek buruk karena berlebihan dalam menyerap emosi orang-orang disekitar, seorang empath disarankan untuk banyak berbaur dengan alam.
Bermain di ladang, relaksasi di dekat sungai, hiking ke bukit, adalah beberapa cara yang bisa dilakukan empath untuk memulihkan kondisinya.
_________
Dari ciri-ciri yang telah dituliskan, apakah ada beberapa ciri yang terpantau ada pada diri Anda?
Tag: #ciri #ciri #seorang #empath #salah #satunya #sering #kelelahan #saat #berada #keramaian #apakah #pada #diri #anda