7 Ide Self-care Sederhana, Murah dan Bisa Dilakukan di Rumah
- Menjaga kesejahteraan mental dari ancaman stres tidak selalu menuntut pengeluaran ekstra untuk sesi spa mahal atau liburan jauh.
Lewat sedikit penyesuaian gaya hidup sehari-hari, kamu sudah bisa menciptakan rutinitas perawatan diri yang terbukti efektif mengusir penat, tanpa perlu mengorbankan banyak uang dan waktu.
"Apa yang kamu cari dalam rutinitas perawatan diri (self-care) adalah yang membuatmu merasa segar kembali, baik saat melakukannya maupun setelahnya," kata psikolog, sekaligus CEO dan Direktur Klinis Light on Anxiety Center CBT Treatment Center, Debra Kissen, Ph.D., MHSA, mengutip Good Housekeeping, Selasa (7/4/2026).
Menurut dia, apa yang kamu lakukan harus mengisi "baterai", bukannya malah mengurasnya dan membuat kamu merasa kewalahan secara mental (overwhelm).
Berikut ragam ide rutinitas self-care mudah dan murah-meriah, yang bisa kamu lakukan di rumah.
Baca juga: Cara Self-care Ideal Menurut Psikolog, Tak Harus Mahal
Ide self-care yang bisa dilakukan di rumah
1. Minum air mentimun
Ilustrasi air putih.
Tubuh manusia sangat membutuhkan asupan cairan agar seluruh organnya dapat berfungsi optimal.
Kamu bisa meningkatkan tingkat hidrasi sekaligus memberikan sensasi segar pada segelas air putih biasa dengan menambahkan beberapa irisan tipis mentimun.
Sayuran hijau yang mengandung 95 persen air dan sangat kaya akan elektrolit ini terbukti mampu menyulap minuman biasa menjadi sajian berkelas ala spa yang langsung menenangkan dahaga.
Baca juga: Benarkah Minum Air Hangat di Pagi Hari Bisa Melancarkan BAB?
2. Menghubungi sahabat
Berinteraksi dengan sahabat terdekat saat kamu merasa kesepian dapat memperbaiki suasana hati secara drastis.
Saat kamu sendirian sepanjang hari, pikiran cenderung terfokus pada hal-hal negatif atau deretan pekerjaan yang belum terselesaikan.
"Merasa terhubung dengan orang lain itu sehat bagi semua orang. Terhubung dengan seseorang atau sesuatu di luar dirimu itu sangat menyembuhkan," kata Kissen.
Baca juga: Manfaat Memasak untuk Kesehatan Mental, Salah Satunya Meredakan Stres
Ilustrasi melukis
3. Berkreasi dengan tangan
Berbagai studi telah membuktikan bahwa merajut, melukis, membuat kreasi tembikar, atau sekadar menggambar, mampu meredakan kecemasan secara efektif.
Proses menciptakan sebuah karya seni atau kerajinan tangan terbukti secara ilmiah mampu menurunkan kadar kortisol, yang merupakan hormon pemicu stres, sekaligus memancing timbulnya perasaan damai yang memuaskan di dalam hati.
Baca juga: 7 Alasan Mengapa Masih Merasa Lapar Setelah Makan, Salah Satunya Stres
4. Putar lagu favorit
Mendengarkan alunan musik yang energik dan bertempo cepat akan mendongkrak tingkat kewaspadaan, serta fokus pikiran kamu.
Namun, menikmati rentetan melodi dari lagu yang kamu sukai, sangat berguna untuk mengalihkan pikiran yang ruwet dari berbagai sumber kecemasan harian dan langsung memicu timbulnya rasa bahagia.
5. Olahraga ringan sambil menonton TV
Olahraga juga bisa dijadikan sebagai salah satu aktivitas self-care. Manfaatkan waktu santai di depan layar kaca dengan mengangkat dumbbell ringan.
Sembari menikmati tontonan televisi, lakukan gerakan seperti bicep curl dan lunge untuk memperkuat massa otot, kepadatan tulang, dan keseimbangan tubuh.
Jika tidak memiliki alat angkat beban di rumah, posisikan tubuh untuk melakukan plank selama mungkin agar kekuatan otot inti tetap terjaga optimal.
Baca juga: Usir Stres Saat Kembali Kerja Usai Libur Lebaran, Termasuk Pagi Tanpa Gawai
Ilustrasi olahraga.
6. Lakukan peregangan kaki
Lemaskan otot telapak kaki segera setelah bangun pagi melalui langkah peregangan sederhana.
“Berbaringlah di tempat tidur dan eja ABC dengan kaki agar darah terpompa,” kata ahli penyakit kaki dan ahli bedah kaki asal New York City, Amerika Serikat (AS), Brad Schaeffer, D.P.M.
7. Tonton serial televisi atau film favorit
Memberikan jeda istirahat pada otak dengan menenggelamkan diri melalui serial atau film favorit juga merupakan wujud kepedulian terhadap diri sendiri.
"Mengalihkan perhatian dan menaruhnya pada hal lain, alih-alih memikirkan semua hal yang sedang terjadi dalam hidup, adalah jeda yang menyenangkan," terang Kissen.
Terhanyut dalam sebuah alur cerita fiksi memang berguna dalam memberikan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan oleh otak.
Meski demikian, pastikan kamu tidak terus-menerus menonton karena gaya hidup sedenter justru berlawanan dengan konsep perawatan diri.
Baca juga: Ingin Bugar dan Panjang Umur? Lakukan Variasi Latihan Olahraga