Tanggapi Santai Penarikan 5.000 Tentara AS, Jerman: Agak Dilebih-lebihkan
Kanselir Jerman Friedrich Merz.(AFP/JOHN MACDOUGALL)
07:29
4 Mei 2026

Tanggapi Santai Penarikan 5.000 Tentara AS, Jerman: Agak Dilebih-lebihkan

- Kanselir Jerman Friedrich Merz tampak enggan membesar-besarkan keputusan Amerika Serikat (AS) yang menarik 5.000 personel tentaranya dari Jerman.

Merz menilai langkah tersebut bukan merupakan dampak langsung dari gesekan diplomatiknya dengan Presiden Donald Trump terkait konflik di Iran.

“Ada kontingen tentara AS di Eropa yang ditempatkan Joe Biden di sini untuk sementara waktu,” kata Merz kepada stasiun televisi Jerman ARD pada hari Minggu, dikutip dari CNN, Senin (4/5/2026). 

“Pembicaraan tentang penarikan mereka telah berlangsung cukup lama,” sambungnya.

Merz menambahkan, tidak semua kabar yang beredar dalam beberapa hari terakhir ini adalah hal baru.

“Mungkin ini agak dilebih-lebihkan, tapi ini bukan hal baru,” jelas dia.

Baca juga: Reaksi Jerman Setelah AS Tarik 5.000 Tentaranya dari Berlin

AS mitra penting Jerman

Ia menegaskan, AS tetap menjadi mitra penting bagi Jerman dan NATO.

Menurutnya, meskipun berbeda pandangan tentang perang di Iran, ia dan Trump memiliki pandangan yang sama tentang Iran.

“Kita memiliki tujuan bersama dan tujuan itu haruslah Iran tidak boleh diizinkan untuk memperoleh bom atom,” ujarnya. 

“Itulah yang sedang kita upayakan bersama untuk dicapai,” tambahnya.

Komentar-komentar tersebut mengikuti pernyataan serupa dari Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius yang menyebutkan bahwa pengurangan pasukan itu dapat diprediksi.

Boris menuturkan, Eropa perlu berbuat lebih banyak untuk memastikan keamanannya sendiri.

"Penarikan pasukan AS dari Eropa dan juga dari Jerman sudah dapat diprediksi," kata Boris dalam pernyataan yang dikirimkan kepada AFP, Sabtu. 

"Kita sebagai warga Eropa harus lebih bertanggung jawab atas keamanan kita," tambahnya.

Baca juga: Resmi, AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Perseteruan Memuncak?

AS tarik 5.000 pasukan dari Jerman

Sebelumnya, Pentagon pada Jumat (1/5/2026) mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara dari Jerman dalam satu tahun ke depan.

Pengumuman itu disampaikan setelah Presiden Donald Trump awal pekan ini mengancam untuk menarik pasukan dari Jerman, di tengah perselisihan dengan kanselir Friedrich Merz, terkait perang AS-Israel melawan Iran.

"Kami memperkirakan penarikan pasukan akan selesai dalam enam hingga dua belas bulan ke depan," kata juru bicara Pentagon, Sean Parnell, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Sabtu (2/5/2026).

"Keputusan ini diambil setelah peninjauan menyeluruh terhadap postur kekuatan Departemen di Eropa dan sebagai pengakuan atas kebutuhan wilayah operasi dan kondisi di lapangan," tambahnya.

Langkah ini diambil setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa tarif untuk mobil dan truk dari Uni Eropa akan meningkat menjadi 25 persen minggu depan.

Trump menuduh Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan yang ditandatangani musim panas lalu.

Baca juga: Setelah Jerman, Trump Mau Tarik Pasukan AS dari Spanyol dan Italia

Perseteruan Trump vs Merz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan mengenai konflik Timur Tengah di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, 1 April 2026.AFP/POOL/ALEX BRANDON Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan mengenai konflik Timur Tengah di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, 1 April 2026.

Merz menjadi sasaran kemarahan Trump setelah mengatakan bahwa Iran "mempermalukan" Washington di meja perundingan.

"Merz berpikir tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir. Dia tidak tahu apa yang dia bicarakan!" jelas Trump.

Pada Rabu (29/4/2026), Trump menyatakan Washington sedang meninjau kemungkinan pengurangan pasukan AS di Jerman.

Selama kedua masa jabatannya, Trump telah beberapa kali mengancam akan mengurangi jumlah pasukan AS di Jerman dan sekutu Eropa lainnya.

Ia ingin Eropa memikul tanggung jawab yang lebih besar untuk pertahanannya sendiri daripada bergantung pada Washington.

Trump juga menyerang Merz, dengan menyuruhnya untuk fokus mengakhiri perang Ukraina daripada ikut campur dalam urusan Iran.

Tag:  #tanggapi #santai #penarikan #5000 #tentara #jerman #agak #dilebih #lebihkan

KOMENTAR