



13 Karakteristik Orang yang Sering Diabaikan di Masa Kecil Ketika Tumbuh Menjadi Dewasa, Salah Satunya Memiliki Rasa Malu Berlebih
- Apakah kamu sering merasa diabaikan ketika tumbuh dewasa? Ternyata, rasa diabaikan di masa kecil dapat membentuk karakteristik yang mendalam di kemudian hari.
Psikolog menyebutkan bahwa pengalaman ini mempengaruhi berbagai aspek kepribadian kita. Dari cara kita berinteraksi hingga cara kita merawat diri kita sendiri.
Dilansir dari parade.com pada Jumat (13/9), berikut 13 karakteristik utama dari orang yang sering diabaikan saat mereka dewasa. Temukan bagaimana pengalaman masa kecil ini membentuk perilaku dan pandangan hidup mereka sekarang.
1. Rasa Malu Berlebih
Dr. Yang mengatakan, seringkali orang yang diabaikan saat kecil memiliki rasa takut untuk tampil. Mereka mungkin tidak terbiasa berbicara dan terlihat positif di depan orang lain.
Rasa malu ini muncul karena perhatian yang mereka terima mungkin tidak menyenangkan. Akibatnya, mereka cenderung memilih untuk diam dan melindungi diri dari kemungkinan penolakan.
2. Sensitivitas Tinggi
Orang yang hypersensitif sering merasakan emosi dengan sangat mendalam. Dr. Jennifer Dragonette menjelaskan bahwa mereka sangat peka terhadap perasaan orang lain namun seringkali mengabaikan perasaan mereka sendiri.
Mereka bisa sangat terpengaruh oleh kritik, mudah merasa kewalahan oleh rangsangan sensorik, dan merasakan emosi secara intens.
3. Keinginan Untuk Menarik Perhatian
Saat masa perkembangan, perasaan tidak terlihat mungkin membuat seseorang berusaha keras untuk mendapatkan perhatian. Patel menjelaskan bahwa perilaku ini bisa berlanjut hingga dewasa.
Misalnya, anak yang tidak mendapat perhatian orang tua mungkin menggunakan perilaku negatif untuk menarik perhatian mereka. Perilaku ini sering kali menjadi cara mereka untuk merasa diperhatikan.
4. Kebutuhan untuk Menjadi Yang Pertama dan Terakhir
Dr. Yang mengungkapkan bahwa orang dengan sifat ini sering berusaha melindungi diri mereka dari pengabaian di masa dewasa. Mereka mungkin berbicara secara impulsif agar suara mereka terdengar.
Mereka ingin memastikan mereka menjadi yang pertama berbicara atau mendapatkan kata terakhir dalam sebuah percakapan. Ini adalah cara mereka untuk melawan rasa takut diabaikan.
5. Rendahnya Kepercayaan Diri
Rasa rendah diri ini mungkin tidak mengejutkan. Dr. Dragonette menjelaskan bahwa anak yang diabaikan seringkali merasa bersalah dan tidak berharga.
Mereka cenderung menyalahkan diri sendiri atas ketidakmampuan orang tua memberikan perhatian yang cukup. Ini adalah cara mereka untuk merasa lebih aman secara emosional, meskipun sebenarnya orang tua mereka mungkin tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka.
6. Perfeksionisme
Dr. Dragonette menjelaskan bahwa orang dewasa yang merasa diabaikan ketika kecil mungkin berusaha sempurna dalam setiap tugas. Mereka sering mengejar nilai tertinggi sebagai cara untuk mendapatkan persetujuan dan merasa diterima.
Keinginan ini muncul dari kebutuhan mendalam untuk diperhatikan dan diterima. Perfeksionisme ini menjadi cara mereka mencari pengakuan yang sering kali tidak mereka dapatkan saat kecil.
7. Kesulitan dalam Membela Diri
Idealnya, kamu adalah advokat terbaik untuk dirimu sendiri. Namun, orang yang diabaikan saat kecil sering kali kesulitan dalam hal ini.
Dr. Patel mengatakan bahwa anak-anak yang sering diabaikan mungkin merasa perlu bergantung pada orang lain untuk mengungkapkan kebutuhan mereka. Hal ini dapat berlanjut hingga dewasa, di mana mereka lebih mudah dibuli atau dimanipulasi.
8. Kesulitan Dalam Membuat Keputusan
Membuat keputusan bisa terasa menakutkan dan sangat penting bagi mereka yang merasa diabaikan saat kecil. Dr. Patel menyebutkan bahwa ini sering disebabkan oleh kecemasan yang mereka rasakan sejak masa kanak-kanak.
Kecemasan ini bisa berkembang menjadi gangguan kecemasan dan depresi. Rasa takut akan keputusan yang salah dapat menghambat kemampuan mereka untuk memilih dengan percaya diri.
9. Gaya Hidup atau Hobi Alternatif
Dr. Yang mencatat bahwa orang yang diabaikan saat kecil sering kali mengeksplorasi gaya hidup atau hobi yang tidak biasa. Mereka mungkin cenderung memilih hal-hal yang dianggap berbeda atau tidak mainstream.
Keinginan ini bisa jadi bentuk pemberontakan terhadap pengalaman masa kecil mereka. Mereka sering kali mencari komunitas yang merasa sama, yang juga mengalami perasaan tidak diperhatikan.
10. Tidak Konfrontatif
Orang yang merasa diabaikan saat kecil sering kali menghindari konfrontasi. Mereka lebih cenderung setuju dengan orang lain untuk menjaga kedamaian.
Dr. Yang menjelaskan bahwa mereka mungkin tidak pernah memiliki kesempatan untuk berbicara dan didengar dengan baik. Akibatnya, mereka merasa lebih aman untuk tidak mengungkapkan pendapat atau hanya setuju dengan orang lain.
11. Takut Ditinggal
Anak-anak yang diabaikan sering merasa diabaikan atau bahwa pengasuh mereka tidak tersedia secara emosional. Ini menciptakan ketakutan bahwa orang-orang akan meninggalkan mereka atau tidak ada ketika dibutuhkan.
Dr. Dragonette mengatakan bahwa ketakutan ini dapat menyebabkan mereka menghindari hubungan. Mereka cenderung menghindari kedekatan karena takut akan ditinggalkan.
12. Kecenderungan Menyenangkan Orang Lain
Kesulitan mendapatkan persetujuan saat kecil dapat membuat seseorang berusaha keras untuk menyenangkan orang lain di masa dewasa. Mereka sering kali mengorbankan kebutuhan dan perasaan mereka sendiri untuk mendapatkan penerimaan.
Dr. Dragonette memperingatkan bahwa kecenderungan ini dapat berbahaya. Hal ini dapat mengarah pada perilaku berisiko atau tetap berada dalam hubungan yang merugikan demi mendapatkan persetujuan.
13. Sering Menyembunyikan Emosi
Dr. Dragonette mengatakan bahwa orang yang diabaikan saat kecil sering kali menyembunyikan emosi mereka. Mereka merasa bahwa mengekspresikan perasaan tidak akan mendapatkan dukungan atau perhatian yang mereka butuhkan.
Penekanan emosi ini dapat menghambat kemampuan mereka untuk mengelola perasaan secara sehat di masa dewasa. Mereka mungkin kesulitan untuk mengungkapkan dan mengatasi emosi mereka.
Tag: #karakteristik #orang #yang #sering #diabaikan #masa #kecil #ketika #tumbuh #menjadi #dewasa #salah #satunya #memiliki #rasa #malu #berlebih