6 Perilaku yang Menandakan Seseorang Kesepian, Apa Saja?
- Kesepian bukan sekadar perasaan sesaat, tetapi kondisi emosional yang bisa berdampak serius pada kesehatan mental. Perasaan kesepian juga bisa muncul meski seseorang berada di antara orang banyak.
Survei American Psychiatric Association bahkan menyebut sekitar 30 persen orang dewasa merasa kesepian setidaknya sekali dalam seminggu.
Kesepian dapat memengaruhi cara berpikir hingga perilaku seseorang. Jika tidak disadari, kondisi ini bisa meningkatkan risiko depresi hingga menurunnya kualitas hidup.
Adapun sejumlah perilaku yang bisa menjadi tanda seseorang sedang mengalami kesepian.
Baca juga: Ketagihan Nonton Serial TV Bisa Jadi Tanda Orang Kesepian
6 Perilaku yang menandakan seseorang kesepian
1. Pola pikir negatif dan cenderung merendahkan diri sendiri
Salah satu tanda paling umum dari kesepian adalah perubahan cara berpikir menjadi lebih negatif. Orang yang kesepian sering kali terjebak dalam pola pikir pesimis dan meragukan diri sendiri.
“Kesepian memengaruhi pola pikir kita dan membuat seseorang lebih fokus pada hal-hal negatif atau merasa ada kekurangan dalam hidupnya karena tidak memproses pengalaman bersama orang lain,” kata psikolog Dr. Amelia Kelley, dikutip Parade, Kamis (26/3/2026).
Selain itu, mereka juga cenderung mengkritik diri sendiri secara berlebihan. Perasaan tidak cukup baik atau tidak disukai orang lain bisa semakin memperburuk rasa kesepian yang dialami.
Baca juga: Mengapa Banyak Orang Merasa Kesepian di Era Digital? Psikiater Ungkap Penyebabnya
2. Mudah menghakimi atau mengkritik orang lain
Menariknya, kesepian juga bisa membuat seseorang menjadi lebih kritis terhadap orang lain.
Menurut psikolog Dr. Golee Abrishami, hal ini sering kali muncul sebagai bentuk ketidaknyamanan dalam interaksi sosial.
“Ketika seseorang merasa tidak nyaman dengan orang lain, mereka cenderung menjadi lebih mudah menghakimi atau bersikap kritis,” ucap dia.
Perilaku ini bisa terlihat dari kebiasaan berbicara negatif tentang orang lain, bahkan terhadap orang terdekat. Tanpa disadari, sikap ini justru dapat menjauhkan mereka dari hubungan sosial yang sehat.
Baca juga: Takut Masa Depan Suram, Banyak Orang Kini Ragu Punya Anak
Kumpulan 100 kata-kata untuk sahabat tersayang yang tulus dan penuh makna. Cocok untuk caption, chat, atau ungkapan terima kasih pada sahabat.
3. Menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar
Orang yang kesepian cenderung mencari pelarian melalui layar, baik itu media sosial, film, maupun game. Aktivitas ini memberikan rasa nyaman sementara karena memicu hormon dopamin.
“Orang yang kesepian mungkin mencari interaksi sosial secara tidak langsung melalui tontonan atau komunitas online,” tutur Kelley.
Meski tidak selalu buruk, terlalu bergantung pada dunia digital bisa membuat seseorang semakin menjauh dari interaksi sosial di dunia nyata.
Baca juga: Fenomena Kesepian di Era Modern, Dekat di Layar, Jauh di Hati
4. Menyembunyikan perasaan dan sulit terbuka
Kesepian juga sering ditandai dengan kecenderungan menutup diri. Orang yang kesepian biasanya enggan menunjukkan perasaan atau pikiran terdalam mereka.
“Orang yang kesepian cenderung menghindari kerentanan, bahkan kepada orang yang sebenarnya dekat dengan mereka,” ujar Abrishami.
Rasa takut akan penolakan menjadi salah satu alasan utama. Akibatnya, mereka memilih diam dan memendam perasaan, yang justru memperburuk kondisi emosional.
Baca juga: Alasan Gen Z dan Gen Alpha Punya Kesadaran Emosi yang Tinggi
5. Lebih sering menarik diri dari lingkungan sosial
Meskipun kesepian identik dengan keinginan untuk ditemani, banyak orang justru meresponsnya dengan menarik diri dari lingkungan sosial.
“Semakin sering seseorang menyendiri, semakin tidak nyaman mereka berada dalam situasi sosial, sehingga cenderung semakin mengisolasi diri,” jelas Kelley.
Perilaku ini bisa terlihat dari sering menolak ajakan, tidak membalas pesan, atau membatalkan rencana secara mendadak. Jika terus berlangsung, isolasi ini bisa menjadi lingkaran yang sulit diputus.
Baca juga: Otrovert, Kepribadian yang Tampak Ekstrovert tapi Butuh Waktu Sendiri
6. Ingin didekati tapi tak berinisiatif menghubungi orang lain
Tanda lain yang sering tidak disadari adalah keinginan untuk dekat dengan orang lain, tetapi tanpa usaha untuk memulai.
“Mereka mungkin berharap seseorang menghubungi mereka, tetapi tidak mengambil langkah pertama untuk menjalin komunikasi,” kata Abrishami.
Orang yang kesepian bisa saja sering memikirkan teman atau keluarga, namun merasa ragu atau takut untuk menghubungi lebih dulu. Hal ini membuat mereka semakin terjebak dalam rasa kesepian.
Jika kamu atau orang terdekat menunjukkan tanda-tanda tersebut, cobalah untuk membuka komunikasi dan memberikan dukungan.
Terkadang, perhatian sederhana bisa menjadi langkah awal untuk keluar dari rasa kesepian.
Baca juga: Rasa Takut Sendiri Membuat Perempuan Sulit Lepas dari Hubungan Tak Sehat