Apa Sebenarnya Manfaat Konsumsi Kolagen untuk Kesehatan Kulit? Dokter Jelaskan
Istilah kolagen sering dijumpai dalam kandungan produk perawatan kulit seperti masker, serum, atau krim wajah. Namun selain itu, kolagen juga bisa dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti minuman atau suplemen.
Menurut dokter, kolagen oral atau kolagen yang dikonsumsi dengan kolagen topikal atau kolagen yang dipakaikan ke permukaan kulit memiliki perbedaan dalam hal manfaat.
Apa saja perbedaan dan manfaatnya? Simak selengkapnya berikut ini.
Baca juga: 6 Tanda Kulit Kehilangan Kolagen
Perbedaan Kolagen Oral dan Kolagen Topikal
Menurut BAMED Dermatologist, dr. Annisa Anjani Ramadhan, Sp.D.V.E., tidak semua jenis kolagen bekerja dengan cara yang sama di dalam tubuh.
Ia menjelaskan, bahwa kolagen yang dikonsumsi idealnya merupakan kolagen terhidrolisis, yakni kolagen yang telah dipecah menjadi molekul yang lebih kecil, sehingga lebih mudah diserap tubuh.
"Kolagen terhidrolisis itu adalah tipe kolagen atau jenis kolagen yang sudah diproses yang terbukti secara ilmiah bisa diserap oleh tubuh dan bisa dimanfaatkan oleh tubuh," ujar dr. Annisa dalam acara Wellness Day "Glow Up: Steal the Spotlight" yang digelar oleh Tropicana Slim di SANA Studio, Jakarta Selatan pada Sabtu (06/06).
Baca juga: Kurang Kolagen Bisa Memicu Pengapuran Sendi di Usia Muda
Sebaliknya, kolagen yang masih memiliki ukuran molekul besar akan lebih sulit diserap oleh sistem pencernaan.
"Kalau kolagen masih molekul besar, ketika kita minum atau makan, kemudian melalui saluran cerna kita, itu enggak masuk, enggak terserap ke dalam saluran cerna, jadi mubazir," jelas dr. Annisa.
Dokter Annisa pun menyoroti perbedaan efektivitas antara kolagen yang dikonsumsi dan kolagen yang diaplikasikan langsung ke kulit.
Sejumlah penelitian pada 2024–2025, menurutnya, membandingkan penggunaan kolagen terhidrolisis dalam bentuk oral dan topikal. Hasilnya menunjukkan, bahwa konsumsi kolagen memberikan peningkatan densitas kolagen yang lebih baik dibandingkan pengaplikasian langsung pada kulit.
Baca juga: Vitamin C dan Kolagen Jadi Andalan Raline Shah Tiap Hari, Ini Alasannya
Manfaat Konsumsi Kolagen untuk Kesehatan Kulit
Membantu menjaga struktur kulit
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami dalam tubuh akan menurun, sehingga banyak orang mulai mencari cara untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut dari luar.
Menurut dr. Annisa, kolagen merupakan salah satu nutrisi yang saat ini paling banyak diteliti dalam kaitannya dengan kesehatan kulit.
"Salah satu yang paling banyak diteliti saat ini adalah kolagen. Kolagen itu memang berperan penting untuk menjaga struktur kulit," ujar dr. Annisa.
Baca juga: Selain Kolagen, Ini Nutrisi Penting untuk Kulit Kenyal
Dokter Annisa menambahkan bahwa kulit yang sehat berawal dari struktur kulit yang baik. Oleh karena itu, keberadaan kolagen menjadi penting untuk membantu menjaga kepadatan dan elastisitas kulit.
"Kalau kita mau kulitnya glowing, struktur kulitnya harus bagus dulu. Tidak berkeriput, kemudian tidak beruntusan. Jadi memang tekstur kulitnya harus bagus dulu," tutur dr. Annisa.
