Profil Lamar Mufti, Peselancar Berhijab Arab Saudi di Panggung Dunia
peselancar berhijab asal Arab Saudi Lamar Mufti yang tampil di ajang global dan membawa representasi perempuan Muslim.(Instagram @lamarmuf)
11:05
13 April 2026

Profil Lamar Mufti, Peselancar Berhijab Arab Saudi di Panggung Dunia

– Nama Lamar Mufti menjadi sorotan sebagai salah satu surfer (peselancar) perempuan asal Arab Saudi yang tampil dengan hijab di ajang internasional.

Ia menjadi bagian dari generasi awal peselancar yang turut memperkenalkan olahraga selancar di negaranya, sekaligus membawa representasi baru bagi perempuan Muslim di panggung global.

“Merupakan suatu kehormatan menjadi satu-satunya perempuan berhijab di ISA, dan saya bersyukur bisa tidak hanya mewakili negara saya, tetapi juga mewakili agama dan budaya,” tulisnya melalui akun Instagram pribadi @lamarmuf.

ISA sendiri merupakan singkatan dari International Surfing Association, organisasi yang menaungi kompetisi selancar tingkat dunia.

Baca juga: Zee Zee Shahab Ceritakan Perjalanan Menemukan Hijab Olahraga yang Nyaman

Representasi Perempuan Muslim di Dunia Surfing

Sebagai atlet, Mufti juga dikenal sebagai satu-satunya peselancar berhijab yang tampil di sejumlah kompetisi internasional.

Kehadirannya di panggung global membuatnya tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga identitas yang lebih luas.

“Saya tidak hanya mewakili diri saya sendiri, tetapi juga sebuah negara Muslim. Saya mewakili agama dan budaya. Dan itu menarik perhatian,” jelas Mufti. 

Menurut Mufti, kehadirannya sebagai peselancar berhijab di panggung global memicu rasa penasaran publik, terutama terkait bagaimana perempuan Arab Saudi berselancar dengan hijab.

Baca juga: Profil MonaLesa Brackett, Finalis Berhijab Pertama di Miss USA 2025

Membuka Jalan bagi Generasi Berikutnya

peselancar berhijab asal Arab Saudi Lamar Mufti yang tampil di ajang global dan membawa representasi perempuan Muslim.Instagram @lamarmuf peselancar berhijab asal Arab Saudi Lamar Mufti yang tampil di ajang global dan membawa representasi perempuan Muslim.

Mufti juga mengungkapkan bahwa visibilitas yang ia punya turut memberi dampak bagi perempuan lain, khususnya di Arab Saudi.

“Saya sering menerima komentar dari perempuan yang ingin mencoba berselancar, bahkan ada yang akhirnya mendapat izin dari orang tua mereka untuk melakukan aktivitas air setelah melihat saya berselancar dengan hijab,” katanya, dikutip dari Vogue Arabia, Senin (13/4/2026).

Ia berharap, kehadirannya dapat mendorong lebih banyak perempuan untuk berani mencoba hal baru tanpa harus meninggalkan identitas diri. 

Baginya, perubahan tidak terjadi secara instan, tetapi dimulai dari keberanian individu untuk melangkah lebih dulu.

Baca juga: 8 Fakta Menarik tentang Hari Hijab Sedunia yang Perlu Kamu Ketahui

Hijab Bukan Penghalang

Melalui media sosial, Mufti juga kerap menyuarakan pesan tentang pentingnya mempertahankan identitas dalam berolahraga.

“Hijab bukanlah penghalang, justru mendorong kita untuk maju,” ucap Mufti.

Ia juga menegaskan bahwa olahraga seharusnya tidak membuat seseorang harus mengorbankan nilai atau keyakinan yang dimiliki.

“Olahraga seharusnya tidak membuat seseorang harus mengorbankan agama atau identitasnya, tetapi justru memberdayakannya,” tegasnya lebih lanjut.

Menurutnya, olahraga justru dapat menjadi ruang untuk mengekspresikan diri tanpa harus melepaskan nilai yang diyakini, termasuk dalam hal berpakaian dan identitas.

Pesan ini menjadi penting, terutama bagi perempuan yang masih ragu untuk terlibat dalam aktivitas olahraga karena faktor budaya atau sosial.

Baca juga: 1 Februari Hari Hijab Sedunia: Sejarah dan Tema 2025

Bagian dari Perkembangan Surfing di Arab Saudi

Lamar Mufti dan Leila ZahidInstagram @lamarmuf Lamar Mufti dan Leila Zahid

Kehadiran Mufti tidak lepas dari perkembangan olahraga selancar di Arab Saudi yang mulai tumbuh dalam beberapa tahun terakhir.

Meski kondisi geografis tidak selalu menghadirkan ombak yang konsisten, sejumlah peselancar, termasuk Mufti bersama Leila Zahid dan Rmas Alhazmi, tetap aktif berlatih, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Mereka juga menjadi bagian dari generasi awal yang membentuk fondasi tim selancar nasional Arab Saudi.

Melalui dukungan komunitas dan federasi, serta meningkatnya minat generasi muda, surfing perlahan menjadi bagian dari gaya hidup baru di negara tersebut.

Dengan semakin banyaknya atlet seperti Mufti, olahraga ini tidak hanya berkembang sebagai aktivitas rekreasi, tetapi juga sebagai simbol perubahan sosial, terutama dalam memperluas ruang partisipasi perempuan di ranah publik.

Baca juga: Aktris Korea Selatan Uhm Jung Hwa Alami Cedera Saat Surfing di Lombok

Tag:  #profil #lamar #mufti #peselancar #berhijab #arab #saudi #panggung #dunia

KOMENTAR