Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
Tiga supertanker bermuatan minyak berhasil keluar dari Selat Hormuz di tengah gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat. [Tangkap layar X]
07:36
15 April 2026

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Negara tetangga Filipina masih menunggu respons dari Amerika Serikat terkait permintaan peningkatan pembelian minyak dari Rusia, menurut Menteri Energi, Sharon Garin, kepada wartawan di Manila, Selasa (14/4/2026).

Garin menyebut pemerintah Filipina telah melakukan komunikasi dengan United States Department of State untuk memperoleh peluang tambahan atau perpanjangan pengecualian dari embargo yang berlaku.

“Kami telah berkomunikasi dengan Departemen Luar Negeri (AS) untuk mendapatkan kesempatan lagi atau perpanjangan pencabutan embargo,” kata Garin, dilansir dari Anadolu.

Ia menegaskan Filipina optimistis terhadap permohonan resmi yang telah diajukan ke Washington, sebagai langkah untuk mengatasi situasi darurat energi di negara tersebut.

Di tengah dinamika global terkait konflik antara AS dan Israel dengan Iran, Amerika Serikat sebelumnya memberikan pengecualian selama 30 hari untuk pembelian minyak Rusia yang masih berada di bawah sanksi Barat akibat perang di Ukraina.

Filipina menjadi negara pertama yang menetapkan status darurat energi untuk menghadapi potensi kekurangan pasokan minyak akibat kondisi geopolitik tersebut.

Pada Maret, Filipina tercatat membeli sekitar 2,48 juta barel minyak mentah dari Rusia.

Negara Asia Tenggara itu diketahui sangat bergantung pada impor energi, dengan sekitar 90 persen kebutuhan minyak berasal dari kawasan Timur Tengah. Pada 2024, Filipina menghabiskan sekitar 16 miliar dolar AS (sekitar Rp274,03 triliun) untuk impor minyak.

(Antara)

Editor: Irwan Febri

Tag:  #izin #amerika #serikat #negara #tetangga #ingin #beli #lebih #banyak #minyak #dari #rusia

KOMENTAR