Amalan Bulan Syaban Anjuran Nabi, Tabung Pahala sebelum Ramadan
Bulan Syaban menjadi 'pintu masuk' yang dilewati oleh umat Muslim sebelum menyambut bulan suci Ramadan.
Ramadan memang identik dengan bulan penuh ibadah karena diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan, namun bulan Syaban juga punya 'rahasia' tersembunyi.
Rahasia tersebut berupa segudang amalan yang dapat ditunaikan oleh umat Muslim sebelum memasuki bulan Ramadan.
Adapun bagi mereka yang menunaikan amalan-amalan tersebut, akan mendapat segudang keutamaan.
Amalan Bulan Syaban
Jangan tunggu-tunggu Ramadan untuk mendapat pahala, karena berikut amalan yang dianjurkan di bulan Syaban.
Berpuasa
PerbesarIlustrasi puasa (Unsplash/Rauf Alvi)Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam melalui sahabatnya menjelaskan ada satu keutamaan bulan Syaban untuk menabung pahala.
Ada satu hadist shahih yang mengisahkan bahwa Nabi Muhammad sangat menggemari bulan Syaban.
"Rasulullah saw sering berpuasa Sya’ban seluruhnya, beliau sering berpuasa Sya’ban kecuali sedikit saja," bunyi hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Sahabat juga melihat Nabi berpuasa di bulan Syaban sebagai salah satu puasa sunnah yang bernilai ibadah.
"Aku tidak pernah melihat beliau dalam sebulan (selain Ramadan) berpuasa yang lebih banyak daripada puasa beliau di bulan Sya’ban," bunyi sepenggal dari hadist Muttafaqun ‘Alaih.
Tuntunan dan Niat Puasa Syaban
Perlu diketahui bahwa puasa Syaban dapat dilakukan pada tanggal 1 dan paling maksimal tanggal 15.
Mereka yang belum berkesempatan puasa Syaban sebelum tanggal 16 alhasil akan kehilangan kesempatan ini.
Tuntunan tersebut sebagaimana yang terutang dalam hadist riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah yang berbunyi, "Ketika Sya’ban sudah melewati separuh bulan, maka janganlah kalian berpuasa."
Sebelum menunaikan puasa Syaban, hendaknya membaca niat dengan lafal sebagai berikut, " Nawaitu shauma syahri sya'bana sunnatan lillahi ta'ala (Saya niat berpuasa di bulan Syaban, sunnah karena Allah Ta'ala)."
Keutamaan Puasa Syaban
Ada satu keutamaan besar dengan menunaikan puasa Syaban, yakni mendapat syafaat Nabi di hari akhir, berkaca karena puasa tersebut sangat dicintai oleh Rasulullah.
Keutamaan tersebut dijelaskan oleh Syekh Nawawi al Bantani yang memberikan penjelasan terhadap puasa Syaban dalam karya tulisnya.
"Puasa sunnah yang keduabelas adalah Puasa Sya’ban, karena kecintaan Rasulullah saw terhadapnya. Karenanya, siapa saja yang memuasainya, maka ia akan mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat," terang Syekh Nawawi.
Membaca Al-Quran dan Salawat
PerbesarIlustrasi Al Quran. (Pexels)Berkaca dari keutamaan Syaban sesuai dengan sabda Rasulullah, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak bacaan Quran dan salawat.
Kitab Madza fi Syaban yang menjadi salah satu rujukan dari ulama Salaf juga menjelaskan bahwa bulan Syaban adalah 'Bulan Para Ahli Quran', menurut penuturan Salamah bin Kuhail.
“Bulan Sya’ban disebut dengan Syahrul Qurra’ (Bulan para Ahli al-Qur’an)”. Hubaib bin Abi Tsabit ketika memasuki bulan Sya’ban berkata bahwa bulan ini adalah bulan para Ahli Quran," bunyi salah satu bagian kitab Salaf tersebut.
Anjuran salawat di bulan Syaban juga turut dianjurkan menurut pendapat berbagai ulama, termasuk Ibnu Abi Shai Al Yamani.
Rasulullah telah menjanjikan akan memberikan syafaat yang menjadi rahmat serta kebaikan dari Allah.
“Barang siapa bershalawat kepadaku, maka shalawat tersebut akan sampai kepadaku, dan aku pun memintakan rahmat untuknya dan Allah mencatat baginya sepuluh kebaikan selain hal tersebut," bunyi hadist riwayat Thabrani dalam kitab al-Ausath.
Kontributor : Armand Ilham
Tag: #amalan #bulan #syaban #anjuran #nabi #tabung #pahala #sebelum #ramadan