Nutrisi yang Dibutuhkan untuk Mencegah Kulit Keriput di Usia 50+
- Kulit keriput sering kali dianggap sebagai tanda alami penuaan. Namun, para ahli kulit menyebut kondisi ini tidak hanya dipengaruhi usia, tetapi juga berkaitan dengan asupan nutrisi dan gaya hidup sehari-hari.
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin dalam kulit menurun. Hal ini membuat kulit menjadi lebih tipis, kurang kenyal, dan mulai tampak berkerut.
Meski demikian, kekurangan nutrisi tertentu juga dapat mempercepat proses tersebut. Dokter kulit bersertifikasi, Dr. Hadley King menjelaskan, kulit keriput bukan disebabkan satu faktor saja.
“Kulit keriput adalah tanda penuaan, tetapi juga dipengaruhi oleh gaya hidup dan nutrisi yang mendukung produksi kolagen,” ujarnya, disadur Parade, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: Ekstrak Ginseng Hitam, Bahan Alami untuk Lawan Penuaan Kulit
Lalu, nutrisi apa saja yang berperan penting dalam menjaga elastisitas kulit?
Nutrisi yang diperlukan untuk kulit keriput
1. Kekurangan vitamin C
Vitamin C dikenal sebagai salah satu nutrisi utama untuk kesehatan kulit. Nutrisi ini berperan penting dalam produksi kolagen, yaitu protein yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.
Tanpa asupan vitamin C yang cukup, tubuh akan kesulitan memproduksi kolagen secara optimal. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah kendur dan muncul garis halus.
“Vitamin C membantu mendukung produksi kolagen dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas,” kata Dr. King.
Selain itu, vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan polusi, dua faktor utama penyebab penuaan dini.
Baca juga: 5 Cara Pakai Vitamin C yang Benar agar Flek Hitam di Wajah Memudar Menurut Ahli
Serum dalam urutan skincare pagi adalah produk yang memberikan suntikan nutrisi, kelembapan, dan antioksidan yang sangat terkonsentrasi, sehingga dapat meningkatkan kesehatan kulit setelah mengaplikasikannya.
2. Kurangnya protein
Protein merupakan komponen penting dalam pembentukan jaringan tubuh, termasuk kulit. Kolagen sendiri tersusun dari protein, sehingga kekurangan asupan protein dapat berdampak langsung pada kekuatan dan struktur kulit.
Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup protein, proses regenerasi sel kulit menjadi lebih lambat. Hal ini membuat kulit tampak lebih tipis, kering, dan mudah berkeriput.
Menurut para ahli, pola makan rendah protein dapat mempercepat tanda-tanda penuaan karena kulit kehilangan kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri.
Dr. King menambahkan, pola makan yang kaya protein sangat penting untuk menjaga elastisitas kulit.
“Mengonsumsi diet yang tepat, termasuk protein, dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan dan mengembalikan kekenyalan kulit,” terangnya.
Baca juga: Dokter Ingatkan Pentingnya Protein untuk Menjaga Massa Otot Saat Puasa
3. Kekurangan omega-3
Asam lemak omega-3 berperan penting dalam menjaga kelembapan alami kulit. Nutrisi ini membantu memperkuat lapisan pelindung kulit sehingga tidak mudah kehilangan air.
Jika tubuh kekurangan omega-3, kulit cenderung menjadi lebih kering dan rentan mengalami keriput. Kulit yang tidak terhidrasi dengan baik akan terlihat kusam dan kurang kenyal.
Selain itu, omega-3 juga memiliki sifat antiinflamasi yang membantu menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan. Tanpa nutrisi ini, kulit lebih mudah mengalami iritasi dan penuaan dini.
Para ahli menyarankan konsumsi makanan seperti ikan berlemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk memenuhi kebutuhan omega-3.
Baca juga: Studi Ungkap Jumlah Anak yang Dimiliki Berkaitan dengan Penuaan Biologis
4. Penurunan hormon estrogen
Selain nutrisi, faktor hormonal juga berperan besar dalam kondisi kulit, terutama pada wanita di atas usia 50 tahun. Penurunan hormon estrogen dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan dan elastisitas.
Estrogen membantu menjaga produksi kolagen dan mempertahankan ketebalan kulit. Ketika kadarnya menurun, kulit menjadi lebih tipis dan mudah keriput.
Dr. King menyebut estrogen sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan kulit.
“Vitamin C dan estrogen adalah sahabat terbaik kulit untuk membantu mengurangi tanda-tanda penuaan,” imbaunya.
Meski tidak selalu bisa dikontrol sepenuhnya, menjaga pola makan sehat dan gaya hidup aktif dapat membantu memperlambat dampak penurunan hormon ini.
Baca juga: 4 Mitos Seputar Kolagen yang Masih Dipercaya
Gaya hidup juga berpengaruh
Penting untuk dipahami bahwa kulit keriput tidak hanya disebabkan oleh kekurangan nutrisi.
Faktor lain seperti paparan sinar matahari, merokok, stres, dan kurang tidur juga berperan besar.
Dokter kulit Dr. Morayo Adisa menjelaskan, penuaan kulit merupakan proses alami yang dipengaruhi banyak faktor.
“Genetika, perubahan hormonal, dan penuaan normal semuanya berkontribusi terhadap kondisi kulit,” tuturnya.
Menjaga kesehatan kulit tidak cukup hanya dari satu aspek saja. Kombinasi antara nutrisi yang tepat, perawatan kulit, dan gaya hidup sehat menjadi kunci utama.
Baca juga: Ciri-Ciri Kulit Kurang Kolagen yang Perlu Kamu Ketahui
Tag: #nutrisi #yang #dibutuhkan #untuk #mencegah #kulit #keriput #usia