Jangan Asal, Ini Cara Mencuci Baju di Mesin Cuci agar Tidak Melar
Ilustrasi mencuci baju menggunakan mesin cuci. (Freepik/freepik)
07:08
21 Mei 2026

Jangan Asal, Ini Cara Mencuci Baju di Mesin Cuci agar Tidak Melar

Pernahkah Anda mendapati kaos atau sweater kesayangan berubah bentuk menjadi lebih besar atau "gombrang" setelah keluar dari mesin cuci?

Fenomena baju melar biasanya terjadi karena kesalahan pada teknik pencucian, suhu air yang tidak tepat, atau putaran mesin yang terlalu kuat.

Padahl baju yang melar tentu merusak penampilan dan membuat pakaian jadi tidak nyaman dipakai.

Supaya tidak terjadi lagi, simak cara mencuci baju di mesin cuciagar tidak melar berikut ini.

1. Selalu Cek Label Perawatan Pakaian (Care Label)

Langkah pertama yang paling krusial namun sering diabaikan adalah membaca label di kerah atau bagian samping baju. Label ini memberikan instruksi spesifik mengenai:

  • Suhu air yang disarankan.
  • Boleh atau tidaknya menggunakan mesin cuci.
  • Instruksi pengeringan. Jika terdapat simbol "Hand Wash Only", sebaiknya jangan nekat memasukkannya ke mesin cuci karena serat kainnya kemungkinan besar sangat rapuh.

2. Gunakan Kantong Cuci (Laundry Net)

Laundry net atau jaring cuci adalah penyelamat untuk pakaian berbahan elastis seperti jersey, rajut (knit), atau pakaian dalam.

Kantong ini berfungsi untuk mencegah pakaian saling terlilit atau tertarik oleh baling-baling mesin cuci yang bisa menyebabkan serat kain meregang paksa.

3. Pisahkan Baju Berdasarkan Berat dan Bahan

Jangan mencuci celana jeans yang berat bersamaan dengan kaos tipis atau baju berbahan rajut.

Saat mesin berputar, gesekan dan beban dari pakaian berat akan menarik serat pakaian yang lebih ringan, sehingga baju tipis tersebut lebih mudah melar.

4. Pilih Siklus Cuci yang Lembut (Gentle Cycle)

Mesin cuci modern biasanya memiliki pilihan siklus seperti Delicate, Hand Wash, atau Silk. Siklus ini memiliki putaran yang lebih pelan dan lembut, sehingga meminimalisir tekanan pada serat kain. Gunakan mode ini khusus untuk baju-baju yang rentan berubah bentuk.

5. Gunakan Air Dingin

Suhu air sangat berpengaruh pada elastisitas kain. Air panas cenderung membuat serat kain menjadi lebih rileks dan mudah meregang (atau bahkan menyusut pada bahan tertentu).

Mencuci dengan air dingin adalah cara paling aman untuk menjaga struktur serat kain tetap rapat dan kuat.

6. Atur Kecepatan Putar (Spin Speed) ke Rendah

Putaran mesin cuci yang terlalu kencang saat proses pemerasan (spinning) akan menarik serat kain ke arah luar akibat gaya sentrifugal.

Jika mesin cuci Anda memiliki pengaturan manual, turunkan kecepatan spin-nya agar baju tidak diperas terlalu keras.

7. Jangan Mengisi Mesin Cuci Terlalu Penuh

Memasukkan terlalu banyak baju ke dalam mesin cuci membuat pakaian tidak memiliki ruang untuk bergerak. Akibatnya, pakaian akan saling melilit dengan kuat.

Saat Anda menarik baju yang terlilit keluar dari mesin, di situlah risiko baju menjadi melar sangat besar.

8. Teknik Menjemur yang Benar

Penyebab baju melar tidak hanya saat dicuci, tapi juga saat dijemur.

Jangan menggunakan gantungan baju (hanger) untuk baju yang berat dalam keadaan basah seperti sweater atau kaos rajut). Berat air akan menarik pundak baju ke bawah sehingga melar.

Selain itu, jemur secara mendatar (flat dry) di atas permukaan bersih atau gunakan rak jemuran datar agar beban air merata dan tidak merusak bentuk baju.

Menjaga baju tetap awet di mesin cuci sebenarnya tidak sulit asal kita memperhatikan detailnya. Dengan cara-cara di atas, Anda bisa memastikan pakaian kesayangan tidak melar.

Editor: Yasinta Rahmawati

Tag:  #jangan #asal #cara #mencuci #baju #mesin #cuci #agar #tidak #melar

KOMENTAR