Trump Akan Bicara dengan Presiden Taiwan, Bahas Dukungan Militer untuk Lawan China
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara dalam konferensi pers di Brady Briefing Room, Gedung Putih, Washington DC, sesaat setelah insiden penembakan makan malam pada 25 April 2026.(AFP/MANDEL NGAN)
12:36
21 Mei 2026

Trump Akan Bicara dengan Presiden Taiwan, Bahas Dukungan Militer untuk Lawan China

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan berbicara dengan Presiden Taiwan Lai Ching-te, karena Gedung Putih mempertimbangkan penjualan senjata ke pulau demokrasi tersebut.

"Saya akan berbicara dengannya. Saya berbicara dengan semua orang," kata Trump kepada wartawan, Rabu (20/5/2026), dilansir AFP.

Dia menambahkan telah mengadakan pertemuan yang hebat dengan Presiden China Xi Jinping selama kunjungan kenegaraannya ke Beijing pekan lalu.

"Kami akan mengupayakan hal itu, masalah Taiwan," kata Trump.

Taiwan sangat bergantung pada dukungan Washington untuk mencegah potensi serangan China, dan berada di bawah tekanan yang kuat untuk meningkatkan pengeluaran melalui investasi di perusahaan-perusahaan AS.

Baca juga: Trump-Netanyahu Berdebat soal Iran, Keputusan Perang Ada di Tangan AS


Taiwan sambut baik pembicaraan dengan Trump

Menanggapi hal itu, Taiwan mengatakan Presiden Lai Ching-te akan dengan senang hati berbicara dengan Trump, menurut laporan Reuters, Kamis (21/5/2026).

Belum jelas kapan pembicaraan tersebut akan terjadi. Namun diperkirakan keputusan tersebut dapat mengacaukan hubungan Washington dengan Beijing.

Di sisi lain, akan membantu menyelesaikan nasib paket persenjataan besar-besaran yang sedang dipertimbangkan AS untuk Taiwan.

Presiden AS dan Taiwan belum pernah berbicara secara langsung sejak Washington mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taipei ke Beijing pada tahun 1979.

China menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri dan tidak pernah melepaskan penggunaan kekuatan untuk membawanya di bawah kendali Beijing.

Baca juga: Sindir Trump, Taiwan Tegaskan Negaranya Bukan Alat Tawar dengan China

Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Balai Besar Rakyat di Beijing pada 14 Mei 2026. 5 Poin Pertemuan Trump dan Xi Jinping, Apa yang Dibicarakan?AFP/Kenny Holston Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Balai Besar Rakyat di Beijing pada 14 Mei 2026. 5 Poin Pertemuan Trump dan Xi Jinping, Apa yang Dibicarakan?

Trump bertemu dengan Presiden China Xi di Beijing pekan lalu, dan Taiwan menjadi salah satu fokus utama pembicaraan.

Presiden AS itu sedang mempertimbangkan apakah akan menyetujui paket penjualan senjata baru untuk pulau tersebut.

Washington terikat oleh Undang-Undang Hubungan Taiwan tahun 1979 untuk menyediakan mereka sarana untuk mempertahankan diri, meskipun tidak ada hubungan diplomatik formal.

Berbicara kepada wartawan di parlemen hari ini, Menteri Pertahanan Taiwan Wellington Koo mengatakan AS telah berulang kali menegaskan bahwa kebijakannya terhadap Taiwan tidak berubah.

Baca juga: Hasil KTT Putin-Xi Jinping, Sepakati 40 Lembar Kerja Sama

Menyediakan kemampuan pertahanan bagi Taiwan melalui penjualan senjata sesuai dengan Undang-Undang Hubungan Taiwan adalah kebijakan AS yang telah ditetapkan, tambahnya.

"Mengingat kebijakan AS terhadap Taiwan tetap tidak berubah, saya pikir kami tetap optimis dengan hati-hati mengenai pembelian senjata," kata Koo.

Beijing sendiri geram dengan dukungan militer AS yang telah berlangsung lama untuk Taiwan dalam mencegah aksi militer China, termasuk penjualan senjata.

Tag:  #trump #akan #bicara #dengan #presiden #taiwan #bahas #dukungan #militer #untuk #lawan #china

KOMENTAR