3 Pabrik Gas Utama Iran Telah Pulih, Kirim Sinyal Ketahanan Ekonomi
Sebuah foto menunjukkan pemandangan umum fase 17-18 dari fasilitas ladang gas South Pars di kota pelabuhan Assaluyeh di selatan Iran, di tepi Teluk Persia, pada 19 November 2015.(AFP/ATTA KENARE)
07:49
1 Juni 2026

3 Pabrik Gas Utama Iran Telah Pulih, Kirim Sinyal Ketahanan Ekonomi

- Iran telah memulihkan produksi gas di tiga platform lepas pantai di ladang gas South Pars, Minggu (31/5/2026). 

Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Teheran dalam memulihkan roda perekonomian dan infrastruktur energinya yang lumpuh.

Fasilitas vital tersebut sebelumnya sempat menjadi target serangan udara militer Israel dalam pada Maret lalu.

Dikutip dari Al Jazeera, Minggu, CEO Pars Oil and Gas Company, Touraj Dehqani mengatakan, platform-platform tersebut tidak mengalami kerusakan dalam serangan itu.

Menurutnya, produksi dari ketiga anjungan tersebut dialihkan ke pabrik pengolahan lain di wilayah tersebut, sementara perbaikan terus dilakukan di fasilitas yang rusak.

Baca juga: Jet Tempur F-16 AS Nyaris Kehabisan BBM di Iran dalam Misi Serangan Udara

Ladang gas terbesar di dunia

Terletak di lepas pantai provinsi Bushehr selatan Iran, ladang gas South Pars adalah sumber energi domestik terbesar dalam negeri.

Dengan luas 9.700 kilometer persegi, ladang gas ini dibagi antara Iran dan Qatar, dengan sisi Iran dikenal sebagai South Pars dan sisi Qatar disebut North Field.

Militer Israel menyerang South Pars, bagian dari ladang gas alam terbesar di dunia pada pertengahan Maret.

Baca juga: Iran Tuntut Hak Rakyatnya, Tegaskan Tak Percaya dengan Janji AS

Hal itu memicu serangan balasan rudal dan drone Iran terhadap infrastruktur energi di seluruh kawasan Teluk.

Israel juga menyerang fasilitas petrokimia terbesar Iran, kompleks Petrokimia South Pars, di wilayah pesisir selatan Asaluyeh pada awal April.

“Iran mencoba mengirimkan pesan bahwa mereka sedang berusaha membangun kembali fasilitas yang menjadi sasaran,” kata jurnalis Al Jazeera, Tohid Asadi.

“Ketika kita berbicara tentang South Pars, kita berbicara tentang salah satu fasilitas energi terpenting di negara ini,” sambungnya.

Baca juga: Trik Cerdas Kapal-kapal untuk Lewati Selat Hormuz, Ada Campur Tangan Militer AS

Blokade AS masih berjalan

Pemulihan jalur gas ini terjadi di tengah situasi panas di Selat Hormuz. 

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump hingga saat ini masih mempertahankan blokade angkatan laut yang ketat di seluruh pelabuhan komersial Iran. 

Blokade ini merupakan bagian dari strategi kampanye tekanan ekonomi maksimum Washington guna memaksa Iran tunduk pada draf kesepakatan damai.

Kendati proses negosiasi tidak resmi antara Washington dan Teheran masih terus bergulir di meja diplomasi, jalan menuju perdamaian dinilai masih sangat terjal.

Kepala negosiator Iran dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan pernah menandatangani atau menyetujui poin kesepakatan apa pun yang diajukan oleh AS, kecuali jika kesepakatan tersebut memberikan jaminan tertulis atas pemulihan hak-hak penuh Iran, termasuk pencabutan sanksi ekonomi global.

Tag:  #pabrik #utama #iran #telah #pulih #kirim #sinyal #ketahanan #ekonomi

KOMENTAR