Biodata dan Pendidikan Kak Seto yang Terseret Kasus Aurelie Moeremans
Kak Seto (Instagram/kaksetosahabatanak)
12:44
14 Januari 2026

Biodata dan Pendidikan Kak Seto yang Terseret Kasus Aurelie Moeremans

Isu child grooming yang diangkat dalam buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans kembali membuka diskusi publik tentang pentingnya perlindungan anak di Indonesia.

Kisah pilu yang dialami Aurelie sejak usia remaja membuat banyak orang mempertanyakan sejauh mana peran lembaga dan tokoh perlindungan anak dalam merespons laporan dari keluarga korban.

Nama Kak Seto pun ikut terseret dalam perbincangan netizen. Sosok yang selama puluhan tahun dikenal sebagai "Sahabat Anak" ini disebut tidak memberikan respons sebagaimana diharapkan oleh keluarga Aurelie.

Di tengah panasnya isu tersebut, banyak masyarakat kemudian mencari informasi lebih jauh mengenai biodata dan pendidikan Kak Seto, serta kiprah panjang yang telah ia jalani. Berikut ulasan lengkapnya.

Profil Kak Seto

Kak Seto (Instagram/kaksetosahabatanak) PerbesarKak Seto (Instagram/kaksetosahabatanak)

Seto Mulyadi, atau yang lebih akrab disapa Kak Seto, lahir di Klaten, Jawa Tengah, pada 28 Agustus 1951. Ia diketahui memeluk agama Islam.

Kak Seto dikenal luas sebagai psikolog anak, pendidik, pendongeng, sekaligus tokoh perlindungan anak yang telah aktif sejak usia muda.

Kak Seto sempat bercita-cita menjadi dokter, namun gagal diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Universitas Indonesia. Kegagalan tersebut justru menjadi titik balik dalam hidupnya.

Atas saran Pak Kasur, tokoh pendidikan anak legendaris Indonesia, Kak Seto beralih ke Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Secara akademik, Kak Seto menamatkan pendidikan Sarjana, Magister, hingga Doktor Psikologi di Universitas Indonesia. Pada tahun 2021, ia juga dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Psikologi Universitas Gunadarma.

Latar pendidikan inilah yang menjadi dasar keahliannya dalam mendampingi dan memahami dunia anak-anak.

Sementara itu, Kak Seto menikah dengan Deviana dan dikaruniai empat orang anak. Ia juga memiliki saudara kembar bernama Kresno Mulyadi, yang berprofesi sebagai psikiater anak.

Kiprah Kak Seto sebagai Sahabat Anak Indonesia

Kak Seto mulai dikenal publik sejak 4 April 1970, ketika ia diperkenalkan langsung oleh Pak Kasur sebagai pendamping anak-anak dengan panggilan “Kak Seto”.

Sebelumnya, ia memang telah menjadi guru TK dan asisten di taman kanak-kanak milik Pak dan Bu Kasur. Dari sinilah kecintaannya pada dunia anak semakin tumbuh dan mengakar.

Namanya semakin populer saat ia rutin tampil di acara anak-anak seperti Aneka Ria Taman Kanak-Kanak. Kak Seto dikenal piawai mendongeng, bernyanyi, dan bermain sulap untuk anak-anak.

Kreativitas tersebut melahirkan karakter ikonik Si Komo, boneka sekaligus lagu anak-anak yang begitu melekat dengan sosoknya dan membuatnya dikenal luas di seluruh Indonesia.

Selain tampil di media, Kak Seto juga aktif di dunia sosial dan kemanusiaan. Ia pernah terlibat dalam kampanye perdamaian internasional sebagai pendongeng bagi anak-anak korban konflik, termasuk di Kamboja.

Dedikasinya ini mengantarkannya meraih penghargaan internasional The Outstanding Young Person of the World pada tahun 1987.

Tak hanya itu, Kak Seto pernah menjabat sebagai Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak dan hingga kini dikenal sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

Pada tahun 2007, ia mendirikan Homeschooling Kak Seto, sebuah sekolah alternatif dengan konsep belajar fleksibel dan pendekatan “at home” yang menempatkan anak sebagai subjek utama pembelajaran.

Melalui berbagai peran tersebut, Kak Seto membangun citra sebagai figur yang dekat dengan anak-anak dan konsisten menyuarakan hak serta kesejahteraan mereka.

Biodata dan Pendidikan Kak Seto

Nama Lengkap: Seto Mulyadi
Nama Populer: Kak Seto
Tempat, Tanggal Lahir: Klaten, 28 Agustus 1951
Agama: Islam
Profesi: Psikolog anak, pendidik, pendongeng
Jabatan: Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI)
Pendidikan:

  • SD Ngepos, Klaten
  • SMP Pangudi Luhur 1, Klaten
  • SMA St. Louis, Surabaya
  • Sarjana Psikologi – Universitas Indonesia (1981)
  • Magister Psikologi – Universitas Indonesia (1989)
  • Doktor Psikologi – Universitas Indonesia (1993)
  • Guru Besar Ilmu Psikologi – Universitas Gunadarma (2021)

Nama Pasangan: Deviana
Anak: Minuk Eka Putri Duta Sari, Bimo Dwi Putra Utama, Shelomita Kartika Putri Maharani, Nindya Putri Catur Permatasari (Dhea Seto)
Saudara: Kresno Mulyadi (saudara kembar, psikiater anak)
Akun Instagram: @kaksetosahabatanak

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #biodata #pendidikan #seto #yang #terseret #kasus #aurelie #moeremans

KOMENTAR