Berhenti Main HP 2 Minggu Bisa Tingkatkan Fokus, Ini Hasil Studinya
Ilustrasi HP. Penelitian terbaru menunjukkan berhenti akses internet di ponsel selama dua minggu dapat meningkatkan fokus hingga setara membalikkan penurunan kognitif 10 tahun.(Freepik)
22:35
10 April 2026

Berhenti Main HP 2 Minggu Bisa Tingkatkan Fokus, Ini Hasil Studinya

Berhenti menggunakan internet di ponsel selama dua minggu ternyata bisa meningkatkan kemampuan fokus secara signifikan.

Penelitian terbaru bahkan menunjukkan efeknya setara dengan membalikkan penurunan kognitif selama 10 tahun.

Tidak hanya itu, kondisi mental seperti depresi juga dilaporkan membaik setelah jeda singkat dari penggunaan ponsel.

Temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan bermain HP, terutama media sosial, memiliki dampak langsung terhadap fungsi otak.

Baca juga: Kecemasan Sosial Bisa Picu Kecanduan Media Sosial, Ini Temuan Studi

Detoks digital 14 hari beri perubahan signifikan

Melansir Daily Mail (9/4/2026), penelitian ini melibatkan 467 orang dewasa dengan rata-rata usia 32 tahun.

Peserta diminta memblokir seluruh akses internet di ponsel selama 14 hari. Fungsi seperti telepon dan SMS tetap bisa digunakan, tetapi akses ke media sosial, video, dan aplikasi online lainnya dihentikan.

Pendekatan ini membuat ponsel berubah menjadi “dumb phone” atau ponsel sederhana seperti era sebelum internet.

Baca juga: Tekanan Media Sosial Bikin Gen Z Sulit Bangun Hubungan Sehat

Fokus meningkat seperti kembali 10 tahun lebih muda

Ilustrasi main hp. Penelitian terbaru menunjukkan berhenti akses internet di ponsel selama dua minggu dapat meningkatkan fokus hingga setara membalikkan penurunan kognitif 10 tahun.Freepik Ilustrasi main hp. Penelitian terbaru menunjukkan berhenti akses internet di ponsel selama dua minggu dapat meningkatkan fokus hingga setara membalikkan penurunan kognitif 10 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan fokus peserta.

Perhatian yang berkelanjutan meningkat hingga setara dengan kondisi otak seseorang yang 10 tahun lebih muda.

Efek ini terlihat jelas pada peserta yang konsisten menjalani detoks selama dua minggu.

Peneliti juga menemukan bahwa 91 persen peserta mengalami peningkatan pada setidaknya satu aspek, baik kesehatan mental, fokus, maupun kesejahteraan.

Baca juga: Sedikit Teman Bisa Jadi Tanda Cerdas, Ini Temuan Studi

Gejala depresi juga ikut membaik

Selain fokus, kondisi mental peserta juga menunjukkan perubahan positif.

Gejala depresi dilaporkan membaik, bahkan lebih efektif dibandingkan penggunaan obat antidepresan. Hasilnya juga sebanding dengan terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioral therapy.

Mayoritas peserta merasa lebih puas dengan hidup dan mengalami emosi yang lebih positif.

Bukan ponselnya, tapi kontennya yang berdampak

Peneliti menekankan bahwa masalah utama bukan pada fungsi dasar ponsel.

Gangguan justru berasal dari paparan konten digital seperti media sosial, game, dan video singkat.

“Hal yang perlu ‘didetoks’ bukan telepon atau pesan, tetapi media sosial dan stimulasi cepat dari aplikasi,” ujar salah satu peneliti, Prof. Kostadin Kushlev dari Georgetown University.

Paparan stimulasi instan ini disebut dapat mengganggu kemampuan otak dalam mempertahankan fokus.

Baca juga: Kecemasan Sosial Bisa Picu Kecanduan Media Sosial, Ini Temuan Studi

Waktu layar berkurang drastis dan kebiasaan berubah

Selama penelitian, waktu penggunaan layar turun dari lebih dari lima jam menjadi kurang dari tiga jam per hari.

Peserta juga mulai mengganti waktu bermain HP dengan aktivitas lain.

Aktivitas seperti olahraga, membaca, hingga bertemu langsung dengan orang lain meningkat selama periode detoks.

Perubahan ini turut berkontribusi pada peningkatan kesehatan mental dan kesejahteraan.

Efeknya tetap terasa meski detoks selesai

Menariknya, manfaat dari detoks digital tidak langsung hilang setelah eksperimen berakhir.

Dua minggu setelah kembali ke kebiasaan normal, kondisi mental peserta tetap lebih baik dibanding sebelum penelitian.

Sebagian peserta juga tidak kembali sepenuhnya ke pola penggunaan ponsel sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa jeda singkat dari penggunaan HP dapat membantu memutus kebiasaan lama.

Mengurangi penggunaan ponsel, terutama akses internet dan media sosial, dapat memberikan dampak nyata pada kesehatan otak.

Perbaikan fokus, kesehatan mental, dan kesejahteraan bisa dirasakan hanya dalam waktu dua minggu.

Kebiasaan kecil seperti detoks digital terbukti dapat membantu menjaga fungsi kognitif tetap optimal.

Baca juga: Studi Ungkap Tertawa Bersama Anak Bantu Bangun Hubungan Emosional dengan Ayah

Tag:  #berhenti #main #minggu #bisa #tingkatkan #fokus #hasil #studinya

KOMENTAR