Kisah Pahit di Balik Layar The Devil Wears Prada yang Ternyata Terjadi di Dunia Nyata
Tangkapan layar akun Instagram Vogue @voguemagazine. Penulis Lauren Weisberger akhirnya mengungkap berbagai kejadian gila dan permintaan tidak masuk akal saat menjadi asisten Anna Wintour yang menjadi inspirasi utama di balik film legendaris The Devil Wears Prada.(Instagram/@voguemagazine)
09:05
3 Mei 2026

Kisah Pahit di Balik Layar The Devil Wears Prada yang Ternyata Terjadi di Dunia Nyata

Film legendaris The Devil Wears Prada ternyata menyimpan rahasia kelam mengenai realitas tekanan kerja di balik layar industri mode dunia yang sangat kompetitif.

Melansir People (2/5/2026), pengalaman pahit sang penulis saat menjadi asisten pemimpin redaksi majalah Vogue menjadi inspirasi utama.

Lauren Weisberger selaku penulis novel tersebut mengakui bahwa meskipun ceritanya fiksi, banyak kejadian gila di dalamnya yang benar-benar ia alami secara pribadi.

Pengakuan mengejutkan ini muncul setelah puluhan tahun publik bertanya-tanya mengenai kemiripan karakter Miranda Priestly dengan sosok asli Anna Wintour.

Baca juga: Anne Hathaway Pakai Lagi Mantel Ikonik The Devil Wears Prada, Nostalgia 20 Tahun

Inspirasi nyata dari pengalaman kerja yang berat

Lauren Weisberger memulai karier sebagai asisten junior Anna Wintour pada akhir tahun 1999 tidak lama setelah ia menyelesaikan pendidikannya di universitas.

Pengalaman bekerja selama kurang lebih satu tahun tersebut menjadi fondasi utama dalam penulisan novel yang kemudian menjadi film yang sangat populer.

Ia mengaku sebenarnya lebih tertarik mengejar karier sebagai jurnalis dibandingkan harus berkutat dengan urusan busana mewah setiap harinya.

Beberapa permintaan mustahil dari atasan yang muncul dalam cerita ternyata mencerminkan tugas berat yang dijalani oleh dirinya maupun teman-temannya di industri kreatif.

"Itu adalah pekerjaan pertama yang gila setelah lulus kuliah dan saya tidak tahu bagaimana hal itu bisa terjadi," ujar Weisberger dalam sebuah wawancara televisi yang dikutip kembali oleh People.

Baca juga: Makeup The Devil Wears Prada Masih Terlihat Modern Setelah 20 Tahun, Ini Rahasianya

Sosok asli di balik karakter asisten senior yang ambisius

Film The Devil Wears Prada (2006) dibintangi oleh Meryl Streep dan Anna Hathaway, tayang di Netflix. Penulis Lauren Weisberger akhirnya mengungkap berbagai kejadian gila dan permintaan tidak masuk akal saat menjadi asisten Anna Wintour yang menjadi inspirasi utama di balik film legendaris The Devil Wears Prada.IMDB Film The Devil Wears Prada (2006) dibintangi oleh Meryl Streep dan Anna Hathaway, tayang di Netflix. Penulis Lauren Weisberger akhirnya mengungkap berbagai kejadian gila dan permintaan tidak masuk akal saat menjadi asisten Anna Wintour yang menjadi inspirasi utama di balik film legendaris The Devil Wears Prada.

Penata gaya selebritas Leslie Fremar baru-baru ini mengonfirmasi bahwa karakter asisten senior Emily terinspirasi dari sosok dirinya di dunia nyata.

Fremar mengakui bahwa dirinya pernah mengucapkan kalimat ikonik mengenai jutaan gadis yang bersedia mati demi mendapatkan posisi pekerjaan tersebut.

Pernyataan itu muncul karena ia menyadari bahwa Weisberger sebenarnya tidak memiliki minat yang besar untuk berkarier di bidang mode kelas atas.

Bagi Fremar, kehadiran buku tersebut sempat terasa seperti sebuah pengkhianatan karena mengekspos banyak hal yang bersifat pribadi di lingkungan kerja mereka.

Anna Wintour sendiri yang memberi tahu Fremar mengenai perilisan buku tersebut dan menyebut bahwa karakter asisten dalam cerita itu terasa lebih buruk darinya.

Baca juga: Emily Blunt Tampil Beda di Premiere The Devil Wears Prada 2, Gaun dan Kalungnya Jadi Sorotan

Jawaban Anna Wintour mengenai karakter Miranda Priestly

Anna Wintour menanggapi kabar mengenai buku tersebut dengan gaya tenangnya yang khas dan menyatakan bahwa dirinya selalu menikmati karya fiksi yang bagus.

Pemimpin redaksi ternama ini menegaskan bahwa lingkungan kerja yang keras di perusahaannya semata-mata bertujuan untuk mengejar hasil kerja yang paling maksimal.

Ia membiarkan penonton dan rekan kerjanya sendiri yang menilai apakah ada kemiripan antara dirinya dengan karakter kejam Miranda Priestly.

Pihak manajemen majalah menyebut bahwa gambaran dalam cerita tersebut hanyalah sebuah hiburan dan bukan merupakan representasi nyata dari aktivitas harian mereka.

"Kami di sini untuk bekerja dan jika terkadang saya terlihat dingin, itu hanya karena saya berjuang untuk memberikan yang terbaik," tegas Anna Wintour dalam wawancara resminya.

Baca juga: Anne Hathaway Tampil Serba Merah di Premiere Devil Wears Prada 2, Ini Maknanya

Fakta menarik di balik tugas gila asisten redaksi

Kehidupan nyata di balik majalah mode ternyata tidak kalah dramatis dibandingkan dengan adegan yang ditampilkan oleh Meryl Streep dan Anne Hathaway.

Berikut adalah beberapa poin yang menghubungkan antara cerita fiksi dengan realitas yang dialami sang penulis:

Karakter Andrea Sachs mencerminkan ketidaktertarikan pribadi Weisberger terhadap tren mode terbaru saat pertama kali bekerja.

Beberapa tugas sulit seperti mencari naskah buku yang belum terbit merupakan produk imajinasi yang dipicu oleh kondisi kurang tidur kronis.

Keinginan untuk berpindah ke majalah lain setelah kurang dari setahun bekerja merupakan kejadian nyata yang dilakukan oleh sang penulis.

Hubungan yang tegang antar sesama asisten dalam industri majalah dan periklanan menjadi bumbu utama yang diambil dari kisah nyata.

Meskipun banyak drama yang didramatisasi, esensi mengenai beratnya persaingan di dunia karier profesional tetap menjadi daya tarik utama bagi para pembaca hingga saat ini.

"Banyak anekdot dan tuntutan gila di dalam buku adalah hasil imajinasi saya saat sedang berjuang melawan rasa kantuk pada jam empat pagi," tutur Lauren Weisberger menutup kisahnya.

Baca juga: Meryl Streep Bikin Kejutan di Premier The Devil Wears Prada 2, Ini Rahasia di Balik Gayanya

Tag:  #kisah #pahit #balik #layar #devil #wears #prada #yang #ternyata #terjadi #dunia #nyata

KOMENTAR