4 Titik Semprot Parfum yang Bikin Wangi Tahan Lama
Salah satu hal yang tidak pernah lupa untuk dikenakan sebelum keluar rumah adalah parfum. Namun, parfum sering kali harus disemprotkan berulang ketika berkegiatan karena aromanya mudah pudar.
Dengan menyemprotkan parfum di empat titik ini, aroma parfum yang dikenakan bisa lebih tahan lama.
Menentukan di mana menyemprotkan parfum sebenarnya cukup sederhana. Mengutip artikel Glamour, kamu bisa saja menyemprotkannya ke udara lalu berjalan melewatinya atau langsung ke tubuh.
Namun, untuk mendapatkan aroma yang lebih terasa dan ketahanan yang lebih lama, ada beberapa titik yang disarankan oleh para ahli.
Baca juga: Rahasia di Balik Pembuatan Parfum Luxury, Satu Aroma Butuh Waktu hingga 3 Tahun
Titik Nadi
Titik nadi merupakan area paling umum dan efektif untuk menyemprotkan parfum.
“Parfum, baik yang berbahan dasar alkohol, minyak, dan lainnya, bekerja melalui penguapan, jadi panas tubuh di titik-titik nadi adalah pilihan paling aman untuk pemakaian,” kata Michael Nordstrand, pemilik sekaligus perfumer dari Mythologist Studio dikutip dari Glamour.
Lokasi yang ideal biasanya adalah area seperti belakang telinga, tengkuk leher, dan pergelangan tangan bagian dalam. Kemudian, area tulang selangka dan bagian dalam siku juga bisa membantu menyebarkan aroma dengan lebih optimal.
Namun, Michael menyoroti kebiasaan orang yang menggosokkan pergelangan tangan tepat setelah parfum disemprot. Menurutnya, kebiasaan itu dapat merusak top notes parfum dan membuat aromanya lebih cepat menguap.
Baca juga: Aroma Parfum yang Cocok Berdasarkan Zodiak, Capricorn Woody Notes
Ilustrasi parfum.
Rambut
Jika aroma parfum mudah hilang, menyemprotkannya ke rambut bisa jadi solusi yang direkomendasikan. Namun, perlu berhati-hati. Linda G. Levy dari The Fragrance Foundation mengatakan bahwa lebih baik mengenakan parfum khusus rambut untuk hasil yang sehat dan maksimal.
“Parfum rambut diformulasikan untuk memberikan aroma sekaligus nutrisi pada rambut. Bisa saja mengandung alkohol atau tidak, tapi biasanya dilengkapi manfaat seperti melembapkan dan menutrisi dengan vitamin atau minyak,” kata Linda dikutip dari artikel yang sama.
Baca juga: 9 Tren Parfum 2026 yang Wajib Dicoba, dari Matcha hingga Vanila
Pakaian
Selain titik nadi dan rambut, yang bisa dilakukan untuk membuat aroma lebih tahan lama adalah menyemprotkan parfum ke pakaian. Cara ini efektif terutama ketika cuaca sedang panas.
“Serat kain menangkap aroma lebih baik dan tidak memiliki panas alami seperti tubuh manusia, jadi ini cara terbaik untuk membuat parfum lebih tahan lama,” jelas Michael.
Kulit yang lembap
Kondisi kulit juga memengaruhi ketahanan parfum. Menyemprotkan parfum di titik mana pun dari area kulit yang lembap cenderung mengunci aroma lebih lama dibandinkan kulit yang kering.
“Selama kulitmu terhidrasi dengan baik, parfum akan bertahan cukup lama,” kata Emma Vernon, pemandu acara podcast Perfume Room.
Baca juga: Saat Wewangian Jadi Identitas, Budaya Parfum Indonesia Hadirkan Pilihan Sesuai Momen
Kulit yang lembap ini bisa didapatkan melalui pengaplikasian losion pada kulit. Menurut Emma, menggunakan losion sebelum parfum memperlambat penguapan molekularoma.
Alasannya karena kandungan minyak juga lilin dalam losion membantu menciptakan lapisan yang menahan parfum tetap menempel di permukaan kulit.
Setelah memahami lokasi titik-titik ini, penggunaan parfum jadi bisa lebih tahan lama dan tidak boros.
Baca juga: Nilam dan Kemenyan, Sumber Wewangian Indonesia yang Mendunia
Tag: #titik #semprot #parfum #yang #bikin #wangi #tahan #lama