Kolagen ini lah yang berfungsi sebagai salah satu komponen yang membantu menopang jaringan kulit. Ketika jumlah kolagen berkurang seiring pertambahan usia, kulit pun dapat terlihat lebih kendur dan muncul tanda-tanda penuaan.
Oleh karena itu, menjaga kecukupan nutrisi yang mendukung pembentukan kolagen menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan kulit dari dalam.
Berperan menjaga hidrasi kulit
Bukan hanya berkaitan dengan elastisitas, kolagen pun memiliki peran dalam menjaga kelembapan kulit. Dokter Annisa menjelaskan bahwa kolagen membantu mempertahankan molekul air di dalam jaringan kulit sehingga kulit tampak lebih terhidrasi.
"Jadi, hidrasi atau H2O, molekul air itu ditarik oleh kolagen kemudian disimpan lebih lama. Semakin banyak kulit kita mengandung kolagen, akan semakin banyak pula molekul air yang bisa diretensi atau ditahan kulit," jelasnya.
Menurut dr. Annisa, kondisi tersebut membuat kulit terlihat lebih kenyal dan segar.
"Pasti akan kelihatan glowing-nya, karena memang hidrasinya bagus, hidrasinya cukup," tegasnya.
Baca juga: Bukan Usia 30-an, Produksi Kolagen Mulai Turun sejak Usia 25
Tidak cukup hanya mengandalkan skincare
Brand Manager Tropicana Slim Noviana Halim (kiri) dan BAMED Dermatologist, dr. Annisa Anjani Ramadhan, Sp.D.V.E. (kanan) dalam acara Wellness Day Glow Up: Steal the Spotlight yang digelar oleh Tropicana Slim di SANA Studio, Jakarta Selatan pada Sabtu (06/06).Di tengah maraknya produk perawatan kulit, dr. Annisa mengingatkan bahwa kesehatan kulit tidak bisa hanya mengandalkan skincare atau treatment dari luar.
Perawatan kulit yang optimal memerlukan dukungan nutrisi dan gaya hidup yang baik.
"Kalau cuma melakukan skincare saja, tetapi tanpa memikirkan nutrisi, asupan, yang kita dapatkan, hasilnya tidak optimal," ujar dr. Annisa.
Ia menjelaskan bahwa berbagai perawatan yang dilakukan dari luar pada dasarnya bekerja dengan menstimulasi kulit, termasuk mendorong sel penghasil kolagen agar bekerja lebih aktif. Namun, proses tersebut tetap membutuhkan bahan baku berupa nutrisi yang cukup.
Karena itu, dr. Annisa menilai perawatan dari luar dan dari dalam seharusnya berjalan beriringan.
Baca juga: Cara Baru Merangsang Kolagen Alami agar Wajah Kencang
"Kita tidak bisa lagi mengotak-ngotakkan ini bagiannya kecantikan, ini enggak. Kalau kita mau cantik, kita harus sehat. Jadi perawatan dari luar dan perawatan dari dalam," pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Brand Manager Tropicana Slim Noviana Halim mengatakan kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri kini semakin berkembang.
Banyak orang mulai memahami bahwa penampilan kulit yang sehat tidak hanya bergantung pada perawatan luar, tetapi juga kebiasaan yang dijalani setiap hari.
Sejalan dengan tren tersebut, Tropicana Slim meluncurkan rangkaian Tropicana Slim Collagen yang mengandung 8.000 mg kolagen dan 250 mg L-Glutathione bebas gula sebagai bagian dari upaya mendukung perawatan dari dalam.
“Tampil percaya diri bukanlah hasil instan, melainkan proses yang dibangun dari kebiasaan kecil yang konsisten. Kami ingin mengajak perempuan Indonesia untuk lebih mindful dalam menjalani self-care secara holistik, termasuk dengan memilih produk yang lebih sehat dan bebas gula sebagai bagian dari perawatan dari dalam,” tutup Noviana.
Tag: #sebenarnya #manfaat #konsumsi #kolagen #untuk #kesehatan #kulit #dokter #jelaskan