PSG Vs Arsenal, Luis Enrique: Tidak Ada Tim Favorit di Laga Puncak
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menegaskan bahwa tidak ada kubu yang lebih diunggulkan dalam partai puncak Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026 melawan Arsenal.
Laga final Liga Champions 2025-2026 antara PSG vs Arsenal akan digelar di Puskas Arena, Budapest, Hongaria, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.
Pertandingan PSG vs Arsenal diprediksi akan berjalan sangat alot.
Menurut catatan Flashscore, PSG dan Arsenal sama-sama mengantongi dua kemenangan, dan satu laga sisanya berakhir dengan skor seri.
Luis Enrique menyoroti perbedaan gaya permainan antara kedua kubu, menyatakan bahwa ia dan manajer The Gunners, Mikel Arteta, mengambil rute yang berbeda untuk mencapai titik akhir yang serupa.
Baca juga: PSG Vs Arsenal: Mikel Arteta Akui Luis Enrique sebagai Panutan
Sang pelatih bertekad mengantarkan kampiun Ligue 1 itu merengkuh trofi Si Kuping Besar dua musim beruntun sekaligus mencatatkan gelar ketiganya sebagai pelatih, dengan membidik kemenangan atas jawara baru Liga Premier tersebut.
Meski demikian, pertandingan ini menonjolkan perbedaan taktik yang mencolok.
Permainan atraktif Les Parisiens akan ditantang oleh pendekatan fisik, umpan langsung, serta ancaman bola mati khas Arteta.
Menariknya, walau kubu Meriam London mencetak gol dari skema bola mati lebih banyak dibanding tim raksasa Eropa lain musim ini, Enrique justru tidak mempekerjakan pelatih khusus bola mati di skuadnya.
"Kami sangat mengenal lawan. Kami bermain melawan mereka tahun lalu dan sebelumnya selalu ada hal-hal yang bisa kami perbaiki, baik di lini belakang maupun di lini depan," ujar Enrique dikutip dari ESPN.
"Namun, selama tiga musim terakhir kami telah menunjukkan bahwa kami adalah tim yang bermain dan mendapatkan kesenangan serta kenikmatan yang besar dari hal itu. Kami ingin konsisten dengan hal tersebut."
"Arteta mungkin sudah berada di Arsenal selama enam setengah tahun, jadi dia mengenal tim ini luar dalam," lanjutnya.
Baca juga: PSG Vs Arsenal: 2 Kunci The Gunners untuk Redam Daya Ledak Paris
"Namun Arsenal benar-benar layak memenangkan Liga Premier. Mereka adalah tim terbaik, secara konsisten terbaik, bahkan ketika Man City mengejar mereka, jadi mereka pantas mendapatkan gelar tersebut."
Jalannya pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions antara Arsenal vs PSG di Stadion Emirates di London utara, pada 29 April 2025. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)
Perjalanan Penuh Liku Menuju Final
Jalur kedua kesebelasan menuju final pun cukup berbeda.
Tim besutan Mikel Arteta disebut diuntungkan dengan rute melawan Bayer Leverkusen, Sporting CP, dan Atletico Madrid.
Sementara PSG harus melewati jalan terjal di fase gugur dengan menyingkirkan Chelsea, Liverpool, dan Bayern Munich, hingga menghadapi derbi play-off melawan Monaco.
Enrique merasa timnya ditempa menjadi lebih baik karena harus berjuang keras untuk menembus babak final.
"Saya menikmati semua pertandingan yang kami mainkan untuk mencapai final," ungkap Luis Enrique.
"Ada tujuh atau delapan pertandingan yang menunjukkan dengan tepat siapa kami sebenarnya."
"Kami menderita dan kami perlu menderita, untuk menunjukkan tim seperti apa kami sebenarnya. Kami telah tercatat dalam sejarah sebagai salah satu tim terbaik di dunia, tetapi kami ingin memenangkannya lagi."
Saling Lempar Pujian dan Tepis Status Favorit
Baca juga: Prakiraan Line Up PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026
Meski timnya difavoritkan untuk menjegal langkah jawara Inggris itu meraih trofi Eropa pertama mereka, Enrique memperingatkan bahwa lawan mereka kali ini akan memberikan ujian yang sangat berat.
"Ini final dan tidak ada favorit di final," tegas pelatih kelahiran Gijon pada 8 Mei 1970 itu.
"Final selalu merupakan pertandingan yang sulit. Tahun lalu luar biasa dan kami mendominasi melawan Inter, tetapi di final besok, saya rasa tidak ada favorit."
"Saya rasa pertandingan akan sangat ketat, tetapi kita harus menikmati 90 menitnya karena selalu ada banyak ketegangan."
"Saya rasa tidak ada motivasi yang lebih baik daripada memenangkan Liga Champions. Kita akan lihat besok siapa yang terbaik dan siapa yang menang."