Pakistan Kembali Bersiap Gelar Perundingan Damai AS-Iran Putaran Kedua
- Pemerintah Pakistan dilaporkan bersiap memfasilitasi putaran kedua perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) setelah pembicaraan sebelumnya kandas pekan lalu.
Kabar ini disampaikan oleh beberapa sumber pejabat senior dari pemerintahan Pakistan kepada AFP pada Selasa (14/4/2026).
Fokus utama Pakistan selaku mediator saat ini adalah mengamankan perpanjangan gencatan senjata agar tersedia waktu yang cukup bagi proses diplomasi.
Baca juga: Trump Bocorkan Perundingan Damai AS-Iran Putaran Kedua, Digelar Kamis
Sebelumnya, Washington dan Teheran telah melakukan pertemuan tatap muka yang bersejarah di Islamabad pada Sabtu (11/4/2026) hingga Minggu (12/4/2026).
Namun, pertemuan selama 20 jam tersebut berakhir tanpa kesepakatan untuk menghentikan perang yang tengah berkecamuk.
Meski tidak sepakat, seorang sumber yang meminta namanya tidak disebutkan karena sensitivitas isu ini menyampaikan kepada AFP, proses komunikasi AS dan Iran terus berjalan.
"Upaya sedang dilakukan untuk membawa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan. Tentu saja kami ingin mereka kembali ke Islamabad, tetapi lokasi pastinya belum final," ujar sumber tersebut.
Baca juga: Perundingan Israel-Lebanon di Washington, Apa yang Perlu Diketahui?
Dia juga menambahkan bahwa pertemuan tersebut bisa terjadi dalam waktu dekat, meski tanggal pastinya masih menunggu konfirmasi.
Fokus Pakistan saat ini bukan hanya soal lokasi, melainkan juga stabilitas di lapangan.
"Kami juga sedang mengupayakan agar gencatan senjata diperpanjang melampaui tenggat waktu saat ini untuk memberikan waktu tambahan," tambahnya.
AS dan Iran sendiri sepakat gencatan senjata selama dua pekan dan diumumkan pada Rabu (8/4/2026) pekan lalu.
Baca juga: Perundingan Gagal, Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran
Detail perundingan
Pejabat kedua, yang juga enggan disebutkan namanya, menyebutkan bahwa perundingan susulan sangat mungkin dilakukan sebelum masa gencatan senjata berakhir pada pekan depan.
Meski Islamabad menjadi lokasi favorit bagi Pakistan, segala kemungkinan masih terbuka.
Terkait substansi pembahasan, Pakistan mengonfirmasi bahwa kedua negara sebenarnya sudah memiliki peta jalan mengenai apa yang diinginkan masing-masing pihak.
Bahkan, kerangka tertulis mengenai tuntutan dan konsesi telah dibagikan kepada kedua belah pihak.
Baca juga: 5 Kendala di Balik Gagalnya Perundingan AS-Iran
Baik AS maupun Iran kini juga telah menyadari potensi pertukaran kepentingan yang ada di meja perundingan.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan, putaran kedua perundingan damai dengan Iran kemungkinan akan segera digelar di Pakistan dalam dua hari ke depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam sesi wawancara dengan jurnalis The New York Post yang berada di Islamabad, Pakistan, pada Selasa waktu setempat.
Diperkirakan, putaran kedua perundingan damai antara AS dan Iran akan digelar pada Kamis (16/4/2026) setelah kedua belah menemui kebuntuan dalam pertemuan pertama.
Baca juga: Respons Kecewa Sejumlah Negara Usai Perundingan AS-Iran Berakhir Tanpa Kesepakatan
Wakil Presiden AS JD Vance (kiri) disambut oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menjelang perundingan perdamaian AS-Iran di Islamabad pada 11 April 2026. Vance tiba di ibu kota Pakistan untuk memimpin delegasi AS dalam perundingan perdamaian yang sangat penting dengan Iran, di bawah naungan gencatan senjata rapuh selama dua minggu antara Washington dan Teheran, dengan Pakistan bertindak sebagai mediator dalam negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri konflik selama enam minggu.
"Sebaiknya kalian tetap di sana, karena sesuatu mungkin akan terjadi dalam dua hari ke depan, dan kami lebih cenderung untuk pergi ke sana," kata Trump.
Dia menambahkan bahwa Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir melakukan pekerjaan hebat dalam mengatur pembicaraan tersebut.
"Dia fantastis, dan karena itu kemungkinan besar kita akan kembali ke sana," kata Trump.
Meski memberikan sinyal hijau terkait kelanjutan diplomasi, Trump memastikan bahwa dirinya tidak akan terlibat secara langsung dalam pertemuan tersebut.
Seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa komunikasi antar kedua negara terus berjalan, meskipun status jadwal pertemuan masih bersifat tentatif.
Baca juga: Nuklir Iran Ternyata Belum Lumpuh Total, Perundingan dengan AS Kian Alot
Tag: #pakistan #kembali #bersiap #gelar #perundingan #damai #iran #putaran #kedua