Bolehkah Puasa Arafah Saja Tanpa Puasa Tarwiyah? Simak Penjelasan Hukum dan Keutamaannya
Ilustrasi Puasa Arafah. (Freepik.com/smtglrsensia)
11:56
25 Mei 2026

Bolehkah Puasa Arafah Saja Tanpa Puasa Tarwiyah? Simak Penjelasan Hukum dan Keutamaannya

Pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah menjadi dua ibadah sunnah yang paling populer dilaksanakan umat muslim.

Namun, muncul sebuah pertanyaan klasik di tengah masyarakat: Apakah boleh hanya menjalankan puasa Arafah tanpa didahului puasa Tarwiyah di hari sebelumnya?

Sebelum menjawab pertanyaan inti, kita perlu memahami konteks kedua puasa ini.

1. Puasa Tarwiyah

Dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Dinamakan Tarwiyah (berarti "mengairi" atau "mempersiapkan air") karena pada zaman dahulu, jamaah haji menyiapkan pasokan air untuk dibawa menuju Padang Arafah.

2. Puasa Arafah

Dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat saat jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Ini adalah puasa sunnah yang paling ditekankan (sunnah muakkad).

Bolehkah Puasa Arafah Tanpa Tarwiyah?

Jawaban singkatnya adalah boleh dan sah.

Secara hukum fikih, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah adalah dua ibadah yang bersifat independen atau berdiri sendiri.

Tidak ada dalil yang menyatakan bahwa syarat sah puasa Arafah adalah harus melaksanakan puasa Tarwiyah terlebih dahulu.

Jika Anda memiliki keterbatasan fisik, kesibukan pekerjaan, atau baru berniat puasa saat sudah memasuki tanggal 9 Dzulhijjah, Anda tetap mendapatkan keutamaan penuh dari puasa Arafah meskipun melewatkan puasa Tarwiyah.

Berbeda dengan puasa Tarwiyah, puasa Arafah memiliki dalil yang lebih kuat serta dikenal memiliki keutamaan besar, khususnya bagi umat muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

Mengutip laman Baznas, keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadis berikut:

“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Sedangkan puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim No. 1162)

Melalui hadis tersebut, jelas bahwa puasa Arafah memiliki nilai pahala yang sangat istimewa.

Karena itu, walaupun seseorang tidak sempat melakukan puasa Tarwiyah, ia tetap sangat dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah.

Niat Puasa Arafah

Bagi Anda yang memutuskan untuk hanya mengambil puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, berikut adalah lafal niat yang bisa dibaca di dalam hati maupun lisan:

"Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillâhi ta‘âlâ."

Artinya: Saya berniat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.

Kesimpulannya, umat muslim boleh melakukan puasa Arafah saja tanpa puasa Tarwiyah sehari sebelumnya.

Selain menahan lapar, pastikan puasa Arafah Anda juga disertai dengan zikir, doa, dan sedekah, karena doa di hari Arafah adalah sebaik-baiknya doa.

Editor: Yasinta Rahmawati

Tag:  #bolehkah #puasa #arafah #saja #tanpa #puasa #tarwiyah #simak #penjelasan #hukum #keutamaannya

KOMENTAR