Dua Kereta Tabrakan Adu Banteng di Denmark, 17 Terluka dan 5 Kritis
Ilustrasi stasiun kereta api di Kopenhagen, Denmark.(UNSPLASH/MAREK LUMI)
19:06
23 April 2026

Dua Kereta Tabrakan Adu Banteng di Denmark, 17 Terluka dan 5 Kritis

- Dua kereta komuter terlibat tabrakan "adu banteng" di dekat ibu kota Denmark, Kopenhagen, Kamis (23/4/2026) pagi waktu setempat. 

Insiden ini mengakibatkan 17 orang terluka, dengan lima di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.

Kecelakaan tersebut terjadi di kawasan hutan pedesaan dekat perlintasan sebidang, sekitar 40 kilometer di utara Kopenhagen, tepatnya di dekat kota Hillerod. 

Baca juga: Bayar Tak Sampai Rp 100.000, Kereta Malaysia-Singapura Cuma 5 Menit

Pihak kepolisian melaporkan bahwa mereka menerima alarm peringatan terkait tabrakan tersebut pada pukul 06.29, sebagaimana dilansir AFP.

Kepala tim medis darurat Kopenhagen, Anders Damm-Hejmdal, memberikan keterangan terkait kondisi para korban di lokasi kejadian.

"Total ada 17 orang yang terluka. Dari jumlah tersebut, lima orang dinyatakan dalam kondisi kritis di lokasi kejadian," ujar Damm-Hejmdal kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa jumlah korban kritis kemungkinan masih bisa berubah seiring perkembangan penanganan medis.

Baca juga: Kereta Lintas Negara Malaysia–Singapura Segera Beroperasi, 5 Menit Sampai

"Awalnya sulit untuk mendapatkan gambaran pasti mengenai cedera yang dialami. Anda bisa membayangkan dua kereta bertabrakan. Hal itu menyebabkan banyak cedera yang berbeda, orang-orang terlempar ke mana-mana," tambahnya.

Berdasarkan pantauan AFP di lapangan, lokomotif kedua kereta yang berwarna kuning dan abu-abu tersebut ringsek dan penyok akibat benturan keras. 

Kaca depan dan jendela kereta pecah berhamburan, meski seluruh rangkaian gerbong tetap berdiri tegak di atas rel.

Terdapat total 38 orang yang berada di dalam kedua kereta tersebut saat kecelakaan terjadi. 

Baca juga: Mengintip Kereta Termewah di Asia Tenggara, Tiketnya Rp 199 Juta

Evakuasi dilakukan secara besar-besaran dengan mengerahkan sejumlah unit ambulans dan mobil polisi.

Wali Kota Gribskov Trine Egetved melalui unggahan di Facebook menyebutkan bahwa beberapa korban luka yang dalam kondisi parah harus segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan helikopter. 

Egetved mengaku sangat terkejut atas insiden yang menimpa warganya ini.

"Saya sangat sedih dan terkejut. Kereta ini digunakan oleh banyak penduduk Gribskov, baik pekerja maupun pelajar," ungkap Egetved.

Baca juga: Sabotase Rel Kereta Guncang Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Italia

Penyelidikan

Hingga saat ini, pihak berwenang belum bisa memastikan penyebab utama dari tabrakan dua kereta komuter tersebut. 

Tim penyelamat telah menyelesaikan proses evakuasi sekitar tiga jam setelah kecelakaan, namun tim investigator masih terus bekerja di lokasi.

Pejabat polisi, Morten Kaare Pedersen, menegaskan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan data komprehensif terkait kronologi kejadian.

"Kami belum bisa memberikan detail apa pun saat ini mengenai penyebabnya. Kami sedang dalam proses mengumpulkan informasi yang diperlukan mengenai urutan kejadian. Jadi, akan ada banyak penyelidikan yang sedang dan akan terus berlangsung untuk waktu yang cukup lama," jelas Pedersen.

Baca juga: Jembatan Kereta Api Ambruk Saat Dibangun, 5 Orang Tewas

Tag:  #kereta #tabrakan #banteng #denmark #terluka #kritis

KOMENTAR